... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Amerika Tawarkan Rp14 Miliar untuk Informasi Keberadaan Hamzah bin Laden

Foto: Hamzah bin Laden.

KIBLAT.NET, Washington – Amerika Serikat menawarkan hadiah sebesar 1 juta dolar atau setara Rp14 miliar untuk informasi tentang Hamzah bin Laden, putra pemimpin Al Qaeda (AQ) terdahulu Osama bin Laden.

“Hamzah bin Laden adalah putra mantan pemimpin AQ almarhum Osama bin Laden dan muncul sebagai pemimpin di AQ,” kata pihak Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, dikutip Telegraph, Jumat (01/03/2019).

Departemen Luar Negeri Amerika menyatakan akan memberikan 1 juta dolar untuk informasi yang mengarah kepada lokasi keberadaan Hamzah bin Laden, di negara manapun. Sejauh ini lokasi keberadaan pria yang kerap disebut sebagai “putra mahkota jihad” itu masih menjadi spekulasi. Muncul sejumlah anggapan dia berada di Pakistan, Afghanistan, hingga Suriah. Bahkan ada juga yang menyebutnya berada di Iran.

Menurut Amerika, Hamzah bin Laden berusia sekitar 30 tahun. Beberapa kali dia melontarkan ancaman untuk melakukan penyerangan terhadap Amerika Serikat.

Lembaga-lembaga intelijen Amerika melihat Hamzah bin Laden sebagai penerus ayahnya dalam mengusung jihad global. Pada 2015 dia menyerukan para jihadis di Suriah untuk bersatu, dan menegaskan pertempuran di wilayah itu akan membuka jalan bagi pembebasan Palestina.

Sumber: Telegraph
Redaktur: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Pakistan

Isyaratkan Perdamaian, Pakistan Akan Lepaskan Pilot India

Khan mengungkapkan keputusan itu kepada Parlemen setelah pidato tentang fokus Pakistan untuk meredakan krisis dengan India.

Jum'at, 01/03/2019 07:35 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Fitnah Kedudukan di Akhir Zaman

Khutbah Jumat: Fitnah Kedudukan di Akhir Zaman

Jum'at, 01/03/2019 05:45 0

Afghanistan

Imarah Afghanistan-AS Berunding, Rezim Kabul Dianggap Tak Inginkan Perdamaian

Imarah Afghanistan-AS Berunding, Rezim Kabul Dianggap Tak Inginkan Perdamaian

Kamis, 28/02/2019 22:29 0

Pakistan

Ketegangan Pakistan-India Kacaukan Penerbangan Internasional

Ketegangan Pakistan-India Kacaukan Penerbangan Internasional

Kamis, 28/02/2019 21:49 0

Afghanistan

Imarah Afghanistan: Perjuangan Kami Tanpa Hutang Budi

Imarah Islam Afghanistan atau Taliban, menegaskan bahwa para mujahidin tidak mendapatkan bantuan dana dan militer dari negara manapun.

Kamis, 28/02/2019 16:20 0

Pakistan

Ribuan Warga Kashmir Mengungsi ke Tempat Lebih Aman

"Semakin banyak orang meninggalkan rumah dan pindah ke tempat yang lebih aman," kata Omar Azzam, seorang karyawan di Kutli.

Kamis, 28/02/2019 12:53 0

Video News

Tak Hanya Pameran Buku, Ada Apa Saja di Islamic Book Fair 2019?

KIBLAT.NET, Jakarta – Islamic Book Fair (IBF) kembali digelar di Jakarta. Bertempat di Jakarta Convention...

Kamis, 28/02/2019 12:39 0

Irak

Iraq Dipilih Jadi Penentu Nasib Belasan Anggota ISIS Warga Prancis

Iraq dikenal negara yang paling mudah mengeluarkan vonis mati dalam urusan terorisme. Diduga, Prancis ingin membersihkan warganya yang gabung ISIS namun dengan tangan negara lain.

Kamis, 28/02/2019 11:31 0

Wilayah Lain

Pendiri Anshar Syariah Tunisia Terbunuh di Mali

JNIM, menurut pantauan SITE, juga berduka atas gugurnya Yahya Abu Humam. Abu Humam merupakan komandan jihadis wilayah gurun.

Kamis, 28/02/2019 10:14 0

Qatar

Negosiasi Kelima Imarah Afghanistan-AS Masuki Hari Ketiga

Utusan khusus Departemen Luar Negeri Qatar untuk Urusan Terorisme dan Mediator Perselisihan, Muthlaq bin Majid Al-Qahthani juga ikut dalam negosiasi ini.

Kamis, 28/02/2019 09:26 0

Close