... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dipecat Jadi Dosen Karena Cadar, Hayati Ajukan Banding

Foto: Hayati Syafri mengajukan banding ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada Senin (04/03/2019).

KIBLAT.NET, Jakarta – Hayati Syafri mengajukan banding ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) atas pemecatan dirinya sebagai dosen di IAIN Bukittinggi. Dalam pantauan Kiblat.net, Hayati datang ke kantor BKN didampingi oleh kuasa hukumnya sekitar pukul 14:00 siang.

“Banding atas putusan yang disampaikan Kementerian Agama melalui UIN Bukittinggi memecat Ibu Hayati Syafri. InsyaAllah hari ini kami akan mengajukan banding administratif,” kata kuasa hukum Hayati, Ismail Nganggon kepada media di gedung BKN, Jakarta pada Senin (04/03/2019).

Ismail menyebut alasan pemecatan Hayati sangat tidak jelas. Dia juga membantah klaim yang menyebut Hayati dipecat karena sering tidak masuk hingga melebihi batas absen yang ditentukan.

“Karena kalau beralasan hanya karena dia tidak pernah masuk, faktanya dia masuk. Karena saat itu ia melakukan penelitian dia memulai S3 dan ada buktinya kita siapkan,” imbuhnya.

Di sisi lain, Ismail mengungkapkan ada tawaran dari pihak kampus untuk mengajar asalkan Hayati bersedia menanggalkan cadarnya. Namun Hayati tegas menolak tawaran tersebut.

“Tapi memang ada poin di sini yang kami sampaikan, yaitu ketika menemui Itjen (Kemenag), penawaran hanya berhenti jadi dosen atau cadar dibuka. Nah, itu poin yang kita ketidakjelasan pemecatannya,” tutur Ismail.

Ismail menilai, pemecatan Hayati cacat secara prosedural karena tidak sesuai dengan prosedur yang selama ini dijalankan oleh kampus. Selain itu, Hayati juga tidak menerima surat keputusan pemecatan.

BACA JUGA  35 Tahun Tragedi Tanjung Priok, Keadilan Tak Kunjung Datang

“Jadi tidak diberikan ke kita, hanya menyampaikan surat bahwa ibu Hayati tidak mengajar lagi, dipecat dan sebagainya. Maka hari ini kami menyampaikan banding atas keputusan tersebut,” tandasnya.

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Ust. Farid A. Okbah, MA: Perlukah Istilah Kafir Dihapus?

KIBLAT.NET- Rekomendasi Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar PBNU 2019 soal larangan menyebut kafir untuk...

Senin, 04/03/2019 12:45 0

Suara Pembaca

Bantu Yefa, Anak Muallaf Agar Sembuh dan Bisa Sekolah Lagi

Yefa (12) sejak umur 1 tahun sudah mulai mengalami gangguan jantung lemah. Hingga akhirnya ketika...

Senin, 04/03/2019 11:14 0

Amerika

Trump Akui Amerika Gagal di Irak dan Suriah

Trump sesumbar dirinya tidak akan menjadi presiden yang akan duduk di belakang meja. Tetapi akan terlibat langsung dalam mengatur semua kebijakan militer.

Senin, 04/03/2019 11:11 0

Video Kajian

Ngeri, Beginilah Kaum Pengumbar Syahwat yang Diazab!

KIBLAT.NET – Ngeri, Beginilah Kaum Pengumbar Syahwat yang Diazab!  Surat Al-Haqqah menceritakan banyak peristiwa umat...

Ahad, 03/03/2019 17:06 0

Palestina

Hamas Tangkap Pendiri Kelompok Syiah Dukungan Iran di Gaza

Sejumlah barang disita dari kediaman Salam, di antaranya perangkat digital, komputer, ponsel, dan dokumen.

Ahad, 03/03/2019 15:47 0

Pakistan

India-Pakistan Masih Saling Serang, 5 Warga Kashmir Jadi Korban

Kedua belah pihak tetap menembakkan mortir dan artileri satu sama lain meski Pakistan telah membebaskan seorang pilot India yang ditahan.

Ahad, 03/03/2019 11:42 0

Afghanistan

Pentagon Tawarkan Tarik Seluruh Pasukan dalam 5 Tahun

Rencana Pentagon adalah menarik separuh dari 14.000 tentara AS dari Afghanistan dalam hitungan bulan, tetapi sisanya akan menetap selama lima tahun.

Ahad, 03/03/2019 11:23 0

Turki

Bahas Afghanistan, Wakil Rusia dan AS Buat Pertemuan Tertutup di Turki

Perwakilan khusus Rusia dan AS untuk rekonsiliasi Afghanistan bertemu pada Jumat (01/03/2019) di ibu kota Turki, Ankara.

Ahad, 03/03/2019 10:45 0

Manhaj

Penghapusan Kata Kafir dan Potensi Kaburnya Wala’ dan Bara’

Kata kafir adalah istilah syar’i untuk menyebut orang-orang yang yang tidak beriman. Dalam kata kafir, tidak ada maksud diskriminatif terhadap non muslim.

Sabtu, 02/03/2019 17:37 0

Afghanistan

Imarah Afghanistan: Penarikan Seluruh Tentara Asing Adalah Kunci Perdamaian

Shaheen menambahkan pembicaraan antara Taliban dengan pemerintah Kabul merupakan urusan internal bangsa Afghan.

Sabtu, 02/03/2019 14:35 0

Close