... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Perwira TNI Jabat di Kementrian Timbulkan Trauma Masa Orde Baru

Foto: Tentara Nasional Indonesia (TNI)

KIBLAT.NET, Jakarta – Deputi Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Feri Kusuma mengungkapkan masuknya TNI ke kementrian bisa membuat masyarakat sipil trauma. Sebab, ia menilai masyarakat memiliki kenangan buruk dengan TNI di masa orde baru

“Kalau misalnya mereka dimasukin ke ranah sipil, sipilnya ketakutan. Karena masih ada trauma masa lalu,” kata Feri saat dihubungi Kiblat.net pada Selasa (26/02/2019).

“Trauma masa lalu misalnya bagai mana mereka menggunakan cara-cara militeristik dalam menjalankan kebijakan-kebijakan, dalam menjalankan perintah-perintah, ” sambungnya.

Ia juga memaparkan bahwa dahulu untuk menciptakan ketertiban demi melawan separatis membuat operasi militer. Menurutnya, cara-cara seperti ini yang membuat masyarakat trauma.

“Cara-cara yang akhirnya menyebabkan terjadi persoalan kemanusiaan. Mengakibatkan rakyat sipil yang menjadi korban,” ujarnya.

Dengan demikian Feri menghimbau agar menghindari sikap yang menyerupai dwifungsi TNI di masa orde baru ini. Mengingat, kata dia, hampir semua posisi sipil dipegang oleh tentara pada orde baru. Terakhir, ia menekankan bahwa bagaimanapun juga tentara dilatih untuk berperang demi pertahanan negara Indonesia.

Reporter: Syuja A
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Zikir: Mengejar Berkah Bangun Pagi

KIBLAT.NET- Bersyukurlah, bila engkau bisa terbangun mendengar lantunan azan Subuh. Sebab, ada yang malas. Ada...

Selasa, 26/02/2019 17:16 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Wajib Su’udzan kepada Orang Kafir, Apa Alasannya?

KIBLAT.NET – Wajib Su’udzan kepada Orang Kafir, Apa Alasannya? Kata-kata “su’udzan” sangat akrab dalam kehidupan...

Selasa, 26/02/2019 16:51 0

Arab Saudi

Tur Putra Mahkota Saudi untuk Perkuat Ekonomi dan Upaya Kontraterorisme

Hamdan Al-Shehri, seorang analis politik dan sarjana hubungan internasional, mengatakan bahwa Cina dan Arab Saudi memiliki tujuan keamanan dan stabilitas yang sama.

Selasa, 26/02/2019 15:13 0

India

Jet Tempur India Luncurkan Serangan Udara di Wilayah Pakistan

“Angkatan udara Pakistan segera bergerak, dan pesawat-pesawat India tersebut kembali," katanya.

Selasa, 26/02/2019 13:54 0

Pakistan

Pakistan: Kashmir Tidak Akan Pernah Jadi Bagian dari India

"Tindakan terhadap Kashmir hanya menambah bahan bakar ke api. Genosida di Lembah (Kashmir) pasti berakhir," ujar menteri itu.

Selasa, 26/02/2019 13:30 0

Amerika

IRC: 4,2 Miliar Dolar Diperlukan untuk Tanggulangi Krisis Kemanusiaan Yaman

Lebih dari 24 juta orang, hampir 80 persen dari seluruh populasi Yaman membutuhkan bantuan kemanusiaan. Kondisinya semakin memburuk dengan laju yang hampir tidak pernah terjadi sebelumnya.

Selasa, 26/02/2019 13:00 0

Video News

Kiblat Review: Uighur Semakin Tertindas

KIBLAT.NET- Isu perlakukan kekerasan yang dilakukan kepada etnis Uighur oleh pemerintah China, menjadi perhatikan dunia....

Selasa, 26/02/2019 13:00 0

Qatar

Tiba dengan Jet Pribadi Qatar, Pendiri Taliban Gabung Tim Negosiator

Baradar segera diamanahi kepala biro politik setelah dibebaskan dari penjara AS pada Oktober tahun lalu. AS membebaskannya untuk memenuhi tuntutan Taliban. Taliban mensyaratkan pembebaskan Baradar untuk memperlancar upaya perundingan.

Selasa, 26/02/2019 12:13 0

Qatar

Putaran Kelima Negosiasi AS-Taliban Dibuka, Delegasi AS Lebih Banyak dari Sebelumnya

Mullah Baradar tiba di Doha Ahad malam untuk memimpin delegasi Taliban dalam negosiasi. Sementara Khalilzad tiba di Doha dari Ankara.

Selasa, 26/02/2019 11:35 0

Iran

Temui Pemimpin Syiah Iran, Bashar Assad Berterima Kasih Didukung dalam Perang

Ia bertemu dan menggelar pembicaraan dengan Khamenei dan Rowhani.

Selasa, 26/02/2019 09:01 0

Close