... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Fokus AS Bicara Kesepakatan Damai, Bukan Penarikan Pasukan di Afghanistan

Foto: Perwakilan Khusus AS untuk Perundingan Damai Afghanistan, Zalmay Khalilzad.

KIBLAT.NET, Kabul – Perwakilan Khusus AS untuk Perundingan Damai Afghanistan, Zalmay Khalilzad, mengatakan tujuan AS untuk mencapai kesepakatan damai, bukan perjanjian penarikan pasukan.

“Tujuan kita bersama adalah untuk mencapai kesepakatan damai (bukan perjanjian penarikan) yang layak atas pengorbanan yang dilakukan selama beberapa dekade perang,” kata Khalilzad di Twitter, Selasa (12/02/2019).

Khalilzad mengatakan telah bertemu dengan mitra Uni Eropa dan NATO di Brussels. Dia mengaku mendapatkan dukungan kuat mereka pada kemajuan yang telah mereka buat mengenai proses perdamaian sejauh ini.

“Kami pergi ke Afghanistan bersama-sama, dan bersama-sama kami akan menentukan bentuk masa depan kami, berdasarkan pada kondisi yang kami tentukan dengan warga Afghanistan. Kami juga setuju bahwa memulai dialog intra-Afghanistan adalah prioritas langsung,” kata Khalilzad.

Departemen Luar Negeri AS, mengatakan bahwa Khalilzad memimpin delegasi antarlembaga ke Belgia, Jerman, Turki, Qatar, Afghanistan, dan Pakistan pada 10-28 Februari.

“Perjalanan ini adalah bagian dari upaya keseluruhan untuk memfasilitasi proses perdamaian yang melindungi kepentingan keamanan nasional AS dan menyatukan semua pihak Afghanistan dalam dialog intra-Afghanistan di mana mereka dapat menentukan jalur untuk masa depan negara mereka,” kata Deplu AS.

“Dia akan bertemu dengan sekutu dan mitra kami untuk membahas upaya bersama untuk memajukan tujuan itu dan akan berkonsultasi dengan pemerintah Afghanistan sepanjang perjalanan,” bunyi pernyataan itu.

BACA JUGA  Investigasi PBB Konfirmasi 30 Sipil Tewas Dalam Kampanye Udara AS di Afghanistan Barat

Pernyataan Khalilzad keluar setelah penjabat Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan bertemu dengan Presiden Ashraf Ghani pada hari Senin di Kabul untuk menegaskan kembali komitmen ke Afghanistan melalui penerapan strategi Trump di Asia Selatan.

Mereka membahas berbagai masalah pertahanan, termasuk pentingnya hubungan keamanan AS-Afghanistan dan mencapai penyelesaian politik untuk perang yang memastikan Afghanistan tidak pernah lagi digunakan sebagai tempat berlindung yang aman bagi para “teroris”.

“Sekretaris Shanahan memuji pengorbanan yang dilakukan oleh pasukan Afghanistan dan pasukan Koalisi dan menegaskan kembali dukungan kami yang terus-menerus kepada pasukan Afghanistan ketika mereka memimpin perjuangan untuk mempertahankan negara mereka,” kata Pentagon.

Sumber: Tolo News
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Dubes Rusia: Istilah “Propaganda Rusia”, Hoaks!

Istilah "propaganda Rusia" yang dilontarkan Jokowi beberapa waktu lalu ternyata tidak berdasar realitas.

Rabu, 13/02/2019 16:22 0

Indonesia

Polisi Minta Ketua PA 212 Tak Bawa Massa Saat Diperiksa

Menurut Syahardiantono, pengerahan massa dapat menjadi pemicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Rabu, 13/02/2019 15:26 0

Indonesia

Akun Komik Gay Alpantuni Akhirnya Diblokir Instagram

Akun tersebut juga dianggap melanggar UU ITE.

Rabu, 13/02/2019 14:56 0

Indonesia

Ketua PA 212 Jadi Tersangka, Umat Islam Solo Gelar Aksi Protes di Mapolresta

Ketua PA 212 Jadi Tersangka, Umat Islam Solo Gelar Aksi Protes di Mapolresta

Rabu, 13/02/2019 14:24 0

Indonesia

Hamdan Zoelva Nilai Bawaslu Tidak Adil Sikapi Pelanggaran Kampanye

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva menanggapi Ketum PA 212 Slamet Maarif yang menjadi tersangka.

Rabu, 13/02/2019 12:23 0

Indonesia

Gelar Sidang Tanwir, Muhammadiyah Angkat Tema ‘Beragama yang Mencerahkan’

Tema yang diangkat dalam tanwir ini adalah "Beragama yang Mencerahkan".

Rabu, 13/02/2019 11:45 0

Feature

Perjalanan Ukhuwah, Mengenal Muslim Cham Kamboja

Ekspedisi pertama kali baru saja diselesaikan dengan kunjungan ke Kamboja, Negara yang terkenal dengan sejarah kelam rezim Khmer Merah.

Rabu, 13/02/2019 11:39 0

Editorial

Editorial: Suka-Suka ala Saracen

Peristiwa “alam” tak wajar terjadi, ketika Facebook menutup fanspage milik Permadi Arya. Disebut tak wajar, karena sekian lama aduan terhadap akun Permadi Arya dan sejenisnya, bertepuk sebelah tangan.

Rabu, 13/02/2019 11:02 0

Indonesia

PSI Ingin Hapus Peraturan Pendirian Rumah Ibadah, Hamdan Zoelva: Itu Wacana Ngawur

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva mengecam wacana PSI untuk menghapus SKB Menteri soal pendirian rumah ibadah

Rabu, 13/02/2019 10:53 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Bumi Jihad Menyatukan Hati

KIBLAT.NET – Pengajian ini kelanjutan dari dua seri sebelumnya bertema “Jihad dan Kekuasaan”.  Anda yang...

Selasa, 12/02/2019 22:48 0

Close