... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pompeo Sebut Imarah Islam Afghanistan Kelompok “Teroris”

Foto: Mike Pompeo, Menlu AS

KIBLAT.NET, Washington – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, menyebut Imarah Islam Afghanistan (Taliban) gerakan “teroris”. Di saat bersamaan, negosiasi antara negaranya dan Taliban saat ini masih berlanjut di ibukota Qatar, Doha.

“Saat ini saya punya tim di lapangan yang sedang berupaya negosiasi dengan teroris Taliban di Afghanistan,” kata Pompeo saat berbicara di hadapan sekelompok mahasiswa di Lowa, Senin lalu (04/03/2019).

Saat Reuters meminta penjelasan pernyataan tersebut, Depdagri menolak berkomentar. “Pernyataan menteri itu atas nama pribadi, saya tidak akan komentar lebih jauh,” kata jubir Depdagri AS, Robert Palladino.

Ia menunjukkan bahwa saat ini delegasi AS dan Taliban masih berkumpul di Doha. Palladino menambahkan, negosiasi berlangsung dan meraih kemajuan tetapi ada kebutuhan untuk bekerja mencapai kesepakatan.

Sementara itu, pemerintah AS belum mengumumkan Taliban gerakan teroris.

Negosiasi Taliban-AS telah berlangsung sepekan dengan jeda istirahat dua hari. Kedua pihak dalam putaran kelima negosiasi ini sangat serius. Masing-masing mengirim tim yang lebih besar dengan melibatkan orang-orang penting.

Pernyataan Pompeo tersebut sampai saat ini masih belum mempengaruhi jalannya negosiasi. Sementara Taliban belum mengeluarkan pernyataan terkait hal tersebut.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kronologi Baku Tembak Kelompok MIT Ali Kalora dengan Satgas Tinombala

Kronologi Baku Tembak Kelompok MIT Ali Kalora dengan Satgas Tinombala

Selasa, 05/03/2019 16:44 0

Indonesia

Non-Muslim Tak Disebut Kafir, MADINA: Toleransi yang Kebablasan!

Ketua Majelis Dakwah Islam Indonesia (MADINA) Yazid Abdul Alim, Lc mengatakan penggunaan istilah kafir dalam Islam merupakan istilah baku.

Selasa, 05/03/2019 14:00 0

Indonesia

Hayati Ajukan Banding, Kemenag Mengaku Siap Kooperatif

Kasubbag TU dan Humas Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, Nurul Badruttamam mengatakan, pihaknya sangat menghargai langkah Hayati tersebut.

Selasa, 05/03/2019 13:50 1

Artikel

Perang Air antara Sri Mulyani dan Anis Baswedan

Di tengah riuhnya kontestasi pilpres dan perhatian publik yang tersita persoalan pilpres, sedang terjadi perang senyap antara Sri Mulyani dan Anis Baswedan. Perang air yang menguasai hajat hidup orang banyak.

Selasa, 05/03/2019 11:37 0

Opini

Kafir atau Non-Muslim, Siapa yang Gelisah?

Penulis: Athian Ali M. Da’i [Ketua Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI)]   Bak petir pada...

Selasa, 05/03/2019 10:40 0

Indonesia

Sebelum IA-CEPA Diteken Neraca Perdagangan Indonesia atas Australia Defisit USD3 Miliar

Neraca perdagangan Indonesia atas Australia pada 2018 defisit USD3 Miliar

Senin, 04/03/2019 21:43 0

Indonesia

Petugas Keamanan BKN Usir Wartawan Saat Liput Pengaduan Mantan Dosen Bercadar

Petugas Keamanan BKN Usir Wartawan Saat Liput Pengaduan Mantan Dosen Becadar

Senin, 04/03/2019 21:10 1

Indonesia

Perjanjian Ekonomi IA-CEPA Tunggu Ratifikasi DPR

Sebelum Resmi, Perjanjian Ekonomi IA-CEPA Tunggu Ratifikasi DPR

Senin, 04/03/2019 20:34 0

Indonesia

Pendidikan Jadi Sektor Penting Lahan Investasi Australia di Indonesia

“Pemerintah mendorong para pelaku usaha untuk berinvestasi dalam sektor-sektor penting tersebut karena IA-CEPA memberikan akses dan kepastian investasi yang lebih baik," tutur Enggar.

Senin, 04/03/2019 19:54 0

Indonesia

Tengku Zulkarnain: Sebutan Kafir Bukan Ujaran Kebencian

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain ikut angkat suara terkait sebutan non-muslim sebagai pengganti istilah kafir yang ditetapkan dalam Munas PBNU.

Senin, 04/03/2019 19:25 0

Close