... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Disebut Berat Sebelah dalam Penegakan Hukum, Begini Pembelaan Polri

Foto: Brigjen Pol. Agung Makbul

KIBLAT.NET, Jakarta – Kepala Biro Penyusunan dan Penyuluhan Hukum Mabes Polri, Brigen Pol. Agung Makbul angkat suara soal hukum Indonesia yang dinilai tajam ke bawah tumpul ke atas. Ia mengklaim, Polri bersikap netral sebagai penegak hukum di Indonesia.

Saat ditanya mengenai proses hukum yang dinilai berjalan sangat lambat apabila menyandung kubu pemerintah, Agung berdalih bahwa dalam banyak kasus tersebut, kepolisisan terhambat dalam menemukan alat bukti.

“Sebenarnya bukan berat sebelah, itu kita lagi mencari tentang bukti membuat terangnya suatu tindak pidana atau yang dikenal dengan alat bukti di pasal 184 KUHAP,”terang Agung di hotel Aryaduta, Jakarta pada Jumat (15/02/2019).

Agung juga beralasan, penyerahan bukti kepada kejaksaan haruslah lengkap agar nantinya tidak dikembalikan lagi ke pihak kepolisisan. Demi menghindari hal itu, Agung mengatakan, kasus baru akan dilimpahkan ke kejaksaan usai kepolisian berhasil mengumpulkan bukti.

“Kita tidak bisa langsung menyerahkan tanpa ada bukti, pasti akan di kembalikan lagi oleh Jaksa Penuntut Umum. Pencarian barang bukti kan tidak mudah, sulit ya. Artinya sulit itu harus benar-benar fix supaya kita berkasnya tidak bolak-balik ke kejaksaan,”ujarnya.

Ia pun berani menjamin bahwa Kepolisian pasti akan menindak lanjuti setiap laporan yang ada.

“Juga tidak mungkin kita akan stuck (nyangkut). Percayalah apabila memang sudah lengkap kita akan proses. Kita sudah transparan kok. Udah trasparan, dan sekali lagi tidak main-main terhadap tindak pidana ini,”tandasnya.

BACA JUGA  Soal Pelarangan Cadar, Haris Azhar: Argumentasinya Apa?

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Disebut Berat Sebelah dalam Penegakan Hukum, Begini Pembelaan Polri”

  1. klis

    sudah sangat kentara , dilapangan hukum tajem kebawah, ingat entar lagi udah ganti bos !…

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

DPR Sempat Berwacana Densus 88 Dibubarkan

DPR sempat mempunyai wacana agar Densus 88 dibubarkan

Sabtu, 16/02/2019 11:28 0

Video News

Komisi VIII: RUU P-KS Belum Dibahas, Masih Bisa Diubah

KIBLAT.NET- Inilah jawaban, Anggota Komisi VIII DPR-RI, Rahayu Saraswati tentang RUU P-KS saat tim Kiblat...

Sabtu, 16/02/2019 09:28 0

Amerika

Jenderal AS: Terlalu Dini Mengumumkan Menang Atas ISIS

"Tujuannya adalah untuk mengurangi ancaman di wilayah itu," katanya.

Sabtu, 16/02/2019 08:28 0

Video News

Pakar Hukum: Istilah “Kejahatan Seksual” Lebih Tepat untuk RUU P-KS

KIBLAT.NET, Jakarta – Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) menjadi sorotan banyak pihak karena...

Jum'at, 15/02/2019 19:00 0

Eropa

Pakar Jerman Peringatkan Bahaya Smartphone bagi Anak

"Anak-anak berumur sembilan tahun sudah melihat gambar-gambar dan membagikan video porno dari rekan-rekan mereka," kata Julia von Weiler.

Jum'at, 15/02/2019 16:12 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Jujur dalam Keimanan – Ust Muhaimin Adi Nur Rahman

KIBLAT.NET- Jika kita jujur kepada Allah, maka Allah akan menolong kita. Itulah hadits yang pernah...

Jum'at, 15/02/2019 15:32 0

Artikel

[On This Day] 15 Februari 1948, Pembantaian Penduduk Sa’sa’ Palestina Oleh Kelompok Zionis Radikal

Kini Sa’sa’ hanya tinggal cerita, menjadi abadi dalam kenangan, yang tersisa hanyalah puing reruntuhan, pepohonan, serta masjid yang dikonversi menjadi museum oleh Israel.

Jum'at, 15/02/2019 15:06 0

Rusia

Turki, Rusia dan Iran Bahas Penarikan Pasukan AS dan Nasib Idlib

Presiden Rusia Vladimir Putin, salah satu sekutu terdekat rezim Suriah, menjadi tuan rumah KTT yang digelar di resor Laut Hitam Sochi Kamis (14/02/2019).

Jum'at, 15/02/2019 14:38 0

Yaman

Krisis Kemanusiaan di Yaman Masih Menjadi yang Terburuk di Dunia

14,3 juta orang sangat memerlukan bantuan. Di mana sekitar 3,2 juta yang membutuhkan perawatan karena kekurangan gizi akut; termasuk dua juta anak balita, dan lebih dari satu juta wanita hamil dan menyusui.

Jum'at, 15/02/2019 13:32 0

Philipina

Inilah Wilayah Otonomi Bangsamoro Menurut Hasil Resmi KPU Filipina

Di Mindanao, Filipina Selatan, telah terbentuk entitas baru Pemerintah Otonomi Bangsamoro atau BARMM (Bangsamoro Autonomous Region in Muslim Mindanao).

Jum'at, 15/02/2019 10:25 0

Close