... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pendidikan Jadi Sektor Penting Lahan Investasi Australia di Indonesia

Foto: Menteri Perdagangan Australia Simon Birmingham, kiri, dan Menteri Perdagangan Indonesia Enggartiasto Lukita berpose untuk fotografer pada upacara penandatanganan dan forum bisnis di Jakarta, Indonesia, Senin, 4 Maret 2019.

KIBLAT.NET, Jakarta – Indonesia akhirnya membuka keran perdagangan bebas dengan Australia setelah sembilan tahun pembicaraan. Kesepakatan itu tertuang dalam agenda penandatanganan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif (IA-CEPA) yang ditandatangani kedua negara.

Menurut Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Indonesia akan mendapatkan berbagai program peningkatan kualitas sumber daya manusia dari kesepakatan ini.

Salah satunya terkait program magang yang dibuat berdasarkan kebutuhan sektor industri dan ekonomi Indonesia yang berkaitan langsung dengan investasi Australia di sektor pendidikan kejuruan.

“Program ini menyediakan 200 visa magang untuk sembilan sektor prioritas, yaitu pendidikan, pariwasata, telekomunikasi, pengembangan infrastruktur, kesehatan, energi, pertambangan, jasa keuangan, teknologi informasi dan komunikasi (TIK),” kata Enggar dalam rilisnya pada Senin (04/03/2019).

Ada juga program pertukaran tenaga kerja antar perusahaan Indonesia-Australia melalui Kamar Dagang dan Industri (Kadin) atau Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Termasuk adanya peningkatan standar profesi Indonesia yang akan dimulai dengan adanya kesepakatan terkait pengakuan pada profesi teknisi dan insinyur.

“Dari segi iklim investasi, IA-CEPA akan memberikan perlindungan investor yang lebih baik.Terdapat 400 perusahaan Australia yang beroperasi di Indonesia dan dengan IA-CEPA diharapkan investasi Australia akan bertambah, baik secara kuantitas maupun kualitas,” ujarnya.

Enggar melanjutkan investasi tersebut khususnya di sektor pendidikan tinggi, kesehatan, industri, konstruksi, energi, pertambangan, pariwisata, dan keterampilan (vokasi). Peningkatan di berbagai sektor tersebut dapat mendorong daya saing Indonesia di kancah global.

BACA JUGA  Redakan Konflik, Tokoh Bangsa dan Ulama Disarankan Kunjungi Papua

“Pemerintah mendorong para pelaku usaha untuk berinvestasi dalam sektor-sektor penting tersebut karena IA-CEPA memberikan akses dan kepastian investasi yang lebih baik,” tuturnya.

Enggar menilai pendidikan tinggi dan vokasi menjadi fokus karena dapat meningkatkan standar dan kompetensi tenaga kerja Indonesia menjadi bertaraf internasional. Sehingga dapat menyuplai kebutuhan pasar tenaga kerja dan bersaing sehat secara global.

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Kiblat Review: Siapa Taliban?

KIBLAT.NET- Di tahun-tahun 1994-1996, muncul kelompok Taliban. dimana Taliban ini kemudian menjadi besar bahwa sampai...

Senin, 04/03/2019 17:42 0

Video News

Ust. Farid A. Okbah, MA: Perlukah Istilah Kafir Dihapus?

KIBLAT.NET- Rekomendasi Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar PBNU 2019 soal larangan menyebut kafir untuk...

Senin, 04/03/2019 12:45 0

Suara Pembaca

Bantu Yefa, Anak Muallaf Agar Sembuh dan Bisa Sekolah Lagi

Yefa (12) sejak umur 1 tahun sudah mulai mengalami gangguan jantung lemah. Hingga akhirnya ketika...

Senin, 04/03/2019 11:14 0

Amerika

Trump Akui Amerika Gagal di Irak dan Suriah

Trump sesumbar dirinya tidak akan menjadi presiden yang akan duduk di belakang meja. Tetapi akan terlibat langsung dalam mengatur semua kebijakan militer.

Senin, 04/03/2019 11:11 0

Video Kajian

Ngeri, Beginilah Kaum Pengumbar Syahwat yang Diazab!

KIBLAT.NET – Ngeri, Beginilah Kaum Pengumbar Syahwat yang Diazab!  Surat Al-Haqqah menceritakan banyak peristiwa umat...

Ahad, 03/03/2019 17:06 0

Palestina

Hamas Tangkap Pendiri Kelompok Syiah Dukungan Iran di Gaza

Sejumlah barang disita dari kediaman Salam, di antaranya perangkat digital, komputer, ponsel, dan dokumen.

Ahad, 03/03/2019 15:47 0

Pakistan

India-Pakistan Masih Saling Serang, 5 Warga Kashmir Jadi Korban

Kedua belah pihak tetap menembakkan mortir dan artileri satu sama lain meski Pakistan telah membebaskan seorang pilot India yang ditahan.

Ahad, 03/03/2019 11:42 0

Afghanistan

Pentagon Tawarkan Tarik Seluruh Pasukan dalam 5 Tahun

Rencana Pentagon adalah menarik separuh dari 14.000 tentara AS dari Afghanistan dalam hitungan bulan, tetapi sisanya akan menetap selama lima tahun.

Ahad, 03/03/2019 11:23 0

Turki

Bahas Afghanistan, Wakil Rusia dan AS Buat Pertemuan Tertutup di Turki

Perwakilan khusus Rusia dan AS untuk rekonsiliasi Afghanistan bertemu pada Jumat (01/03/2019) di ibu kota Turki, Ankara.

Ahad, 03/03/2019 10:45 0

Manhaj

Penghapusan Kata Kafir dan Potensi Kaburnya Wala’ dan Bara’

Kata kafir adalah istilah syar’i untuk menyebut orang-orang yang yang tidak beriman. Dalam kata kafir, tidak ada maksud diskriminatif terhadap non muslim.

Sabtu, 02/03/2019 17:37 0

Close