... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tolak Perintah Israel, “Bab Al-Rahmah” di Al-Aqsa Akan Tetap Dibuka

Foto: Muslim Palestina menghadiri salat Jumat di luar Gerbang Emas di kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem Timur [Ammar Awad / Reuters]

KIBLAT.NET, Yerusalem – Otoritas Islam yang mengawasi situs-situs suci Muslim di Yerusalem telah menolak perintah pengadilan Israel untuk menutup aula di kompleks Masjid Al-Aqsa.

Sheikh Abdel Azeem Salhab, kepala Dewan Wakaf, mengatakan Bab al-Rahmah akan tetap terbuka bagi umat Islam untuk berdoa. Meski ada ultimatum dari Israel untuk menutup situs pada Senin depan.

“Kami tidak akan menanggapi keputusan pengadilan (Israel) terkait masalah Bab al-Rahmah dan Masjid Al-Aqsa dan mereka [tidak memiliki wewenang atas masalah ini],” kata dewan dalam sebuah pernyataan pada Selasa (06/03/2019).

Salhab menuntut agar Israel mengizinkan dewan wakaf untuk merenovasi gedung dan mencabut perintah larangan terhadap lusinan pejabat wakaf, penjaga dan jamaah dari untuk memasuki kompleks.

Otoritas Israel melarang 133 warga Palestina memasuki Masjid Al-Aqsa pada Februari, termasuk Salhab. Dia dilarang untuk memasuki kompleks suci selama 40 hari.

Ketegangan meningkat di Yerusalem sejak warga Palestina membuka Bab al-Rahmah, yang terletak di halaman dekat tembok timur Kota Tua bulan lalu untuk melakukan ibadah shalat.

Israel telah menutup kompleks pada tahun 2003, dan mengklaim bangunan itu digunakan untuk kegiatan politik oleh kelompok terlarang. Dewan Wakaf baru-baru ini menentang penutupan dan menyatakan pihaknya memiliki otoritas administratif atas semua struktur dalam kompleks.

Sementara itu, aktivis dari sayap kanan Israel telah meminta pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk membangun sebuah sinagog di Bab al-Rahmah.

BACA JUGA  Israel Tangkap Khatib Jumat Masjid Al-Aqsha

Tuntutan ini terjadi setelah pertemuan yang dihadiri oleh sejumlah aktivis Yahudi sayap kanan pada hari Minggu.

Pada akhir pertemuan, para aktivis menyerukan agar warga Israel naik ke tempat suci secara massal “untuk memperkuat cengkeraman Yahudi di situs suci”.

Bagi umat Islam, Al-Aqsa merupakan situs tersuci ketiga di dunia setelah Mekah dan Madinah. Orang-orang Yahudi menyebut daerah itu sebagai “Kuil Gunung” yang mengklaim itu adalah situs dua kuil Yahudi di zaman kuno.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada selama Perang Arab-Israel 1967. Israel menganeksasi seluruh kota pada tahun 1980 dalam suatu langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

TGPF Kasus Novel Dibentuk Tapi Belum Ada Perkembangan

"Ketiadaan info, itu adalah perkembangannya," kata Haris, Selasa (05/03/2019) di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat.

Rabu, 06/03/2019 13:43 0

Video News

Klarifikasi Hayati Syafri, Dosen IAIN Bukittinggi yang Dipecat Karena Cadar

KIBLAT.NET- Sebelumnya, Hayati telah mengajukan banding ke Badan Kepegawaian Negara pada Senin (04/03/2019). Dalam kesempatan...

Rabu, 06/03/2019 12:42 0

Indonesia

Haris Azhar: Jokowi Mestinya Perbaiki Sistem Hukum, Bukan Nambah Penjara

Haris menuturkan apabila reformasi hukum hanya membangun dan menambah tahanan. Maka, hal itu hanya menguntungkan pengusaha semen dan bangunan semata. Sebagaimana pembangunan infrastruktur.

Rabu, 06/03/2019 12:13 0

Artikel

Jejak Taliban: Sekutu Al-Qaidah yang Bernegosiasi dengan Amerika

Penulis: Yasin Muslim   KIBLAT.NET – Akhir Desember 2016, Taliban merilis sebuah video berjudul “Ikatan...

Rabu, 06/03/2019 11:46 0

Video News

Ust. Bachtiar Nasir: Istilah Kafir Bukan Kekerasan Ideologi

KIBLAT.NET- Ust. Bachtiar Nasir turut memberikan tanggapan tentang wacana penghapusan istilah kafir oleh Nahdlatul Ulama....

Rabu, 06/03/2019 10:31 0

Indonesia

Kronologi Baku Tembak Kelompok MIT Ali Kalora dengan Satgas Tinombala

Kronologi Baku Tembak Kelompok MIT Ali Kalora dengan Satgas Tinombala

Selasa, 05/03/2019 16:44 0

Indonesia

Non-Muslim Tak Disebut Kafir, MADINA: Toleransi yang Kebablasan!

Ketua Majelis Dakwah Islam Indonesia (MADINA) Yazid Abdul Alim, Lc mengatakan penggunaan istilah kafir dalam Islam merupakan istilah baku.

Selasa, 05/03/2019 14:00 0

Indonesia

Hayati Ajukan Banding, Kemenag Mengaku Siap Kooperatif

Kasubbag TU dan Humas Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, Nurul Badruttamam mengatakan, pihaknya sangat menghargai langkah Hayati tersebut.

Selasa, 05/03/2019 13:50 1

Artikel

Perang Air antara Sri Mulyani dan Anis Baswedan

Di tengah riuhnya kontestasi pilpres dan perhatian publik yang tersita persoalan pilpres, sedang terjadi perang senyap antara Sri Mulyani dan Anis Baswedan. Perang air yang menguasai hajat hidup orang banyak.

Selasa, 05/03/2019 11:37 0

Opini

Kafir atau Non-Muslim, Siapa yang Gelisah?

Penulis: Athian Ali M. Da’i [Ketua Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI)]   Bak petir pada...

Selasa, 05/03/2019 10:40 0

Close