... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kronologi Baku Tembak Kelompok MIT Ali Kalora dengan Satgas Tinombala

Foto: Proses evakuasi jenazah anggota MIT Basri alias Romzi setelah baku tembak di pegunungan Padopi, Dusun Maros, Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah

KIBLAT.NET, Poso – Baku tembak antara Satgas Tinombala dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora terjadi di Kabupaten Poso Ahad sore(03/03/19) sekira pukul 17.15 WITA. Seorang anggota Ali Kalora terbunuh, dan seorang lainnya ditangkap aparat.

Kontak tembak itu terjadi di wilayah pegunungan Padopi, Dusun Maros, Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Kejadian bermula pada Ahad (03/03/2019) sekitar pukul 09.30 WITA, tim Satgas Tinombala menerima informasi ada sekira lima anggota MIT yang masuk daftar pencarian orang (DPO) sedang istirahat di sebuah pondok kebun milik warga.

Atas informasi itu, petugas segera menuju ke perkebunan Padopi. Setibanya di lokasi, kontak tembak pun tak terhindarkan. Akibatnya, satu orang DPO MIT atas nama Basir alias Romzi terbunuh. Selain itu aparat juga menangkap satu DPO bernama Aditya alias Idad alias Kuasa.

Saat dikonfirmasi, Kasubbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sulteng Kompol Sugeng Lestari Ahad malam (03/03/2019) membenarkan kejadian tersebut. Namun dia enggan memberikan keterangan lebih rinci.

Jenazah Basir kemudian ditandu oleh beberapa personel satgas Tinombala dari kaki gunung Padopi menuju mobil ambulans yang telah disediakan. Proses evakuasi membutuhkan waktu yang lama karena medan cukup berat.

Aparat TNI dan Polri berjaga di jalur proses evakuasi di Dusun Maros, Desa Kilo, Kecamatan Poso Pesisir Utara. Sementara warga dilarang masuk atau melintas di lokasi yang dijadikan jalur evakuasi jenazah.

BACA JUGA  Komnas HAM: Di RKUHP, Pemberi Perintah Pelanggaran HAM Berat Tak Bisa Dipidana

Kapolda Sulteng Brigjen Pol Lukman Wahyu Harianto dalam keterangannya, Senin (04/03/2019) menerangkan Basir alias Romzi merupakan warga Bima NTB. Dia menambahkan aparat Tinombala juga berhasil menangkap hidup-hidup Aditya alias Idad warga Ambon pengikut Ali Kalora.

Jenazah Romzi alias Basir telah diberangkatkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu untuk dilakukan identifikasi sebelum di pulangkan ke kampung halaman. Romzi disebut telah delapan tahun bergabung dengan kelompok MIT, sementara Aditya alias Idad baru bergabung dengan Ali Kalora tahun 2018.

Dalam baku tembak ini aparat mengamankan sejumlah barang bukti seperti senjata jenis M16, 1 buah bom lontong, dan 5 ransel berisi pakaian.

Reporter: Ahmad Sutejo
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Malaysia

Malaysia Gabung Jadi Anggota Pengadilan Pidana Internasional

Malaysia menjadi anggota ke-124 pengadilan sejak didirikan pada tahun 2002.

Selasa, 05/03/2019 14:28 0

Artikel

Perang Air antara Sri Mulyani dan Anis Baswedan

Di tengah riuhnya kontestasi pilpres dan perhatian publik yang tersita persoalan pilpres, sedang terjadi perang senyap antara Sri Mulyani dan Anis Baswedan. Perang air yang menguasai hajat hidup orang banyak.

Selasa, 05/03/2019 11:37 0

Afghanistan

Bertemu Taliban, Menlu Uzbekistan Sampaikan Dukungan untuk Rakyat Afghanistan

Perwakilan Taliban Mullah Baradar Akhund mengadakan audiensi dengan keduanya untuk membicarakan masalah Afghanistan.

Selasa, 05/03/2019 11:31 0

Palestina

13 Ribu Warga Gaza Jadi Gelandangan Akibat 4,5 Tahun Invasi Israel

Operasi "Protective Edge" Israel pada 2014 menyebabkan kerusakan signifikan terhadap infrastruktur sipil di Gaza.

Selasa, 05/03/2019 11:08 0

Opini

Kafir atau Non-Muslim, Siapa yang Gelisah?

Penulis: Athian Ali M. Da’i [Ketua Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI)]   Bak petir pada...

Selasa, 05/03/2019 10:40 0

Arab Saudi

Menlu Saudi: Terlalu Dini untuk Normalisasi Hubungan dengan Suriah

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir mengatakan tidak akan membuka kembali kedutaan di Damaskus sampai ada kemajuan dalam proses perdamaian Suriah.

Selasa, 05/03/2019 10:26 0

News

Kenakan Cadar, Hayati Mengaku Didukung Mahasiswanya

"Saya masih punya bukti-bukti evaluasi dari mahasiswa, umumnya mereka mendukung saya menggunakan cadar. Ini adalah dukungan yang luar biasa, apalagi ini dari mahasiswa saya sendiri yang merupakan anak-anak yang harus saya layani di kampus," ujarnya.

Senin, 04/03/2019 20:05 0

Video News

Kiblat Review: Siapa Taliban?

KIBLAT.NET- Di tahun-tahun 1994-1996, muncul kelompok Taliban. dimana Taliban ini kemudian menjadi besar bahwa sampai...

Senin, 04/03/2019 17:42 0

Video News

Ust. Farid A. Okbah, MA: Perlukah Istilah Kafir Dihapus?

KIBLAT.NET- Rekomendasi Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar PBNU 2019 soal larangan menyebut kafir untuk...

Senin, 04/03/2019 12:45 0

Suara Pembaca

Bantu Yefa, Anak Muallaf Agar Sembuh dan Bisa Sekolah Lagi

Yefa (12) sejak umur 1 tahun sudah mulai mengalami gangguan jantung lemah. Hingga akhirnya ketika...

Senin, 04/03/2019 11:14 0

Close