... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

TGPF Kasus Novel Dibentuk Tapi Belum Ada Perkembangan

Foto: Haris Azhar

KIBLAT.NET, Jakarta – Mantan Ketua Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Haris Azhar turut menanggapi kasus penyiraman air keras terhadap pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya kasus tersebut hingga kini belum ada perkembangan yang jelas.

“Ketiadaan info, itu adalah perkembangannya,” kata Haris, Selasa (05/03/2019) di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat.

Bahkan Direktur Lokantaru Foundation ini, mengatakan bahwa tim gabungan pencari fakta (TGPF) yang dibentuk Presiden Jokowi untuk mengusut kasus ini hanya untuk menyiapkan jawaban pada debat pilpres putaran pertama.

“Ini bukti mereka itu bikin satgas hanya untuk nyiapin jawaban. Hanya untuk nyiapin jawaban jelang debat pertama soal hukum dan HAM. Dan terbukti hari ini tidak ada apa-apa,” ujar Haris.

Selanjutnya Haris kembali menegaskan, bahwa tujuan dibentuknya TGPF kasus Novel, adalah upaya petahana jika sewaktu-waktu ditanya tentang kasus yang menimpa pimpinan KPK tersebut.

“Jadi, tujuannya apa dibikin tim? Tujuannya adalah hanya untuk menunjukkan, memberikan bahan kepada Presiden kalau ditanya kasus Novel mau bagaimana? Ini kami sudah bikin tim baru, sudah itu saja,” ujarnya.

Presiden Joko Widodo, sebelumnya telah membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta. Untuk menuntaskan kasus penyiraman air keras kepada pimpinan KPK tersebut beberapa hari menjelang Pilpres.

Reporter: Haikal
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Klarifikasi Hayati Syafri, Dosen IAIN Bukittinggi yang Dipecat Karena Cadar

KIBLAT.NET- Sebelumnya, Hayati telah mengajukan banding ke Badan Kepegawaian Negara pada Senin (04/03/2019). Dalam kesempatan...

Rabu, 06/03/2019 12:42 0

Artikel

Jejak Taliban: Sekutu Al-Qaidah yang Bernegosiasi dengan Amerika

Penulis: Yasin Muslim   KIBLAT.NET – Akhir Desember 2016, Taliban merilis sebuah video berjudul “Ikatan...

Rabu, 06/03/2019 11:46 0

Suriah

Memprihatinkan, Kondisi Ribuan Pengungsi dari Wilayah ISIS di Suriah

"Beberapa keluarga, termasuk mereka yang memiliki bayi, tidur di tempat terbuka dan di bawah selimut tergantung dari pagar, terkena cuaca dingin dan hujan," katanya dalam sebuah pernyataan email.

Rabu, 06/03/2019 10:52 0

Video News

Ust. Bachtiar Nasir: Istilah Kafir Bukan Kekerasan Ideologi

KIBLAT.NET- Ust. Bachtiar Nasir turut memberikan tanggapan tentang wacana penghapusan istilah kafir oleh Nahdlatul Ulama....

Rabu, 06/03/2019 10:31 0

Qatar

Negosiasi AS-Imarah Afghanistan di Doha Berlanjut, AS Klaim Raih Kemajuan Positif

Pembicaraan fokus pada empat masalah yang saling terkait yang akan membentuk dasar dari setiap perjanjian di masa depan untuk mengakhiri perang sejak 2001

Rabu, 06/03/2019 10:14 0

Iran

Menlu Iran Mundur Karena Tak Diajak Koordinasi Saat Kunjungan Bashar Assad

Kemenlu tidak menerima informasi pada tingkat apa pun terkait kunjungan presiden Suriah itu.

Rabu, 06/03/2019 08:43 0

Amerika

Pompeo Sebut Imarah Islam Afghanistan Kelompok “Teroris”

“Saat ini saya punya tim di lapangan yang sedang berupaya negosiasi dengan teroris Taliban di Afghanistan,” kata Pompeo saat berbicara di hadapan sekelompok mahasiswa di Lowa, Senin lalu (04/03/2019).

Rabu, 06/03/2019 07:58 0

Pakistan

Pakistan Tangkap Dua Kerabat Pemimpin Jaish-e-Muhammad

“Dua dari mereka kerabat Mas’ud Adzhar, yaitu Abdurrauf dan Hamad Adzhar,” kata pernyataan Depdagri Pakistan.

Rabu, 06/03/2019 07:02 0

Pakistan

Hentikan Ketegangan, Perdana Menteri Pakistan Ajak India Dialog

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menawarkan dialog kepada India untuk meredam ketegangan yang terjadi antar kedua negara akhir-akhir ini.

Selasa, 05/03/2019 19:49 0

Suriah

Ribuan Orang Dievakuasi dari Wilayah Terakhir ISIS di Suriah

Mardini mengatakan mereka yang keluar dari Baghouz dalam kondisi sakit, terluka, lelah, dan ketakutan.

Selasa, 05/03/2019 17:45 0

Close