... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

MAPIM: Para Pemimpin Muslim Harus Beri Perhatian Serius pada Kashmir

Foto: Majlis Perundingan Pertubuhan Islam Malaysia (MAPIM)

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur – Majlis Perundingan Pertubuhan Islam Malaysia (MAPIM) menyampaikan keprihatinan atas ketegangan yang terjadi di Kashmir, juga menyeru para pemimpin muslim untuk memberikan perhatian serius terhadap wilayah sengketa di perbatasan India dan Pakistan.

“MAPIM menyeru para pemimpin muslim untuk memberikan perhatian serius pada situasi tegang di Kashmir saat ini,” kata presiden MAPIM Cikgu Mohd Azmi Abdul Hamid dalam pernyataan tertulis yang diterima Kiblat, Ahad (24/02/2019).

MAPIM, lembaga gabungan organisasi nonpemerintah di Malaysia yang memperjuangkan aspirasi Islam, menyebut serangan yang menewaskan 40 pasukan India di Pulwama, Kashmir telah memicu ketegangan antara India dan Pakistan. Ketegangan yang berkembang dikhawatirkan dapat berkembang menjadi operasi militer penuh yang melibatkan kedua negara.

Pasca serangan di Palwama, India dilaporkan menggelar operasi militer besar-besaran di kamp Hurriyet dan mengerahkan pasukan di wilayah Kashmir yang diduduki India. “Tanda kerusuhan besar berpotensi meledak di wilayah tersebut,” ujar Cikgu Mohd Azmi.

Mohd Azmi menyoroti pengerahan pasukan India di wilayah kontrol Kashmir. Sebanyak 27 desa di sektopr Nowshera, Rajouri telah diminta untuk dikosongkan dalam waktu singkat. Dia juga mengutip pandangan seorang analis di Srinagar yang mengisyaratkan bahwa India akan memulai perang terhadap Pakistan dalam waktu singkat.

Kashmir telah menjadi lokasi genosida pasukan India sejak pembantaian 1947. MAPIM menyeru aksi nyata untuk menghentikan penindasan yang berkelanjutan di Kashmir.

BACA JUGA  MUI: Bangsa Indonesia Berduka Atas Meninggalnya BJ Habibie

Selain itu Kashmir juga memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri. “Kami memanggil komunitas internasional untuk mengatasi krisis dalam kerangka kerja internasional yang disepakati,” kata Mohd Azmi.

Semua operasi militer, lanjut Mohd Azmi, harus diganti dengan pasukan penjaga perdamaian PBB yang diberi mandat untuk menjadi otoritas sementara. Pasukan perdamaian itu berfungsi untuk mengawasi plebisit dalam rangka menentukan pilihan rakyat Kashmir.

“Para pemimpin muslim harus mengadakan pertemuan darurat untuk menemukan perlindungan bagi Kashmir yang lemah,” tandasnya.

Reporter: Imam S.
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Pelanggaran Militer Suriah di Pedesaan Idlib Masuki Hari ke-12, Dunia Diam

Ini merupakan pesawat tempur rezim pertama yang kembali beroperasi setelah sebulan tak terlihat jet tempur di langit Idlib.

Senin, 25/02/2019 10:24 1

Afghanistan

Penentuan Tanggal Penarikan Pasukan AS Jadi Fokus Negosiasi Kelima Taliban-AS

Kedua pihak dijadwalkan membahas pengaturan jadwal penarikan pasukan AS dari Afghanistan

Senin, 25/02/2019 09:24 0

Suriah

Tentara AS Akan Tetap Duduki Tiga Wilayah Suriah Ini

Trump mengumumkan mempertahankan 400 pasukan di Suriah setelah penarikan pasukan AS, setengah dari mereka dari pangkalan Tanf.

Senin, 25/02/2019 08:19 0

Asia

Suasana Perang Selimuti Kashmir, Ratusan Pemimpin Islam Ditangkap

sebagian besar yang ditangkap terkait dengan "kelompok agama fundamentalis.

Senin, 25/02/2019 07:35 0

Amerika

Ratusan Karyawan Microsoft Tolak HoloLens Digunakan untuk Perang Militer AS

"Kami adalah koalisi global pekerja Microsoft, dan kami menolak untuk menciptakan teknologi untuk perang dan penindasan"

Ahad, 24/02/2019 18:31 0

Malaysia

MAPIM Kutuk Sikap Putera Mahkota Bin Salman Soal Uighur

"MAPIM dengan tegas mengutuk dan kesal (terhadap) sikap Saudi yang dinyatakan oleh putera Salman mengenai sokongan terhadap China yang menindas etnis Uighur"

Ahad, 24/02/2019 16:43 0

Belanda

Tulis Buku Anti-Islam, Politisi Belanda Ini Malah Jadi Mualaf

Seorang politisi Belanda yang pernah berkata "Islam adalah dusta" dan "Al-Quran adalah racun" kini telah masuk Islam.

Ahad, 24/02/2019 14:52 0

India

Penangkapan Pejuang Kashmir oleh India Picu Protes Warga

Lebih dari 150 pejuang Kashmir ditahan dalam operasi penangkapan oleh polisi pada Sabtu (23/02/2019).

Ahad, 24/02/2019 11:49 0

Arab Saudi

Bahasa Cina Bakal Dimasukkan dalam Kurikulum Pendidikan Saudi

"Rencana ini bertujuan untuk memperkuat persahabatan dan kerja sama antara Kerajaan Arab Saudi dan pemerintah Cina," demikian menurut laporan Badan Pers Saudi (SPA).

Ahad, 24/02/2019 10:50 0

Pakistan

PM Pakistan Bantah Wilayahnya Dijadikan Basis Kelompok Teror

Perdana Menteri Imran Khan merilis pernyataannya itu untuk merespon opini yang berkembang menyusul serangan 14 Februari lalu di kota Pulwama.

Ahad, 24/02/2019 09:23 0

Close