... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

WNA Masuk di DPT Cianjur, Dirjen Dukcapil Sebut Kesalahan Input NIK

Foto: Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif

KIBLAT.NET, Jakarta – Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh menyinggung masalah warga negara China yang Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP el nya muncul di Daftar Pemilihan Tetap (DPT) Cianjur, Jawa Barat. Menurutnya, kekeliruan itu terjadi karena petugas salah memasukkan NIK.

“NIK di DP4 dan NIK di DPTKPTU atas nama saudara Bahar. NIK ini tidak ditemukan dalam DPT karena namanya Bahar tapi NIK-nya Chen. Inilah kesalahan input. Jadi yang benar ini sesuai dengan NIK nya Bahar,” ujarnya.

“Jadi bukan pak Chen yang bisa nyoblos, yang nyoblos tetap pak Bahar. Karena syarat mencoblos dalam kriteria pertama UU pemilu adalah harus WNI,” tegasnya.

Zudan menjelaskan, NIK seseorang tidak bisa berubah. Sebab, di dalam NIK termuat konfigurasi provinsi, kabupaten kota, kecamatan, dan tanggal lahir.

NIK milik Bahar, sebut Zudan sudah terdaftar sejak 4 September 2012, berupa 320301100272001. “NIK ini tidak akan berubah,” tegasnya.

Selain itu, Zudan menjelaskan bahwa KTP elektronik untuk WNA, masa aktifnya paling lama adalah 5 tahun, dan bisa diperpanjang sesuai dengan izin tinggal tetap yang diberikan imigrasi Indonesia.

Reporter: Muhammad Jundi
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Tadzkirah: Awas! Sifat Lalai Bisa Menyeretmu ke Api Neraka

KIBLAT.NET- Kata lalai dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti kurang hati-hati atau tidak mengindahkan kewajiban, pekerjaan,...

Rabu, 27/02/2019 13:12 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Masalah Hati Adalah Soal Pilihan

KIBLAT.NET- Segala sesuatu yang menyangkut hati adalah soal pilihan. Karena segala keputusan dibuat di dalam...

Rabu, 27/02/2019 13:07 0

Suriah

Abaikan Kesepakatan, Rezim Suriah Tewaskan 40 Warga Sipil di Idlib 

Pelanggaran rezim sering terjadi; lebih dari 300 orang, termasuk 108 warga sipil telah tewas dalam bentrokan sejak perjanjian tersebut.

Rabu, 27/02/2019 12:13 0

Afghanistan

Taliban Bekali Uang kepada 12 Tahanan yang Dibebaskan

Komisi Yudisial Imarah Islam Afghanistan (Taliban) membebaskan 12 orang tahanan setelah mendapat jaminan dari keluarga mereka.

Rabu, 27/02/2019 10:52 0

Suriah

Pemerintah Darurat di Idlib Tata Administrasi Kepemilikan Kendaraan

Biaya pendaftaran mobil berkisar antara 3.000 (Rp 8.200) dan 35.000 lira (Rp960 ribu). Harga tersebut tergantung pada jumlah penumpang dan ukuran mobil.

Rabu, 27/02/2019 10:28 0

Afghanistan

Lagi, Belasan Tentara Afghanistan Jadi Korban Serangan Udara Salah Sasaran

Muhammad Arif Rahmani, anggota parlemen Afghanistan dari Ghazni, mengatakan bahwa pesawat tersebut merupakan drone milik pasukan asing. Ia menggambarkan, kejadian ini sebagai bencana yang menyakitkan.

Rabu, 27/02/2019 09:35 0

India

India Klaim Tewaskan Banyak Gerilyawan dalam Serangan Udara ke Wilayah Pakistan

"Pada Selasa dini hari, India menggempur kamp pelatihan terbesar Jaish-e-Muhammad di Balakot," kata Wakil Menteri Luar Negeri India, Vijay Gokhali, dalam konferensi pers, Selasa.

Rabu, 27/02/2019 08:39 0

Video Kajian

Zikir: Mengejar Berkah Bangun Pagi

KIBLAT.NET- Bersyukurlah, bila engkau bisa terbangun mendengar lantunan azan Subuh. Sebab, ada yang malas. Ada...

Selasa, 26/02/2019 17:16 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Wajib Su’udzan kepada Orang Kafir, Apa Alasannya?

KIBLAT.NET – Wajib Su’udzan kepada Orang Kafir, Apa Alasannya? Kata-kata “su’udzan” sangat akrab dalam kehidupan...

Selasa, 26/02/2019 16:51 0

Arab Saudi

Tur Putra Mahkota Saudi untuk Perkuat Ekonomi dan Upaya Kontraterorisme

Hamdan Al-Shehri, seorang analis politik dan sarjana hubungan internasional, mengatakan bahwa Cina dan Arab Saudi memiliki tujuan keamanan dan stabilitas yang sama.

Selasa, 26/02/2019 15:13 0

Close