... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tokoh Buddha Ini Tak Masalah Disebut Kafir

Foto: Tokoh Budha, Rusli Tan

KIBLAT.NET, Jakarta- Pengurus Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi), Rusli Tan menanggapi sebutan kafir kepada non Muslim. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan istilah tersebut.

“Nggak ada masalah dia mau panggil apa, urusan dia bukan urusan kita. Apakah dia dengan ngomong itu kemudian kita dapat uang? Atau dia mengucapkan itu lalu uang kita hilang? Kan nggak ada,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Sabtu (02/03/2019).

Ia juga menekankan bahwa dirinya tidak merasa dilecehkan dengan kata kafir. Bahkan, ia menegaskan bahwa dalam ajaran Budha tidak boleh memaksa orang lain untuk menghormati diri kita.

“Kalau menuntut saling menghormati, berarti kita tidak menghormati orang dulu dong? Kita bilang, ah dia aja nggak menghormati saya. Kalau gitu kan itung-itungan. Itu tidak boleh,” ujarnya.

“Jadi kita tidak ada hak sama sekali untuk menilai orang lain, tidak ada hak untuk menilai orang lebih baik atau lebih jelek. Kita nilai kita diri sendiri, ajaran Buddha seperti itu,” Papar Rusli

Sebagaimana diketahui, Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2019 mengeluarkan kesepakatan untuk tidak menyebut Warga Negara Indonesia yang beragama non-muslim dengan sebutan Kafir. Hal ini karena penyebutan kafir dianggap mengandung kekerasan teologis.

“Karena itu para kiai menghormati untuk tidak gunakan kata kafir tetapi muwathinun atau warga negara, dengan begitu status mereka setara dengan WN yang lain,” kata Pimpinan Sidang Komisi Bahtsul Masail Maudluiyyah, Abdul Moqsith Ghazali, di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Banjar, Jawa Barat, Kamis (28/02/2019).

BACA JUGA  Omnibus Law Dibahas di Masa Reses, PKS Ngotot Agar Insentif dan Kemudahan Izin UMKM Tepat Sasaran

Reporter:Fanny Alif
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Manhaj

Penghapusan Kata Kafir dan Potensi Kaburnya Wala’ dan Bara’

Kata kafir adalah istilah syar’i untuk menyebut orang-orang yang yang tidak beriman. Dalam kata kafir, tidak ada maksud diskriminatif terhadap non muslim.

Sabtu, 02/03/2019 17:37 0

Afghanistan

Imarah Afghanistan: Penarikan Seluruh Tentara Asing Adalah Kunci Perdamaian

Shaheen menambahkan pembicaraan antara Taliban dengan pemerintah Kabul merupakan urusan internal bangsa Afghan.

Sabtu, 02/03/2019 14:35 0

Artikel

Memori Kekalahan Soviet di Afghanistan

Tiga puluh tahun berlalu pasca mundurnya beruang merah Rusia dari Afghanistan, nampaknya Kremlin masih ingin sekali lagi mencoba menancapkan pengaruhnya di Afghanistan.

Sabtu, 02/03/2019 13:47 0

Afghanistan

Sang Istri Berkisah Jalan Jihad Syaikh Abdullah Azzam di Afghanistan

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Anadolu Agency, Samira Mohyeddin (71), istri Syaikh Abdullah Azzam (allahu yarham) berbicara mengenai sepenggal kehidupan suaminya ketika berjuang di Afghanistan.

Sabtu, 02/03/2019 12:31 0

Amerika

Diburu AS, Ini Spekulasi Keberadaan Hamzah bin Ladin

Di sisi lain, salah satu saudara Hamzah mengatakan kepada The Guardian tahun lalu bahwa keberadaan saudara tidak diketahui tetapi bisa di Afghanistan.

Sabtu, 02/03/2019 11:19 0

Suriah

Eks Tahanan Wanita Ungkap Kerasnya Penyiksaan di Penjara Rezim Assad

Haliliga ditangkap oleh tentara rezim Assad pada 2013 di rumahnya saat sedang menyusui bayinya. Ibu tiga anak itu dipaksa untuk berpisah dari anak-anaknya.

Sabtu, 02/03/2019 11:09 0

Afghanistan

Imarah Afghanistan Serbu Pangkalan AS di Helmand

Ia juga membicarakan, hancurnya sejumlah helikopter dan pesawat serta sistem radar di pangkalan tersebut. Puluhan tentara lokal dan asing tewas.

Sabtu, 02/03/2019 10:03 1

India

India Larang Partai Islam di Kashmir, 300 Ditangkap

Kampanye penangkapan ini menyusul serangan bom yang menewaskan 40 tentara India pada 14 Februari lalu.

Sabtu, 02/03/2019 09:24 0

Editorial

Editorial: Taliban, Bukan Lagi Potret Distopia

Para pemangku kebijakan di Barat senantiasa memandang Taliban sebagai sebuah distopia. Segala tindak tanduk Taliban dinilai akan berujung ketakutan dan kengerian di masa mendatang. Melalui media, mereka mendoktrin masyarakat Barat dengan potret-potret yang secara kasat mata tidak sesuai dengan nilai-nilai yang diklaim sebagai kearifan barat. Penutupan bioskop, pembatasan ruang gerak perempuan, larangan anak perempuan bersekolah, dan puncaknya yang paling bully-able: penghancuran patung Budha Bamiyan.

Sabtu, 02/03/2019 06:08 2

Video Kajian

Khutbah Jumat: Kemuliaan dan Keutamaan Istighfar- Ust. Abdul Kholid, MA.

KIBLAT.NET- Allah adalah dzat yang maha pengampun. Allah berfirman, “wahai anak Adam seandainya dosa-dosamu sampai...

Jum'at, 01/03/2019 18:16 0

Close