... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sekjen MIUMI: Memilih Pemimpin Erat Hubungannya dengan Surga dan Neraka

Foto: Ustadz Bachtiar Nasir saat tabligh akbar MIUMI bertajuk 'Integritas Keislaman dan Kebangsaan' di Halaman Masjid Raya Iska, Mayang, Sukoharjo, Ahad (17-02-2019) malam

KIBLAT.NET, Solo – Sekretaris jenderal Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) mengatakan memilih pemimpin adalah erat kaitannya masuk surga dan neraka. Menurutnya, penyakit terbesar umat Islam Indonesia terkait politik.

“Memilih pemimpin erat hubungannya dengan masuk surga dan neraka, karena ada tujuh golongan yang akan mendapat perlindungan di akhirat kelak, dimana tidak ada perlindungan tidak ada selain dari perlindungan Allah di antaranya adalah pemimpin yang adil,” ungkap UBN saat tabligh akbar MIUMI bertajuk ‘Integritas Keislaman dan Kebangsaan’ di Halaman Masjid Raya Iska, Mayang, Sukoharjo, Ahad (17/02/19) malam.

Menurutnya, tujuan memilih adalah terpilihnya pemimpin yang adil. Karena jelas sangat berbeda antara pemimpin yang hanya sebatas berkuasa, dengan pemimpin yang menegakkan keadilan.

“Yang adil itu yang menempatkan sesuatu pada tempatnya,” terang UBN.

Ketua Alumni Madinah Islamic University se-Indonesia itu menegaskan memilih anggota dewan juga hal yang penting. Karena calon legislatif (caleg) nantinya akan menentukan undang-undang. Sementara, undang-undang tersebut seharusnya berisi tentang perintah dan larangan.

Dengan demikian, jika salah dalam memilih caleg maka tidak menutup kemungkinan caleg tersebut akan membuat undang-undang yang bertentangan dengan perintah Allah. “Misalnya tentang rancangan tentang UU Penghapusan Kerasan Seksual, kok bisa membenarkan kaum homo dan lesbi,” jelasnya.

Dia menilai saat ini umat Islam Indonesia terjangkiti penyakit terbesar terkait politik, yakni banyak umat Islam yang takut pada syariat Islam. Pernyataannya itu merujuk kepada begitu banyaknya orang yang mengatakan politik jangan dicampuradukkan dengan agama, dan jangan membawa-bawa agama dalam ranah politik.

BACA JUGA  Akibat Kebakaran Hutan, Ribuan Warga Kalteng Terjangkit ISPA

“Orang-orang yang seperti itu sebetulnya adalah orang yang takut kalah. Karena dalam demokrasi, yang banyak yang menang,” ujarnya.

“Sekarang umat mana yang banyak? bagaimana supaya umat Islam kalah? Dipisahkan dari politik dan politik yang dipisahkan oleh agama,” tandas UBN.

Reporter: Reno
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Asia

Empat Tentara India Tewas dalam Baku Tembak dengan Pejuang Kashmir

Sementara belum diketahui korban dari pihak gerilyawan.

Senin, 18/02/2019 18:00 0

Fikih

Pro Kontra Qunut Subuh dan Sikap Bijak Para Ulama

Pro kontra qunut masih saja kita temui di tengah masyarakat dan tak jarang menimbulkan friksi di antara jamaah masjid. Seperti apa hukum qunut? Wajib, Sunnah, atau Bid'ah? Simak uraiannya di artikel berikut

Senin, 18/02/2019 14:10 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Laki-Laki & Perempuan Diciptakan Berbeda untuk Kerjasama

KIBLAT.NET- Konsep tolong-menolong dalam rumah tangga muncul karena adanya perbedaan jenis kelamin. Karena laki-laki memiliki...

Senin, 18/02/2019 14:06 0

Arab Saudi

Putra Mahkota Saudi Dikabarkan Akan Beli Manchester United

Surat kabar Inggris The Sun akhir pekan kemarin melaporkan Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman meningkatkan tawaran di bursa New York untuk Manchester United (MU) senilai sekitar $ 4 miliar.

Senin, 18/02/2019 11:09 0

Video News

Dialog Interaktif: Siapa Saracen?

KIBLAT.NET- Beberapa waktu lalu, Kepolisian RI sibuk membongkar apa yang mereka sebut sebagai jaringan “Saracen”....

Senin, 18/02/2019 10:39 0

Timur Tengah

Suriah Belum Disepakati untuk Kembali ke Liga Arab

Dia mengatakan pembicaraan tentang keanggotaan Suriah di liga yang berbasis di Kairo dilakukan di belakang layar.

Senin, 18/02/2019 10:36 0

Video Kajian

Zikir: Kehidupan Bagai Roda

KIBLAT.NET- Kehidupan bagaikan putaran roda, kadang kita berada di bawah dan kadang berada diatas. Bagaimana...

Senin, 18/02/2019 10:04 0

Pakistan

Pakistan Dikabarkan Ajak Taliban Bertemu Muhammad bin Salman

Pemerintah Islamabad menegaskan kepada Taliban pentingnya pertemuan itu. Pakistan juga meminta Taliban mempertimbangkan peran Saudi di masa depan.

Senin, 18/02/2019 09:51 0

Rusia

Rusia: Tak Ada Gencatan Senjata dengan Kelompok Seperti “Jabhah Nusrah”

“Tidak aka nada gencatan senjata antara rezim Suriah dan kelompok-kelompok teroris,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Verchinen, dalam Konferensi Keamanan Internasional di Munich pada Ahad.

Senin, 18/02/2019 08:16 0

Palestina

Lagi, Israel Tahan Dana Pajak Milik Palestina

Israel mengatakan, dana itu ditahan karena Palestina terus menyantuni tahanan di negaranya

Senin, 18/02/2019 07:42 0

Close