... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Serangan Teror Kembali Landa Pusat Kota Idlib, Belasan Tewas

KIBLAT.NET, Idlib – Pusat kota Idlib yang dikendalikan penuh oleh oposisi Suriah kembali menjadi sasaran serangan bom. Sedikitnya 17 orang tewas dan puluhan luka-luka setelah dua bom meledak di depan kantor Pertahanan Sipil (White Helmets) pada Senin (18/02).

Sejumlah sumber oposisi Suriah menyebutkan bahwa serangan itu bersumber dari bom mobil dan sepeda motor. Sementara kantor berita Orient News mengatakan, dua ledakan itu berasal dari bahan peledak yang diletakkan.

Lembaga pengawas HAM Suriah (SOHR) dan sumber lainnya mengatakan dua bom itu meledak beruntun. Bom pertama diduga berasal dari sebuah mobil. Ketika orang-orang berdatangan untuk menolong para korban, bom kedua yang bersumber dari motor meledak.

SOHR mencatat, sedikitnya 17 tewas dan 51 luka-luka akibat serangan di pusat kota Idlib itu. Para korban terdiri dari pejalan kaki, termasuk wanita, dan petugas White Helmets yang terkena ledakan kedua saat mengevakuasi korban.

Ledakan terjadi di jalan utama di daerah Al-Qashur di pusat Idlib. Selain kantor White Helmets, kantor Dewan Lokal yang merupakan cabang pemerintahan lokal Pemerintah Darurat Idlib juga berada di kawasan tersebut.

Belum diketahui kelompok yang melancarkan serangan teror ini.

Idlib dilanda serangkaian serangan teror beberapa bulan terakhir. Sel tidur ISIS dan rezim Assad diduga di balik aksi teror itu. Tujuannya untuk mengacaukan wilayah yang sudah dibebaskan.

BACA JUGA  Gempuran Rusia Kembali Meningkat di Idlib, Fokus Target Fasilitas Medis

Pengendali Idlib, Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS), terus berupaya menerapkan langkah-langkah keamanan untuk menjaga stabilitas wilayah yang sudah dibebaskan. Serangkaian kampanye keamanan diluncurkan namun belum bisa membersihkan kelompok pengacau.

Sumber: Shaam Network, Orient News
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kalimat dari Buya Hamka yang Melegenda

"Jika diam saat agamamu dihina, gantilah bajumu dengan kain kafan"

Senin, 18/02/2019 21:14 0

Indonesia

Sekjen MIUMI: Memilih Pemimpin Erat Hubungannya dengan Surga dan Neraka

"memilih pemimpin erat hubungannya dengan masuk surga dan neraka"

Senin, 18/02/2019 20:39 0

Indonesia

Pasca Debat Capres, Tagar #JokowiBohongLagi Jadi Trending Topic Twitter

Hal ini menyusul penyataan Capres 01 Joko Widodo pada acara Debat Capres.

Senin, 18/02/2019 17:28 0

Indonesia

Ketua DPR Minta Densus 88 Pulihkan Keamanan Pasca Insiden Penembakan di Papua

Bamsoet juga mendorong TNI dan Polri berkoordinasi dalam tugas bersama untuk melakukan pengamanan dan pembersihan KKB.

Senin, 18/02/2019 16:56 0

Indonesia

Disinggung Soal Ganti Rugi Pembebasan Lahan, Jokowi: Yang Ada Ganti Untung

Jokowi menepis pernyataan Prabowo yang menyinggung soal pembebasan tanah dalam pembangunan infrastruktur.

Senin, 18/02/2019 16:21 0

Indonesia

Hamka dan Penguasa

Hamka mendapat perlakuan yang berbeda dari pemerintahan orde lama dan orde baru.

Senin, 18/02/2019 15:17 1

Fikih

Pro Kontra Qunut Subuh dan Sikap Bijak Para Ulama

Pro kontra qunut masih saja kita temui di tengah masyarakat dan tak jarang menimbulkan friksi di antara jamaah masjid. Seperti apa hukum qunut? Wajib, Sunnah, atau Bid'ah? Simak uraiannya di artikel berikut

Senin, 18/02/2019 14:10 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Laki-Laki & Perempuan Diciptakan Berbeda untuk Kerjasama

KIBLAT.NET- Konsep tolong-menolong dalam rumah tangga muncul karena adanya perbedaan jenis kelamin. Karena laki-laki memiliki...

Senin, 18/02/2019 14:06 0

Indonesia

MIUMI: Tahun Politik, Umat Islam Harus Kembali pada Ideologi Tauhid

"InsyaAllah, dengan izin Allah akan dimenangkan kepentingan politik umat Islam," ungkap UBN di Masjid Raya Iska, Mayang, Sukoharjo pada Ahad (17/02/2019) malam.

Senin, 18/02/2019 13:27 0

Indonesia

Suara Kaum Milenial tentang Buya Hamka

Winda berharap, semoga ke depannya acara serupa diadakan kembali agar milenial tidak buta akan sejarah, dan bisa mengaplikasikan nilai-nilai dari para pelaku sejarah.

Senin, 18/02/2019 12:59 0

Close