... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Iraq Dipilih Jadi Penentu Nasib Belasan Anggota ISIS Warga Prancis

Foto: Anggota ISIS yang ditawan milisi Kurdi SDF di Al-Baghuz di Suriah. Baghuz merupakan kota terakhir yang dikuasai ISIS./Ilustrasi

KIBLAT.NET, Paris – Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan, Rabu (27/02/2019), bahwa anggota Daulah Islamiyah (ISIS) warga asing harus diadili di negara tempat mereka ditangkap. Pernyataan keluar setelah penyerahan belasan warga negara Prancis anggota ISIS kepada pemerintah Iraq oleh milisi Pasukan Demokratik Suriah (SDF) Suriah.

“Pengadilan militan ISIS berwarga Negara Prancis yang tertangkap di Iraq dan Suriah harus diadili di negara tempat mereka didakwa,” kata Macron dalam keterangan pres di ibukota Paris, Rabu.

Pernyataan Macron ini sangat menarik, pasalnya mayoritas anggota ISIS warganya yang diserahkan ke Iraq ditangkap di Suriah. Jika ia konsisten dengan pernyataannya, harusnya warganya itu diadili di Suriah, bukan Iraq.

Presiden Iraq, Barham Shalih, mengatakan dalam konferensi pers dengan Macron bahwa pihaknya telah menerima 13 warga Prancis anggota ISIS dari milisi SDF.

Iraq sendiri dikenal Negara yang paling mudah menjatuhkan hukuman mati jika tersangkut dengan undang-undang terorisme. Hal ini memunculkan dugaan bahwa Paris ingin menghabisi warganya yang bergabung ISIS.

Profesor Hubungan Internasional Timur Tengah, Dr. Muayad Al-Wendy, mengatakan bahwa orang Eropa paham satu-satunya Negara yang melakukan eksekusi dengan cepat adalah Iraq. Hal itu karena undang-undang anti-terorisme di Iraq sangat mudah menjatuhkan hukuman mati bagi orang-orang yang terlibat terorisme. Eropa melihat Negara ini menjadi tempat yang tempat untuk menyingkirkan warganya yang terlibat kelompok terorisme internasional.

BACA JUGA  Belanda Dakwa Warganya Terduga Anggota ISIS Lakukan Kejahatan Perang

Vonis mati tersebut, jelas Wendy, mungkin semakin cepat karena Iraq memandang keberadaan warga Negara asing itu hanya akan membebani biaya di penjara. Persidangan pun bisa berjalan cepat karena mereka tidak dapat bantuan hukum.

Prancis menolak warga negaranya yang bergabung ISIS dan tertangkap oleh milisi SDF. Tawanan warga Negara asing sendiri telah membebani tanggungan SDF.

Menurut pemerintah AS, sebanyak 500 warga Negara asing dari 40 negara saat ini berada di penjara SDF. Washington meminta Negara-negara sekutu menerima warganya yang termasuk dalam 500 militan ISIS yang ditawan itu dan mengadilinya di Negara masing-masing. Namun banyak Negara menolak.

Sumber: Arabi21.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Disebut Indisipliner, Dosen Hayati: Saya Dipecat Karena Bercadar

Hayati resmi diberhentikan pada hari Rabu, 20 Februari 2019. Alasan yang disebutkan adalah pelanggaran disiplin karena sudah 67 hari tidak mengajar.

Kamis, 28/02/2019 11:05 1

Indonesia

Orang Asing Harus Punya KTP Elektronik, Begini Penjelasan Kemendagri

Warga negara asing (WNA) memang diwajibkan memiliki KTP elektronik apabila mereka memiliki izin tinggal tetap di Indonesia dan berumur lebih dari 17 tahun.

Rabu, 27/02/2019 18:59 0

Indonesia

FUI Sulteng Minta KPU dan Bawaslu Cegah Kecurangan Pemilu

FUI Sulteng Minta KPU dan Bawaslu Cegah Kecurangan Pemilu

Rabu, 27/02/2019 18:44 0

Indonesia

Daftar Pemenang Islamic Book Awards 2019

Pemenang Islamic Book Awards 2019

Rabu, 27/02/2019 17:55 0

Indonesia

Ini Perbedaan KTP Elektronik WNI dan WNA

"Untuk membedakan, lihat masa berlakunya. (WNA) tidak seumur hidup, dan kewarganegaraan dituliskan," sambungnya.

Rabu, 27/02/2019 14:10 0

Indonesia

WNA Masuk di DPT Cianjur, Dirjen Dukcapil Sebut Kesalahan Input NIK

Menurutnya, kekeliruan itu terjadi karena petugas salah memasukkan NIK.

Rabu, 27/02/2019 13:33 0

Video Kajian

Tadzkirah: Awas! Sifat Lalai Bisa Menyeretmu ke Api Neraka

KIBLAT.NET- Kata lalai dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti kurang hati-hati atau tidak mengindahkan kewajiban, pekerjaan,...

Rabu, 27/02/2019 13:12 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Masalah Hati Adalah Soal Pilihan

KIBLAT.NET- Segala sesuatu yang menyangkut hati adalah soal pilihan. Karena segala keputusan dibuat di dalam...

Rabu, 27/02/2019 13:07 0

Indonesia

IBF 2019 Angkat Tema “Literasi Islam untuk Kejayaan Bangsa”

Islamic Book Fair (IBF) kembali digelar di Jakarta.

Rabu, 27/02/2019 13:07 0

Indonesia

Dirjen Dukcapil Sebut WNA Wajib Punya KTP-el Tapi Dilarang Ikut Pemilu

Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan warga negara asing (WNA) memang diwajibkan memiliki KTP elektronik.

Rabu, 27/02/2019 10:00 0

Close