... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Polri: Penghinaan Bersifat Pribadi Bukan Ujaran Kebencian

Foto: Brigjen Pol. Agung Makbul

KIBLAT.NET, Jakarta – Kepala Biro Penyusunan dan Penyuluhan Hukum Mabes Polri, Brigen Pol. Agung Makbul menanggapi banyaknya kasus ujaran kebencian yang makin marak menjelang pemilu dan pilpres. Ia menghimbau masyarakat untuk segera melapor kepada pihak berwajib apabila menemukan adanya ujaran kebencian.

Meski begitu, Agung menegaskan bahwa masyarakat harus bisa memahami perbedaan antara ujaran kebencian dengan penghinaan atau perbuatan tidak menyenangkan lainnya. Ia menjelaskan, yang disebut ujaran kebencian apabila menyangkut ras, suku, agama.

“Iya, (perbedaan) pilihan-pilihan itu sifatnya tidak menyangkut kepada ujaran kebencian,”kata Agung saat ditemui di hotel Aryaduta, Jakarta pada Jumat (15/02/2019).

Lebih lanjut, Agung menerangkan, bila yang terjadi adalah penghinaan yang bersifat pribadi atau perbuatan tidak menyenangkan lainnya, maka akan dikenakan pasal 110, atau 310. Sedangkan ujaran kebencian, akan dikenai pasal 28 dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

“Nah seperti itu, jadi harus bisa membedakan mana yang hate speech, mana yang memang itu tindak pidana murni masalah di KUHP,”imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mewanti-wanti akan bahaya hate speech. Agung menyebut, ujaran kebencian dapat berdampak sangat buruk.

“Nah tentunya ini (ujaran kebencian) akan menjadi potensi konflik. Potensi konflik ini, kalau dibiarkan tentunya akan menjadi suatu insiden yang terus-menerus akan dilakukan,”ujarnya.

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Komisi VIII: RUU P-KS Belum Dibahas, Masih Bisa Diubah

KIBLAT.NET- Inilah jawaban, Anggota Komisi VIII DPR-RI, Rahayu Saraswati tentang RUU P-KS saat tim Kiblat...

Sabtu, 16/02/2019 09:28 0

Amerika

Jenderal AS: Terlalu Dini Mengumumkan Menang Atas ISIS

"Tujuannya adalah untuk mengurangi ancaman di wilayah itu," katanya.

Sabtu, 16/02/2019 08:28 0

Video News

Pakar Hukum: Istilah “Kejahatan Seksual” Lebih Tepat untuk RUU P-KS

KIBLAT.NET, Jakarta – Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) menjadi sorotan banyak pihak karena...

Jum'at, 15/02/2019 19:00 0

Eropa

Pakar Jerman Peringatkan Bahaya Smartphone bagi Anak

"Anak-anak berumur sembilan tahun sudah melihat gambar-gambar dan membagikan video porno dari rekan-rekan mereka," kata Julia von Weiler.

Jum'at, 15/02/2019 16:12 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Jujur dalam Keimanan – Ust Muhaimin Adi Nur Rahman

KIBLAT.NET- Jika kita jujur kepada Allah, maka Allah akan menolong kita. Itulah hadits yang pernah...

Jum'at, 15/02/2019 15:32 0

Artikel

[On This Day] 15 Februari 1948, Pembantaian Penduduk Sa’sa’ Palestina Oleh Kelompok Zionis Radikal

Kini Sa’sa’ hanya tinggal cerita, menjadi abadi dalam kenangan, yang tersisa hanyalah puing reruntuhan, pepohonan, serta masjid yang dikonversi menjadi museum oleh Israel.

Jum'at, 15/02/2019 15:06 0

Rusia

Turki, Rusia dan Iran Bahas Penarikan Pasukan AS dan Nasib Idlib

Presiden Rusia Vladimir Putin, salah satu sekutu terdekat rezim Suriah, menjadi tuan rumah KTT yang digelar di resor Laut Hitam Sochi Kamis (14/02/2019).

Jum'at, 15/02/2019 14:38 0

Yaman

Krisis Kemanusiaan di Yaman Masih Menjadi yang Terburuk di Dunia

14,3 juta orang sangat memerlukan bantuan. Di mana sekitar 3,2 juta yang membutuhkan perawatan karena kekurangan gizi akut; termasuk dua juta anak balita, dan lebih dari satu juta wanita hamil dan menyusui.

Jum'at, 15/02/2019 13:32 0

Philipina

Inilah Wilayah Otonomi Bangsamoro Menurut Hasil Resmi KPU Filipina

Di Mindanao, Filipina Selatan, telah terbentuk entitas baru Pemerintah Otonomi Bangsamoro atau BARMM (Bangsamoro Autonomous Region in Muslim Mindanao).

Jum'at, 15/02/2019 10:25 0

Iran

Jaisyul Adl: Penargetan Bus Garda Revolusi Direncanakan Sejak Enam Bulan

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Kamis (14/02), putra-putra Balochistan sukses menargetkan bus perwira Pengawal Revolusi di poros Khash-Zahedan di perbatasan dengan Chan Ali pada 14 Februari.

Jum'at, 15/02/2019 08:44 0

Close