... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Minta Kejelasan Nasib Keluarga yang Ditahan Cina, Diaspora Uighur di Turki Gelar Aksi

Foto: aksi damai diaspora uighur di Turki

KIBLAT.NET, Istanbul – Ribuan diaspora Uighur yang tergabung dalam Dogu Turkistan Sivil Toplum Kuruşlar Birligi (Persatuan Seluruh Organisasi Masyarakat dan Yayasan Serta Lembaga Uighur Turki) menggelar aksi di Bayazit Square, Istanbul.

Unjuk rasa yang digelar pada Sabtu (23/02/2019) ini sebagai respon atas adanya kabar kematian seorang musisi terkenal Uighur, Heyit yang nyanyiannya menjadi simbol perjuangan Uighur dalam melawan penjajahan Cina dan kezhaliman mereka di Xinjiang.

Pasalnya, setelah Menlu Turki angkat bicara dan diamini media media Turki soal kematian Heyit, China tiba tiba mengejutkan semua pihak dengan video baru ucapan Abdurehim Heyit yang ternyata masih hidup tanggal 10 Feb 2019 lalu. Maka, peserta aksi menuntut informasi bagaimana keadaan keluarga mereka yang ditahan pemerintah Cina.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Persatuan Semua Wakaf dan Organisasi Uighur di Turki, Hedayatullah Oguzhan menegaskan bahwa jika Cina merasa kamp penyiksaan tidak ada, maka nasib keluarga diaspora Uighur harus diperjelas.

“Hai Cina, jika kalian mengatakan bahwa kamp penyiksaan itu tidak ada dan kalian tidak pernah melakukan penyiksaan. Atau kalian mengaku bahwa kalian hanya memberikan edukasi budaya kepada Uighur dan etnis Turki lainnya di Xinjiang, maka buktikanlah dan tunjukkan bagaimana kondisi anggota anggota keluarga kami lainnya sebagaimana kalian perbuat terhadap musisi Abdurehim Heyit,” katanya saat melakukan orasi.

Ia mengkritik Cina yang beperapa saat ini mengundang tokoh atau aktivis dan jurnalis ke Cina dan Xinjiang. Namun, tempat-tempatnya sudah dibatasi dan ditentukan oleh Cina. Jadi, kata dia, bukan dibiarkan bebas mencari saksi mata di dalam X injiang.

BACA JUGA  Mereka yang Merugi di Bulan Ramadhan

“Maka kami menuntut Cina untuk membuka pintu negaranya bagi para jurnalis independen dan bukan atas undangan atau acara settingan Cina sebagaimana yang mereka lakukan belakangan ini,” tuturnya.

Terakhir, ia berpesan kepada umat Islam di Turki bahwa penindasan muslim Uighur merupakan ujian bagi ukhuwah islamiyah. Oleh sebab itu, ia berharap kepada umat Islam di Turki dan di seluruh dunia untuk terus melakukan doa yang terbaik bagi muslim Uighur.

Dalam aksi ini, peserta meneriakkan yel-yel “Hidup Turkistan Timur!” dan masing-masing dari mereka nampak mengibarkan bendera dan mengenakan kaos Turkistan Timur. Tak ketinggalan, mereka juga membawa poster yang bertuliskan “Me Too Uyghur”.

Kontributor: Hakan Fatih Saputra
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Manhaj

‘La Ilaha Illallah’, Ideologi Kebangkitan Islam

Prinsip dari kebangkitan Islam adalah kalimat ‘La Ilaha Illallah’, yaitu bersih dari semua kesyirikan dan hanya menghambakan diri kepada Allah.

Sabtu, 23/02/2019 19:18 1

Indonesia

Terkait Kekerasan dan Intimidasi Jurnalis, Begini Klarifikasi Ketua Panitia Munajat 212

Ketua Panitia Munajat 212 juga berharap proses hukum dilakukan secara adil.

Sabtu, 23/02/2019 18:04 0

Indonesia

Bagi-bagi Uang dan Sembako, Ketua DPR: Kampanye Zaman Old!

Meskipun sudah ada aturan hukumnya, namun praktek bagi-bagi uang dan sembako masih kerap kita temukan.

Sabtu, 23/02/2019 16:27 1

Indonesia

Soroti Problematika Generasi Milenial Muslim, PRIMA DMI: Pemuda Sekarang Enggan ke Masjid

Bagaimana peradaban akan maju ketika pemuda enggan ke masjid.

Sabtu, 23/02/2019 15:24 0

Indonesia

Oligarki Media Timbulkan Efek Buruk Bagi Kualitas Informasi

Dia menjelaskan dalam konteks oligarki media akan menimbulkan efek buruk bagi kualitas informasi yang ada.

Sabtu, 23/02/2019 15:03 0

Indonesia

Ekonom UI Sebut Infrastruktur Indonesia Berantakan

"Bicara infrastruktur kita saja berantakan"

Sabtu, 23/02/2019 14:49 0

Indonesia

Oligarki Media Menjadi Permasalahan yang Kompleks di Indonesia

Oligarki itu mengekang kebebasan pers untuk menciptakan karya yang benar-benar menghasilkan produk jurnalistik.

Sabtu, 23/02/2019 13:15 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Menyingkap Kebingungan Arah Pendidikan – Ust. Dr. M. Faqihuddin, M.M.

KIBLAT.NET- Manusia diciptakan dari saripati tanah. Diciptakan dengan kelemahan, agar manusia memahami kelemahannya dan hanya...

Sabtu, 23/02/2019 12:14 0

Indonesia

Saling Sindir PDIP dan Gerindra Soal Kekalahan Politik Ketum Partai

Baik ketum PDIP ataupun Gerindra sama-sama pernah gagal dalam perhelatan Pilpres.

Sabtu, 23/02/2019 08:01 1

Indonesia

Bawaslu Rekomendasikan Pengurangan Jumlah Pendukung di Debat Pilpres Selanjutnya

Banyaknya pendukung dinilai mengganggu jalannya debat capres.

Sabtu, 23/02/2019 07:48 0

Close