... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Komnas Perempuan Sebut Aturan Berbusana Dalam Perda Syariah Diskriminatif

Foto: Komisioner Komnas Perempuan Sri Nurherwati

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisi Nasional Perlindungan Perempuan menuding bahwa Peraturan Daerah (Perda) Syariah mengandung diskriminasi terhadap perempuan. Hal ini dikarenakan perda syariah turut mengatur busana para wanita agar menggunakan pakaian yang tertutup.

Seperti yang diketahui, perda syariah merupakan peraturan daerah yang mencatut ketentuan agama untuk dijadikan regulasi. Komisioner Komnas Perempuan Sri Nurherwati mengklaim, perda yang mengatur busana bukan didasarkan pada agama, melainkan didasarkan pada maraknya perkosaan yang terjadi.

“Perda yang terkait mengatur berbusana itu didasarkan pada maraknya perkosaan. Nah maraknya perkosaan dianggap sebagai kesalahan perempuan, karena berbaju mini, berbusana macam-macam. Nah itu kan sebenarnya bagian dari menyalahkan korban. Itu yang kita anggap sebagai diskriminatif,”ujar Nur kepada kiblat.net pada Jumat sore (22/02/2018).

Ia juga menyebut bahwa perilaku perkosaan bukan berasal dari pakaian korban melainkan dari pemikiran pelaku. Nur mengatakan, pengaturan soal busana bukanlah solusi atas maraknya kekerasan seksual.

“Kalau membuat perkosaan menjadi akar persoalan, ya (saya setuju). Tetapi kalau kemudian kebijakannya mengatur soal busana, maka tidak bisa menjawab untuk mengurangi kekerasan seksual,”kata Nur.

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

India

Militer Pakistan Lakukan Persiapan untuk Antisipasi Perang dengan India

Pakistan mulai melakukan persiapan perang di perbatasan di tengah kekhawatiran pembalasan dari India setelah serangan bom di Pulwama.

Jum'at, 22/02/2019 13:32 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Ini Ajaran Mujahid tentang Syahwat Kekuasaan

KIBLAT.NET – Pengajian ini masih bertema “Jihad dan Kekuasaan”. Anda yang belum mengikuti dapat beralih ke...

Jum'at, 22/02/2019 11:38 0

Palestina

Ratusan Warga Palestina Gelar Aksi Protes Penutupan Salah Satu Pintu ke Al-Aqsha

Seruan itu mengajak seluruh warga Palestina menuju ke Masjidil Aqsha dan menggelar ibadah di depan pintu tersebut.

Jum'at, 22/02/2019 10:35 0

Amerika

AS Putuskan Tak Tarik Seluruh Pasukan dari Suriah

"Satu kelompok penjaga perdamaian kecil yang terdiri dari sekitar 200 akan tetap di Suriah untuk sementara waktu," kata juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, dalam sebuah pernyataan singkat pada Kamis (21/02).

Jum'at, 22/02/2019 09:24 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Tiga Wasiat Al-Quran Ketika Kaum Muslimin Lemah

Khutbah Jumat: Tiga Wasiat Al-Quran Ketika Kaum Muslimin Lemah

Jum'at, 22/02/2019 08:45 0

Asia

Waspada Serangan Militer India, Warga Kashmir-Pakistan Perbaiki Bunker

"Hanya Allah yang melindungi kami dari gempuran. Tetapi jika perang terjadi lagi, kami dapat berlindung di bunker. Kami tidak takut, kami sudah biasa menghadapi bom India di masa lalu," katanya kepada AFP.

Jum'at, 22/02/2019 08:33 0

Suriah

Pemerintah Darurat Idlib Rekonstruksi Jaringan Listrik

“Tim tengah berupaya memperbaiki jaringan listrik tegangan tinggi,” kata LUPL.

Jum'at, 22/02/2019 07:30 0

Afghanistan

Jenderal AS Sebut ISIS Ancaman Besar di Afghanistan, Taliban Anggap Propaganda

Melebih-lebihkan ancaman para kriminal ISIS dan memanfaatkan isu tersebut untuk propaganda media dengan tujuan memperpanjang invasi AS di Afghanistan memang merupakan tugas para jenderal Amerika.

Kamis, 21/02/2019 16:21 0

Turki

Turki Memilih antara Rudal Patriot AS dan S-400 Rusia

Turki mengatakan perlu pertahanan alternatif untuk menghadapi ancaman regional. Turki akan menasionalisasi sistem Rusia dengan mendesain ulang perangkat lunaknya.

Kamis, 21/02/2019 13:31 0

Timur Tengah

Aksi Damai Peringatan 8 Tahun Arab Spring di Maroko Ditanggapi Represif

Demonstrasi diadakan pada hari Rabu 20 Februari, menandai delapan tahun kelahiran gerakan protes Musim Semi Arab Maroko yang membangkitkan semangat perjuangan di kerajaan Afrika Utara ini.

Kamis, 21/02/2019 12:40 0

Close