... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Perjanjian Ekonomi IA-CEPA Tunggu Ratifikasi DPR

Foto: Penandatanganan perjanjian Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) di Jakarta, Senin (04-03-2019)

KIBLAT.NET, Jakarta – Kesepakatan perjanjian ekonomi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) telah ditandatangani di Jakarta har ini, Senin (4/2/2019). Perjanjian akan resmi setelah diratifikasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Setelah penandatanganan perwakilan kedua negara, Menteri Perdagangan Indonesia, Enggartiasto Lukita mengatakan proses selanjutnya adalah ratifikasi oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Setelah ratifikasi selesai, maka naskah perjanjian akan dipertukarkan melalui nota diplomatik yang menginformasikan seluruh persyaratan pemberlakuan persetujuan tersebut telah dilaksanakan.

“Setelah itu, maka IA-CEPA secara resmi dapat dipublikasikan isinya secara luas dan dimanfaatkan oleh semua pihak,” katanya dalam siaran pers yang diterima Kiblat.net, Senin (4/3/2019).

Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita bersma Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Australia Simon Birmingham menandatangani perjanjian IA-CEPA di Ballroom Hotel JS Luwansa, Jakarta. Penandatanganan itu disaksikan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla

“Diharapkan, peningkatan ekspor dan penguatan daya saing dapat terwujud dengan ditandatanganinya IA-CEPA,” ujar Mendag.

IA-CEPA merupakan perjanjian dagang bilateral ke-5 yang ditandatangani Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Antara lain Indonesia-Chile CEPA (Desember 2017), Preferensi unilateral Indonesia-Palestina (Desember 2017), pengkajian ulang perjanjian perdagangan preferensial Indonesia-Pakistan (Januari 2018), dan Indonesia-EFTA CEPA (Desember 2018).

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Kenakan Cadar, Hayati Mengaku Didukung Mahasiswanya

"Saya masih punya bukti-bukti evaluasi dari mahasiswa, umumnya mereka mendukung saya menggunakan cadar. Ini adalah dukungan yang luar biasa, apalagi ini dari mahasiswa saya sendiri yang merupakan anak-anak yang harus saya layani di kampus," ujarnya.

Senin, 04/03/2019 20:05 0

Video News

Kiblat Review: Siapa Taliban?

KIBLAT.NET- Di tahun-tahun 1994-1996, muncul kelompok Taliban. dimana Taliban ini kemudian menjadi besar bahwa sampai...

Senin, 04/03/2019 17:42 0

Video News

Ust. Farid A. Okbah, MA: Perlukah Istilah Kafir Dihapus?

KIBLAT.NET- Rekomendasi Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar PBNU 2019 soal larangan menyebut kafir untuk...

Senin, 04/03/2019 12:45 0

Suara Pembaca

Bantu Yefa, Anak Muallaf Agar Sembuh dan Bisa Sekolah Lagi

Yefa (12) sejak umur 1 tahun sudah mulai mengalami gangguan jantung lemah. Hingga akhirnya ketika...

Senin, 04/03/2019 11:14 0

Amerika

Trump Akui Amerika Gagal di Irak dan Suriah

Trump sesumbar dirinya tidak akan menjadi presiden yang akan duduk di belakang meja. Tetapi akan terlibat langsung dalam mengatur semua kebijakan militer.

Senin, 04/03/2019 11:11 0

Video Kajian

Ngeri, Beginilah Kaum Pengumbar Syahwat yang Diazab!

KIBLAT.NET – Ngeri, Beginilah Kaum Pengumbar Syahwat yang Diazab!  Surat Al-Haqqah menceritakan banyak peristiwa umat...

Ahad, 03/03/2019 17:06 0

Palestina

Hamas Tangkap Pendiri Kelompok Syiah Dukungan Iran di Gaza

Sejumlah barang disita dari kediaman Salam, di antaranya perangkat digital, komputer, ponsel, dan dokumen.

Ahad, 03/03/2019 15:47 0

Pakistan

India-Pakistan Masih Saling Serang, 5 Warga Kashmir Jadi Korban

Kedua belah pihak tetap menembakkan mortir dan artileri satu sama lain meski Pakistan telah membebaskan seorang pilot India yang ditahan.

Ahad, 03/03/2019 11:42 0

Afghanistan

Pentagon Tawarkan Tarik Seluruh Pasukan dalam 5 Tahun

Rencana Pentagon adalah menarik separuh dari 14.000 tentara AS dari Afghanistan dalam hitungan bulan, tetapi sisanya akan menetap selama lima tahun.

Ahad, 03/03/2019 11:23 0

Turki

Bahas Afghanistan, Wakil Rusia dan AS Buat Pertemuan Tertutup di Turki

Perwakilan khusus Rusia dan AS untuk rekonsiliasi Afghanistan bertemu pada Jumat (01/03/2019) di ibu kota Turki, Ankara.

Ahad, 03/03/2019 10:45 0

Close