Tiba dengan Jet Pribadi Qatar, Pendiri Taliban Gabung Tim Negosiator

KIBLAT.NET, Doha – Salah satu pendiri sekaligus mantan wakil Mullah Umar, Abdul Ghani Baradar, bergabung dengan tim delegasi Taliban dalam putaran kelima negosiasi AS-Taliban yang digelar pada Senin (25/02/2019) di Qatar. Secara struktur, Baradar saat ini menjabat Kepala Kantor Biro Politik Taliban.

Koran online Al-Quds melaporkan, Baradar tiba di Doha pada Ahad malam. Ia bergabung dengan tim negosiator Taliban yang dipimpin Muhammad Abbas Stankazi.

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, menjelaskan bahwa Baradar tiba di Qatar dengan menumpangi pesawat pribadi. Ia tiba di Doha pada Ahad (24/02/2019) dan disambut oleh anggota delegasi Taliban dan perwakilan Departemen Luar Negeri Qatar. Kedatangannya kali ini sendiri atas undangan resmi Qatar.

Baradar yang saat ini berusia 52 tahun segera diamanahi kepala biro politik setelah dibebaskan dari penjara AS pada Oktober tahun lalu. AS membebaskannya untuk memenuhi tuntutan Taliban. Taliban mensyaratkan pembebaskan Baradar untuk memperlancar upaya perundingan.

Intelijen AS menangkap Baradar pada 2010 di Pakistan. Saat itu sedang bergulir upaya negosiasi damai antara Taliban dan pemerintah, yang kala itu dipimpin Hamid Karzai. Penangkapan ini diduga sebagai upaya AS mengagalkan negosiasi. Karzai sendiri saat itu sudah tidak setuju dengan penjajahan yang dilakukan AS.

Negosiasi di Doha dijadwalkan berlangsung selama lima hari. Para pengamat melihat bahwa kedua pihak serius dalam pembicaraan ini. Masing-masing mendatangkan delegasi yang lebih banyak dari sebelumnya.

BACA JUGA  Pertama Kalinya, Mesir dan UEA Ijinkan Penerbangan dari Qatar

Sumber: Alquds.co.uk
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat