... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dosen Australian National University: Partai Politik Picu Media di Indonesia Menjadi Partisan

Foto: Pengajar senior di School of Culture, History and Language, Australian National University Ross Tapsell (sumber: kumparan)

KIBLAT. NET, Jakarta – Pengajar senior di School of Culture, History and Language, Australian National University (ANU) Ross Tapsell mengatakan adanya oligarki media di Indonesia dipicu karena banyaknya partai politik. Sebab, pemilik partai di Indonesia juga menjadi pemilik media.

“Persoalan media Indonesia sangat penting untuk kita pelajari, sebab sistem politik di sini ada banyak partai dan siapapun bisa menjadi presiden. Berbeda dengan demokrasi negara lain yang hanya memiliki dua partai politik,” katanya kepada Kiblat.net usai acara dialog Oligarki Media, Sayonara Demokrasi Kita ? di Gedung Yayasan Lembaga Hukum Indonesia di Jakarta Pusat, Jumat, (22/02/2019).

Dia menjelaskan pengaruh media semakin besar setelah memasuki era digital. Masalahnya ketika pemilik media sekaligus pemilik partai ini turun dalam kontestasi pemilihan presiden maka akhirnya media menjadi partisan.

“Sehingga ada masalah dalam kebebasan pers di pemberitaannya, mengakibatkan wartawan tidak bisa menulis pemberitaan secara keseluruhan,” ujarnya.

Ia melanjutkan dalam kondisi demikian, hadirnya media online yang bebas dari pengaruh politik dapat menjadi penyeimbang pemberitaan media besar.

“Tetapi persoalannya untuk masa depan bagaimana agar terciptanya jurnalis yang kuat, independen, investigatif dan sistem keuangan media yang baik. Keuangan yang baik termasuk kesejahteraan wartawan, agar tidak mudah dipengaruhi uang dalam tugas jurnalisnya,” tuturnya.

Ia juga menilai orang Indonesia saat ini justru lebih percaya kepada informasi dari media sosial. Penyebabnya lantaran mereka menilai media mainstream ini sudah menjadi partisan dan penuh dengan bias.

BACA JUGA  Status Tingkat Aktivitas Gunung Tangkuban Parahu Menjadi Level I

Menrurutnya, bukunya yang berjudul “Media Power in Indonesia: Oligarchs, Citizens and the Digital Revolution” merupakan hasil risetnya sejak 2009 hingga saat ini, tentang kepemilikan media dan kebebasan pers. Ross menilai ada perubahan dukungan politik yang begitu cepat di Indonesia.

“Sebagai contoh ialah pemilik MNC Group dan partai Perindo, Harry Tanoe yang sebelumnya mendukung Prabowo kemudian beralih ke Jokowi. Saya kira itu hal biasa di sini, sebab media mainstream di sini pasti mendekat ke pemerintah,” ujarnya.

Reporter : Hafidz Syarif
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Minta Kejelasan Nasib Keluarga yang Ditahan Cina, Diaspora Uighur di Turki Gelar Aksi

Diaspora Uighur di Turki Gelar Aksi menuntut informasi bagaimana keadaan keluarga mereka yang ditahan pemerintah Cina.

Sabtu, 23/02/2019 20:49 0

Manhaj

‘La Ilaha Illallah’, Ideologi Kebangkitan Islam

Prinsip dari kebangkitan Islam adalah kalimat ‘La Ilaha Illallah’, yaitu bersih dari semua kesyirikan dan hanya menghambakan diri kepada Allah.

Sabtu, 23/02/2019 19:18 2

Video Kajian

Khutbah Jumat: Menyingkap Kebingungan Arah Pendidikan – Ust. Dr. M. Faqihuddin, M.M.

KIBLAT.NET- Manusia diciptakan dari saripati tanah. Diciptakan dengan kelemahan, agar manusia memahami kelemahannya dan hanya...

Sabtu, 23/02/2019 12:14 0

Afrika

Prancis Klaim Lumpuhkan Komandan Tinggi JNIM Yahya Abu Hamam

Helikopter dan drone jenis (Riber) segera dikerahkan untuk melacak dan memblokir jalan

Sabtu, 23/02/2019 08:46 0

India

Militer Pakistan Lakukan Persiapan untuk Antisipasi Perang dengan India

Pakistan mulai melakukan persiapan perang di perbatasan di tengah kekhawatiran pembalasan dari India setelah serangan bom di Pulwama.

Jum'at, 22/02/2019 13:32 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Ini Ajaran Mujahid tentang Syahwat Kekuasaan

KIBLAT.NET – Pengajian ini masih bertema “Jihad dan Kekuasaan”. Anda yang belum mengikuti dapat beralih ke...

Jum'at, 22/02/2019 11:38 0

Palestina

Ratusan Warga Palestina Gelar Aksi Protes Penutupan Salah Satu Pintu ke Al-Aqsha

Seruan itu mengajak seluruh warga Palestina menuju ke Masjidil Aqsha dan menggelar ibadah di depan pintu tersebut.

Jum'at, 22/02/2019 10:35 0

Amerika

AS Putuskan Tak Tarik Seluruh Pasukan dari Suriah

"Satu kelompok penjaga perdamaian kecil yang terdiri dari sekitar 200 akan tetap di Suriah untuk sementara waktu," kata juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, dalam sebuah pernyataan singkat pada Kamis (21/02).

Jum'at, 22/02/2019 09:24 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Tiga Wasiat Al-Quran Ketika Kaum Muslimin Lemah

Khutbah Jumat: Tiga Wasiat Al-Quran Ketika Kaum Muslimin Lemah

Jum'at, 22/02/2019 08:45 0

Asia

Waspada Serangan Militer India, Warga Kashmir-Pakistan Perbaiki Bunker

"Hanya Allah yang melindungi kami dari gempuran. Tetapi jika perang terjadi lagi, kami dapat berlindung di bunker. Kami tidak takut, kami sudah biasa menghadapi bom India di masa lalu," katanya kepada AFP.

Jum'at, 22/02/2019 08:33 0

Close