... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

HRW: 36 Muslim India Tewas Akibat Kasus Kekerasan Penyembelihan Sapi

Foto: Sapi dipuja dan disembah oleh pengikut Hindu India

KIBLAT.NET, New Delhi – Lembaga pemantau kemanusiaan internasional, Human Right Watch (HRW), Rabu (20/02), mengatakan bahwa sedikitnya 44 orang tewas di India dalam tiga tahun terakhir dalam kekerasan kasus penyembelihan sapi. Pengikut Hindu India mengangap sapi hewan suci yang tidak boleh disembelih.

HRW menjelaskan, sedikitnya 36 dari korban tersebut warga minoritas muslim. Sementara korban luka-luka sebanyak 280 orang. Para korban itu jatuh dalam aksi kekerasan yang dilakukan pengikut ekstremis Hindu dengan dalih melindungi Dewa Sapi.

Lembaga tersebut pun meminta pemerintah India untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencegah insiden serupa di negara itu.

Orang-orang Hindu India melarang menjual dan makan daging sapi. Hewan tersebut dianggap jelmaan dari dewa.

Mereka membentuk kelompok “Penjaga Sapi”. Kelompok ini merupakan komunitas Hindu yang menggunakan kekerasan untuk “melindungi sapi” di India.

Sementara itu, sebanyak 154 juta muslim (14 persen dari populasi), menjadikannya salah satu negara yang terdapat pengikut muslim terbesar di dunia. Seperti diketahui, bagi muslim, sapi merupakan hewan ternak yang halal dimakan dan dijualbelikan.

Pada 2017, pemerintah New Delhi berusaha untuk memberlakukan larangan total atas penjualan dan pembelian sapi di pasar untuk disembelih, dan kemudian mencabutnya.

Mahkamah Agung India memutuskan pada bulan Juli bahwa kekerasan oleh kelompok-kelompok “perlindungan sapi” tidak dapat diterima, dan negara-negara harus memastikan bahwa insiden semacam itu tidak terjadi.

BACA JUGA  Badai Memicu Banjir di Jepang, 67 Orang Dilaporkan Tewas

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

2 comments on “HRW: 36 Muslim India Tewas Akibat Kasus Kekerasan Penyembelihan Sapi”

  1. Bukankah hindu India itu lebih teroris dibanding Muslim Indonesia yg ‘diduga teroris’??!!!

  2. Gleysyass

    Bukankah mereka(penjaga sapi) lebih kejam dari teroris karena telah membunuh banyak orang muslim? Pantesan aja disana diksih azab sma allah swt dengn badai matahari. Tapi manusianya gk ada sadarnya. Mudah2an terus diksih azab smpai mereka sadar.

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Sempat Diblokir, Akun Komik Gay Kembali Muncul di Instagram

Sebelumnya akun @alPantuni dinyatakan telah diblokir atas permintaan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)

Rabu, 20/02/2019 20:27 0

Indonesia

Koppasandi Minta Umat Islam Jaga Hasil Ijtima Ulama

kesepakatan para ulama atau ijtima'ulama merupakan suatu kesepakatan yang harus dijaga oleh umat Islam

Rabu, 20/02/2019 16:57 0

Kolom

Unta Ibnu Umar dan Konsesi Lahan Bisnis Para Capres

Berharap Jokowi atau Prabowo simsalabim berubah menjadi Umar bin Khattab, tentu akan ditertawakan oleh timses dan orang dekat yang paling tahu siapa sebenarnya mereka.

Rabu, 20/02/2019 16:51 0

Opini

Islamisasi Sains, Perlukah?

Islamisasi Sains muncul untuk menjawab problematika zaman sebagaimana yang telah disebutkan di atas. Sains Islam bukan berarti sains hari ini ditambah Al-Qur’an dan Hadits.

Rabu, 20/02/2019 16:25 0

Indonesia

Fadli Zon: Kami Laporkan Kasus Hoaks Tapi Tidak Diusut

Wakil ketua DPR RI, Fadli Zon menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus ideal dalam menangani kasus hoaks

Rabu, 20/02/2019 15:40 0

Artikel

Pahitnya Kopi dan Kolonialisme di Indonesia

Kopi awalnya dikenal di dunia peradaban Islam. Asal kata kopi, yaitu qahwa, dikenal sebagai minuman yang berasal dari Yaman. Petunjuk tentang keberadaan kopi sudah dikenal dari karya para intelektual Muslim.

Rabu, 20/02/2019 14:21 0

Indonesia

Mahfud MD Menduga Ada Gerakan Ingin Gagalkan Pemilu

Menurut Mahfud, gerakan ini belum besar namun perlu diwaspadai.

Selasa, 19/02/2019 23:03 0

Indonesia

Ma’ruf Amin: Sandiaga Tak Perlu Sungkan Mendebat Kiai

Kiai Ma'ruf mengapresiasi rasa hormat Sandiaga, namun ia menegaskan bahwa berdebat dengan ulama bukan berarti tak menghormati.

Selasa, 19/02/2019 22:18 0

Indonesia

Larangan Kampanye Libatkan Anak Dinilai Persulit Caleg Perempuan

Ketika aturan diberlakukan secara kaku, justru dapat menghambat pendidikan politik bagi perempuan, bahkan keterwakilan perempuan dalam politik.

Selasa, 19/02/2019 21:59 0

Indonesia

Ketua DPR Peringatkan Perang Proxy Narkoba Targetkan Anak dan Remaja

"Selama dua dekade belakangan ini, anak dan remaja Indonesia nyata-nyata menjadi target perang proxy."

Selasa, 19/02/2019 19:50 0

Close