... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Keluarga Ungkap Kronologi Meninggalnya Noeim Ba’asyir Pasca Bebas

Foto: Noeim Ba'asyir

KIBLAT.NET, Solo – Noeim Ba’asyir dilaporkan meninggal dunia lima hari setelah diputuskan bebas murni dari penjara. Kabar mantan terpidana kasus terorisme ini dibenarkan oleh adik, Muhammad Fauzi.

“Mas Noeim itu bebas tanggal 19 Februari 2019 dan meninggal 23 Februari malam,” ungkapnya kepada Kiblat.net di kediamannya di Jl. Kenong, Joyotakan, Surakarta pada Senin (25/02/2019) sore.

Noeim sempat dipindah penahanannya selama tiga kali, sebelum akhirnya dibebaskan dari LP Tulungagung, Jawa Timur. Fauzi mengatakan ketika keluarga menjemputnya dari Tulungagung, kakaknya terlihat sehat dan ceria. Sesampai di rumah, pihak keluarga sudah menyiapkan syukuran kecil dengan menggunakan tetangga dan kerabat

“Kami menjemput dia dalam keadaan sehat, ceria setelah menjalani masa hukuman enam tahun dipotong tiga bulan,” katanya.

Hari-hari berikutnya, menurut Fauzi, Noeim hanya beraktifitas kecil seperti mengantar anak dan berkeliling Solo. Hingga pada hari Sabtu, ia dan Noeim berjanji ingin bertemu pada malam harinya. Namun, selepas Isya ia mendapat kabar dari Inuk, istri Noeim bahwa suaminya dalam keadaan kritis di Rumah Sakit Kustati.

Seketika ia pergi ke rumah sakit dan oleh perawat langsung diarahkan ke ruang IGD. Saat itu Noeim didapati tengah mendapatkan pertolongan darurat dengan dipompa di atas dadanya. Namun, setelah beberapa menit pihak dokter keluar dan mengabarkan bahwa Noeim telah meninggal.

“Hari Sabtu itu sebetulnya ada janji ketemu dengan saya sekitar jam sepuluh malam, tapi qodarullah Allah mengambil beliau itu jam delapan,” ungkapnya.

BACA JUGA  Di Medan Perang, Lembaga Kemanusiaan Tak Bisa Dituding Membantu Teroris

Fauzi mengaku sempat bertanya kondisi Noeim kepada Inuk, istrinya sebelum dibawa ke rumah sakit. Inuk berkata, bahwa suaminya mengaku dadanya sakit sehingga langsung dibawa ke rumah sakit.

“Sebelumnya Noeim terlihat sehat dan tidak ada tanda-tanda sakit. Bahkan, berangkat ke rumah sakit dengan mengendarai sepeda motor,” ujar Fauzi menuturkan perkataan Inuk.

“Dari dokter yang memeriksa bilang kalau gagal jantung, kalau mau dianalisa harus diautopsi. Tapi, dari pihak keluarga juga enggak menginginkan autopsi,” tambahnya.

Menurut Fauzi, sebelumnya Noeim belum pernah ke rumah sakit sama sekali, semasa dalam tahanan pun sehat. Namun, dia mengatakan bahwa Noeim memiliki penyakit asma.

“Asma tersebut adalah dari keturunan keluarga,” ujarnya, sembari menuturkan bahwa ibu dan kakaknya juga mengidap penyakit serupa.

Di balik itu semua, ada satu hal aneh yang dirasakan Fauzi dalam kematian Noeim. Setiap dia menjenguk di tahanan sejak di Pamakasan hingga di Tulungagung, Noeim selalu menyampaikan ‘saya nanti pulang nggak lama, nanti nek bebas nggak bakal lama-lama di rumah.’

Namun, yang terjadi Noeim ternyata meninggal dunia. “Yang saya tangkap waktu itu, dia tidak akan berlama-lama di rumah dan akan langsung berjuang dakwah lagi,” pungkasnya sambil menghela nafas.

Reporter: Reno
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Iran

Temui Pemimpin Syiah Iran, Bashar Assad Berterima Kasih Didukung dalam Perang

Ia bertemu dan menggelar pembicaraan dengan Khamenei dan Rowhani.

Selasa, 26/02/2019 09:01 0

Palestina

Demonstrasi Palestina Tuntut Abbas Mundur dan Ganti PresidenĀ 

"Kami di sini untuk menekankan bahwa kami bukan budak penguasa. Kami datang ke sini untuk menyerukan pemilihan umum, termasuk pemilihan presiden, parlemen dan kota."

Senin, 25/02/2019 13:30 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Menikah Adalah Sarana Mendekatkan Diri kepada Allah

KIBLAT.NET- Seandainya manusia sudah tidak memiliki hasrat seksual, maka ia akan merasa berat hidup sendirian....

Senin, 25/02/2019 13:27 0

Suriah

Pelanggaran Militer Suriah di Pedesaan Idlib Masuki Hari ke-12, Dunia Diam

Ini merupakan pesawat tempur rezim pertama yang kembali beroperasi setelah sebulan tak terlihat jet tempur di langit Idlib.

Senin, 25/02/2019 10:24 1

Afghanistan

Penentuan Tanggal Penarikan Pasukan AS Jadi Fokus Negosiasi Kelima Taliban-AS

Kedua pihak dijadwalkan membahas pengaturan jadwal penarikan pasukan AS dari Afghanistan

Senin, 25/02/2019 09:24 0

Suriah

Tentara AS Akan Tetap Duduki Tiga Wilayah Suriah Ini

Trump mengumumkan mempertahankan 400 pasukan di Suriah setelah penarikan pasukan AS, setengah dari mereka dari pangkalan Tanf.

Senin, 25/02/2019 08:19 0

Asia

Suasana Perang Selimuti Kashmir, Ratusan Pemimpin Islam Ditangkap

sebagian besar yang ditangkap terkait dengan "kelompok agama fundamentalis.

Senin, 25/02/2019 07:35 0

Amerika

Ratusan Karyawan Microsoft Tolak HoloLens Digunakan untuk Perang Militer AS

"Kami adalah koalisi global pekerja Microsoft, dan kami menolak untuk menciptakan teknologi untuk perang dan penindasan"

Ahad, 24/02/2019 18:31 0

Malaysia

MAPIM Kutuk Sikap Putera Mahkota Bin Salman Soal Uighur

"MAPIM dengan tegas mengutuk dan kesal (terhadap) sikap Saudi yang dinyatakan oleh putera Salman mengenai sokongan terhadap China yang menindas etnis Uighur"

Ahad, 24/02/2019 16:43 0

Belanda

Tulis Buku Anti-Islam, Politisi Belanda Ini Malah Jadi Mualaf

Seorang politisi Belanda yang pernah berkata "Islam adalah dusta" dan "Al-Quran adalah racun" kini telah masuk Islam.

Ahad, 24/02/2019 14:52 0

Close