... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

PSI Ingin Hapus Peraturan Pendirian Rumah Ibadah, Hamdan Zoelva: Itu Wacana Ngawur

Foto: Mantan Ketua MK, Hamdan Zoelva

KIBLAT.NET, Jakarta – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva mengecam wacana PSI untuk menghapus SKB Menteri soal pendirian rumah ibadah. Ia menegaskan bahwa itu wacana ngawur.

“Itu wacana ngawur. Negara kita mau jadi negara apa?,” katanya kepada Kiblat.net di Gedung Grand Sahid Jaya, Jakart Pusat pada Selasa (12/02/2019).

Hamdan menekankan bahwa Indonesia adalah negara beragama. Maka, peraturan tentang pendirian tempat ibadah harus tetap ada.

“Negara kita kita ini negara berdasarkan agama. Kalau itu dihapus, hilang negara Indonesia itu,” tuturnya.

Selain itu, ia juga menilai peraturan tersebut sangat penting bagi kehidupan beragama. Sebab, kalau orang bebas mendirikan tempat ibadah tanpa aturan justru menimbulkan gesekan.

Sebelumnya, Ketua Umum PSI Grace Natalie menyatakan pihaknya akan mendorong supaya peraturan untuk pendirian rumah ibadah dihapus.

“Di tingkat nasional, PSI akan mendorong deregulasi Aturan Mengenai Pendirian Rumah Ibadah. PSI akan mendorong penghapusan Peraturan Bersama Menteri Mengenai Pendirian Rumah Ibadah,” ungkapnya.

Menurutnya, aturan terkait masalah ini harus dikembalikan kepada konstitusi, dalam hal ini Pasal 28 E yang menjamin kebebasan beragama dan beribadah.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

SDF Tawari Anggota ISIS yang Menyerah Pindah ke Idlib

“Gerakan teroris PKK/YPG (sebutan untuk SDF) memberi tawaran teroris Da’esh (ISIS) di kota Baghuz yang dikontrol YPG di provinsi Deir Zour,” kata AA melansir dari sumber lokal pada Senin (11/02).

Rabu, 13/02/2019 09:06 0

Suriah

Koalisi AS Gempur Benteng Terakhir ISIS di Suriah, Ribuan Sipil Selamatkan Diri

Di pinggiran Baghuz, seribu lebih pengungsi ditahan untuk diinterogasi oleh pasukan koalisi AS dan milisi SDF dalam upaya nyata untuk menentukan apakah mereka adalah agen ISIS.

Rabu, 13/02/2019 07:26 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Bumi Jihad Menyatukan Hati

KIBLAT.NET – Pengajian ini kelanjutan dari dua seri sebelumnya bertema “Jihad dan Kekuasaan”.  Anda yang...

Selasa, 12/02/2019 22:48 0

Manhaj

Sistem Politik Jahiliyah, Sumber Kerusakan dan Penindasan

Kembalinya sistem Jahiliyah di kehidupan modern bukanlah sesuatu yang mustahil, selama para politikus mencampakkan Islam maka saat itulah sistem Jahiliyyah yang sedang mengendalikan negara.

Selasa, 12/02/2019 21:00 0

Video News

Pameran 111 Tahun Buya Hamka, Ajang Edukasi Sejarah untuk Anak Muda

KIBLAT.NET, Depok – Sekolah Pemikiran Islam (SPI) menggelar pameran bertemakan 111 tahun Buya Hamka, untuk...

Selasa, 12/02/2019 18:22 0

Video News

Pakar Hukum Pidana: Temuan Facebook Bisa Jadi Alat Bukti Untuk Periksa Abu Janda

KIBLAT.NET- Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad menegaskan bahwa polisi harus menindaklanjuti temuan Facebook yang menyebut...

Selasa, 12/02/2019 17:41 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Laki-laki Tidak Akan Pernah Sama dengan Perempuan

KIBLAT.NET- Di dalam agama Islam, laki-laki dan perempuan tidak sama. Bahkan Allah menegaskan dalam surat...

Selasa, 12/02/2019 17:13 0

Asia

Remaja Muslim India Temukan Satelit Terkecil di Dunia

Sharook kerap menyatakan minat besarnya dalam bidang astronomi, sains, teknologi. Dia juga menjadi penulis untuk majalah sains India.

Selasa, 12/02/2019 17:04 0

Suriah

Berebut Wilayah, Milisi Rusia dan Iran Saling Serang di Hama

Sejumlah tentara tewas ketika Korps Kelima dan Divisi Kedelapan yang didukung oleh Rusia dan Divisi Keempat dukungan Pengawal Republik Suriah yang pro-Iran saling serang dengan senjata berat.

Selasa, 12/02/2019 11:25 0

Eropa

Aylan Kurdi Dijadikan Nama Sebuah Kapal Penyelamat Migran Jerman

Gambar-gambar Aylan yang mengenakan kaos merah, celana pendek biru dan sepatu hitam dalam kondisi tengkurap di bibir pantai memicu kemarahan di seluruh dunia.

Selasa, 12/02/2019 10:47 0

Close