... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

ICW: Calon Pejabat Publik Harus Berikan Info Lengkap Soal Riwayat Hidup

Foto: Divisi Korupsi Politik ICW, Almas Sjafrina (Jundii/kiblat)

KIBLAT.NET, Jakarta – Indonesia Coruption Watch (ICW) menilai bahwa calon pejabat publik yang tidak mengisi secara benar, lengkap, dan jujur form riwayat hidup yang disediakan KPU adalah bentuk pelecehan terhadap publik. Sebab, publik berhak mendapat informasi yang benar dari para calon wakil rakyat.

“Daftar Riwayat hidup itu hanya diisi untuk memenuhi persyaratan administratif KPU. Seperti ini kan melecehkan publik juga, sehingga publik tidak diberikan informasi yang baik, lengkap, komplit untuk mengenali calon wakil rakyat, Capres-Cawapres mereka,” ujar Divisi Korupsi Politik ICW, Almas Sjafrina di kantornya, Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (21/02/2019).

KPU meminta calon presiden, calon wakil presiden, maupun calon legislatif untuk mengisi daftar riwayat hidup, dan data yang sudah diisi itu, akan ditayangkan di website KPU.

Di dalam riwayat hidup itu, calon pejabat publik diminta mengisi salah satunya adalah form riwayat pekerjaan. Almas mengungkapkan seharusnya calon pejabat publik mengisi secara lengkap dan jelas pekerjaan apa saja baik yang pernah dan yang masih dikerjakannya.

“Seharusnya mengisi secara lengkap dan jelas pekerjaan dia, tidak hanya yang menyangkut politik, tapi juga pekerjaan lain seperti memiliki jabatan atau bahkan memiliki perusahaan,” ujarnya.

Menurut Almas, pengisian daftar pekerjaan secara lengkap akan membantu masyarakat menilai relasi calon pejabat publik. Mungkin ini hal yang sederhana, tapi jika dilakukan secara jelas dan jujur, ini akan membuat calon penyelenggara negara ini lebih transparan kepada publik.

BACA JUGA  JIB: Pemuda Harus Meneladani M Natsir

Reporter: Muhammad Jundi
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

India

Militer Pakistan Lakukan Persiapan untuk Antisipasi Perang dengan India

Pakistan mulai melakukan persiapan perang di perbatasan di tengah kekhawatiran pembalasan dari India setelah serangan bom di Pulwama.

Jum'at, 22/02/2019 13:32 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Ini Ajaran Mujahid tentang Syahwat Kekuasaan

KIBLAT.NET – Pengajian ini masih bertema “Jihad dan Kekuasaan”. Anda yang belum mengikuti dapat beralih ke...

Jum'at, 22/02/2019 11:38 0

Palestina

Ratusan Warga Palestina Gelar Aksi Protes Penutupan Salah Satu Pintu ke Al-Aqsha

Seruan itu mengajak seluruh warga Palestina menuju ke Masjidil Aqsha dan menggelar ibadah di depan pintu tersebut.

Jum'at, 22/02/2019 10:35 0

Amerika

AS Putuskan Tak Tarik Seluruh Pasukan dari Suriah

"Satu kelompok penjaga perdamaian kecil yang terdiri dari sekitar 200 akan tetap di Suriah untuk sementara waktu," kata juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, dalam sebuah pernyataan singkat pada Kamis (21/02).

Jum'at, 22/02/2019 09:24 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Tiga Wasiat Al-Quran Ketika Kaum Muslimin Lemah

Khutbah Jumat: Tiga Wasiat Al-Quran Ketika Kaum Muslimin Lemah

Jum'at, 22/02/2019 08:45 0

Asia

Waspada Serangan Militer India, Warga Kashmir-Pakistan Perbaiki Bunker

"Hanya Allah yang melindungi kami dari gempuran. Tetapi jika perang terjadi lagi, kami dapat berlindung di bunker. Kami tidak takut, kami sudah biasa menghadapi bom India di masa lalu," katanya kepada AFP.

Jum'at, 22/02/2019 08:33 0

Suriah

Pemerintah Darurat Idlib Rekonstruksi Jaringan Listrik

“Tim tengah berupaya memperbaiki jaringan listrik tegangan tinggi,” kata LUPL.

Jum'at, 22/02/2019 07:30 0

Afghanistan

Jenderal AS Sebut ISIS Ancaman Besar di Afghanistan, Taliban Anggap Propaganda

Melebih-lebihkan ancaman para kriminal ISIS dan memanfaatkan isu tersebut untuk propaganda media dengan tujuan memperpanjang invasi AS di Afghanistan memang merupakan tugas para jenderal Amerika.

Kamis, 21/02/2019 16:21 0

Turki

Turki Memilih antara Rudal Patriot AS dan S-400 Rusia

Turki mengatakan perlu pertahanan alternatif untuk menghadapi ancaman regional. Turki akan menasionalisasi sistem Rusia dengan mendesain ulang perangkat lunaknya.

Kamis, 21/02/2019 13:31 0

Timur Tengah

Aksi Damai Peringatan 8 Tahun Arab Spring di Maroko Ditanggapi Represif

Demonstrasi diadakan pada hari Rabu 20 Februari, menandai delapan tahun kelahiran gerakan protes Musim Semi Arab Maroko yang membangkitkan semangat perjuangan di kerajaan Afrika Utara ini.

Kamis, 21/02/2019 12:40 0

Close