... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Fadli Zon Jawab Jokowi yang Minta Ukur Sendiri Jalan Desa 191.000 Km

Foto: Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon menanggapi pernyataan presiden Joko Widodo terkait pembangunan 191.000 km jalan desa dalam empat tahun pemerintahannya. Fadli menyebut, pernyataan tersebut sangatlah tidak pantas keluar dari mulut seorang presiden ataupun calon presiden.

“Itu pernyataan yang ngasal, ngawur. Kalau presiden dibolehkan untuk berbohong atau mengambil data yang tidak akurat, saya kira, ya rusak negeri ini. Padahal gak bisa seenaknya gitu. Itu kan cara berfikir seenaknya,” kata Fadli saat ditemui di gedung DPR RI pada Kamis (21/02/2019).

Fadli mengatakan, harusnya Jokowi menjelaskan lebih lanjut kepada masyarakat terkait 191.000 km jalan desa tersebut dengan lebih rinci. Baik dari hitungannya maupun cara menghitungnya.

“Presiden macam apa begitu, kok suruh ngukur sendiri. Jadi kaya amatiran dan main-main gitu lho. Indonesia ini dengan 265 juta penduduk, gak bisa dipimpin oleh pemimpin yang main-main dan asal,” ujar Fadli.

Sebelumnya, dalam acara pengarahan penyelenggara desa di Ancol, Jakarta pada Rabu (21/02/2019), presiden Jokowi meminta kepada pihak yang meragukan pembangunan 191.000 km jalan desa dalam empat tahun pemerintahannya untuk mengukur sendiri.

“Kalau ada yang menyangsikan (pembangunan) 191.000 kilometer (jalan desa) dibilang tidak mungkin, ya silakan ukur sendiri,” ujar Jokowi.

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

India

Militer Pakistan Lakukan Persiapan untuk Antisipasi Perang dengan India

Pakistan mulai melakukan persiapan perang di perbatasan di tengah kekhawatiran pembalasan dari India setelah serangan bom di Pulwama.

Jum'at, 22/02/2019 13:32 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Ini Ajaran Mujahid tentang Syahwat Kekuasaan

KIBLAT.NET – Pengajian ini masih bertema “Jihad dan Kekuasaan”. Anda yang belum mengikuti dapat beralih ke...

Jum'at, 22/02/2019 11:38 0

Palestina

Ratusan Warga Palestina Gelar Aksi Protes Penutupan Salah Satu Pintu ke Al-Aqsha

Seruan itu mengajak seluruh warga Palestina menuju ke Masjidil Aqsha dan menggelar ibadah di depan pintu tersebut.

Jum'at, 22/02/2019 10:35 0

Amerika

AS Putuskan Tak Tarik Seluruh Pasukan dari Suriah

"Satu kelompok penjaga perdamaian kecil yang terdiri dari sekitar 200 akan tetap di Suriah untuk sementara waktu," kata juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, dalam sebuah pernyataan singkat pada Kamis (21/02).

Jum'at, 22/02/2019 09:24 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Tiga Wasiat Al-Quran Ketika Kaum Muslimin Lemah

Khutbah Jumat: Tiga Wasiat Al-Quran Ketika Kaum Muslimin Lemah

Jum'at, 22/02/2019 08:45 0

Asia

Waspada Serangan Militer India, Warga Kashmir-Pakistan Perbaiki Bunker

"Hanya Allah yang melindungi kami dari gempuran. Tetapi jika perang terjadi lagi, kami dapat berlindung di bunker. Kami tidak takut, kami sudah biasa menghadapi bom India di masa lalu," katanya kepada AFP.

Jum'at, 22/02/2019 08:33 0

Suriah

Pemerintah Darurat Idlib Rekonstruksi Jaringan Listrik

“Tim tengah berupaya memperbaiki jaringan listrik tegangan tinggi,” kata LUPL.

Jum'at, 22/02/2019 07:30 0

Afghanistan

Jenderal AS Sebut ISIS Ancaman Besar di Afghanistan, Taliban Anggap Propaganda

Melebih-lebihkan ancaman para kriminal ISIS dan memanfaatkan isu tersebut untuk propaganda media dengan tujuan memperpanjang invasi AS di Afghanistan memang merupakan tugas para jenderal Amerika.

Kamis, 21/02/2019 16:21 0

Turki

Turki Memilih antara Rudal Patriot AS dan S-400 Rusia

Turki mengatakan perlu pertahanan alternatif untuk menghadapi ancaman regional. Turki akan menasionalisasi sistem Rusia dengan mendesain ulang perangkat lunaknya.

Kamis, 21/02/2019 13:31 0

Timur Tengah

Aksi Damai Peringatan 8 Tahun Arab Spring di Maroko Ditanggapi Represif

Demonstrasi diadakan pada hari Rabu 20 Februari, menandai delapan tahun kelahiran gerakan protes Musim Semi Arab Maroko yang membangkitkan semangat perjuangan di kerajaan Afrika Utara ini.

Kamis, 21/02/2019 12:40 0

Close