... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

PM Pakistan Bantah Wilayahnya Dijadikan Basis Kelompok Teror

Foto: Perdana Menteri Pakistan Imran Khan

KIBLAT.NET, Islamabad – Setelah sibuk mengalihkan tudingan yang diarahkan ke negaranya terkait serangan di Kashmir pekan lalu yang menewaskan puluhan tentara India, Perdana Menteri Pakistan kembali membuat pernyataan untuk menyangkal tudingan bahwa negaranya menjadi rumah kelompok-kelompok teroris.

Di pihak lain, Barat belum bisa percaya dengan pernyataan PM Pakistan ini yang dianggap cukup mengagetkan, bahkan mengaitkan dan menudingnya mirip dengan klaim Taliban yang menyatakan tidak akan mengijinkan wilayah Afghan untuk dijadikan basis penyerangan ke negara lain.

Perdana Menteri Imran Khan merilis pernyataannya itu untuk merespon opini yang berkembang menyusul serangan 14 Februari lalu di kota Pulwama. Kelompok Jaish-e-Mohammad menyatakan bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan lebih dari 40 tentara India tersebut. Barat menuding kelompok Islamis ini didukung oleh negara dan militer Pakistan.

“Kami percaya bahwa kami berkepentingan agar wilayah kami tidak digunakan untuk merencanakan dan melancarkan serangan ke negara-negara lain, demikian juga kami tidak ingin pihak asing manapun datang dan melakukan serangan di sini. Kami menginginkan stabilitas,” kata Khan.

“Jika ada seseorang yang menggunakan wilayah Pakistan untuk melancarkan serangan teror ke negara lain atau ke mana saja, itu sama artinya dengan memusuhi kami. Ini bertentangan dengan kepentingan kami.”

Khan lalu menuntut pemerintah India memberikan bukti-bukti keterlibatan Pakistan dalam insiden serangan, dan menawarkan untuk melakukan sebuah investigasi bersama. Sebelumnya, pemerintah Pakistan juga pernah menawarkan sesuatu yang sama menyusul serangan teroris berskala besar yang menewaskan lebih dari 160 orang di Mumbai tahun 2008. Di waktu yang sama, Pakistan menolak mengambil tindakan terhadap Lashkar-eTaiba yang diduga berada dibalik serangan Mumbai tersebut.

Sementara itu, Islamabad dilaporkan tengah melakukan persiapan-persiapan terutama di wilayah perbatasan untuk menghadapi kemungkinan perang terbuka dengan India sebagai buntut insiden serangan bom di Pulwama pada hari Kamis pekan lalu.

Laporan ini berasal dari Times of India edisi Jumat (22/02) hari ini yang mengaku telah memperoleh dokumen resmi dari pihak berwenang. Pertama, dokumen yang dikeluarkan militer Pakistan di Baluchistan; dan kedua, sebuah pemberitahuan yang dikirim ke pihak berwenang di wilayah Kashmir (PoK) yang dikuasai Pakistan.

Sejumlah seruan telah diumumkan ke warga sipil, termasuk himbauan mengambil rute yang aman selama bepergian, pembuatan bunker di rumah-rumah penduduk, dan mengurangi pencahayaan yang tidak perlu di malam hari.

Sumber: The Long War Journal
Penerjemah: Yasin Muslim
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Dosen Australian National University: Partai Politik Picu Media di Indonesia Menjadi Partisan

Sebab, pemilik partai di Indonesia juga menjadi pemilik media.

Sabtu, 23/02/2019 21:15 0

Manhaj

‘La Ilaha Illallah’, Ideologi Kebangkitan Islam

Prinsip dari kebangkitan Islam adalah kalimat ‘La Ilaha Illallah’, yaitu bersih dari semua kesyirikan dan hanya menghambakan diri kepada Allah.

Sabtu, 23/02/2019 19:18 2

Indonesia

Terkait Kekerasan dan Intimidasi Jurnalis, Begini Klarifikasi Ketua Panitia Munajat 212

Ketua Panitia Munajat 212 juga berharap proses hukum dilakukan secara adil.

Sabtu, 23/02/2019 18:04 0

Indonesia

Bagi-bagi Uang dan Sembako, Ketua DPR: Kampanye Zaman Old!

Meskipun sudah ada aturan hukumnya, namun praktek bagi-bagi uang dan sembako masih kerap kita temukan.

Sabtu, 23/02/2019 16:27 1

Indonesia

Soroti Problematika Generasi Milenial Muslim, PRIMA DMI: Pemuda Sekarang Enggan ke Masjid

Bagaimana peradaban akan maju ketika pemuda enggan ke masjid.

Sabtu, 23/02/2019 15:24 0

Indonesia

Oligarki Media Timbulkan Efek Buruk Bagi Kualitas Informasi

Dia menjelaskan dalam konteks oligarki media akan menimbulkan efek buruk bagi kualitas informasi yang ada.

Sabtu, 23/02/2019 15:03 0

Indonesia

Ekonom UI Sebut Infrastruktur Indonesia Berantakan

"Bicara infrastruktur kita saja berantakan"

Sabtu, 23/02/2019 14:49 0

Indonesia

Oligarki Media Menjadi Permasalahan yang Kompleks di Indonesia

Oligarki itu mengekang kebebasan pers untuk menciptakan karya yang benar-benar menghasilkan produk jurnalistik.

Sabtu, 23/02/2019 13:15 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Menyingkap Kebingungan Arah Pendidikan – Ust. Dr. M. Faqihuddin, M.M.

KIBLAT.NET- Manusia diciptakan dari saripati tanah. Diciptakan dengan kelemahan, agar manusia memahami kelemahannya dan hanya...

Sabtu, 23/02/2019 12:14 0

Indonesia

Saling Sindir PDIP dan Gerindra Soal Kekalahan Politik Ketum Partai

Baik ketum PDIP ataupun Gerindra sama-sama pernah gagal dalam perhelatan Pilpres.

Sabtu, 23/02/2019 08:01 1

Close