... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Alasan Keamanan, India Minta WhatsApp Buka Pesan Terenkripsi

Foto: WhatsApp

KIBLAT.NET, New Delhi – Pemerintah India meminta WhatsApp untuk membuka rekaman percakapan -termasuk pesan terenkripsi- di platformnya untuk memperluas pengawasan. Hal ini dilakukan karena aplikasi tersebut kerap digunakan untuk kejahatan, menghasut kekerasan dan pornografi.

“Selama enam bulan, kami telah mengatakan kepada mereka untuk membawa lebih banyak akuntabilitas ke platform mereka, tetapi apa yang telah mereka lakukan?” kata Gopalakrishnan S., seorang pejabat senior di Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi (MEITY).

Menanggapi, juru bicara WhatsApp Carl Woog mengatakan tuntutan pemerintah bertentangan dengan kebijakan privasi perusahaan dan perlindungan privasi layanan.

“Apa yang dimaksud dengan aturan tidak mungkin hari ini mengingat enkripsi end-to-end yang kami berikan dan itu akan mengharuskan kami untuk merancang ulang WhatsApp, mengarahkan kami ke produk yang berbeda, yang tidak akan secara pribadi bersifat pribadi,” kata Woog minggu lalu.

Namun, ia mengatakan WhatsApp tidak akan mentoleransi pelecehan seksual terhadap anak. Woog mengatakan bahwa sekitar 250.000 akun diblokir setiap bulan karena berbagi konten jahat.

“Kami memblokir pengguna WhatsApp jika kami menyadari mereka berbagi konten yang mengeksploitasi atau membahayakan anak-anak,” katanya.

India adalah pasar besar bagi perusahaan teknologi. menurut Forrester Research Inc, dari hanya 71 juta orang satu dekade yang lalu, populasi online-nya saat ini mencapai 480 juta dan diproyeksikan akan tumbuh menjadi 737 juta pada tahun 2022.

BACA JUGA  Badai Memicu Banjir di Jepang, 67 Orang Dilaporkan Tewas

Twitter juga menghadapi kemungkinan tindakan keras dari Pemerintah karena diduga melakukan diskriminasi terhadap kelompok-kelompok sayap kanan, termasuk Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa. Sebuah komite parlemen telah memanggil CEO Jack Dorsey pada 25 Februari untuk menjawab pertanyaan tentang masalah ini.

WhatsApp belum setuju untuk menghentikan enkripsi di negara mana pun, tetapi ia mendapat tekanan dari pemerintah untuk menyensor konten dan memberikan detail komunikasi pribadi. Di Australia, misalnya, undang-undang akan memungkinkan pemerintah untuk meminta perusahaan teknologi dapat mengakses komunikasi terenkripsi termasuk foto dan pesan untuk kepentingan keamanan nasional, penegakan hukum atau bahkan keselamatan jalan.

Sumber: The Peninsula Qatar
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ketua PA 212 Jadi Tersangka, Umat Islam Solo Gelar Aksi Protes di Mapolresta

Ketua PA 212 Jadi Tersangka, Umat Islam Solo Gelar Aksi Protes di Mapolresta

Rabu, 13/02/2019 14:24 0

Indonesia

Hamdan Zoelva Nilai Bawaslu Tidak Adil Sikapi Pelanggaran Kampanye

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva menanggapi Ketum PA 212 Slamet Maarif yang menjadi tersangka.

Rabu, 13/02/2019 12:23 0

Indonesia

Gelar Sidang Tanwir, Muhammadiyah Angkat Tema ‘Beragama yang Mencerahkan’

Tema yang diangkat dalam tanwir ini adalah "Beragama yang Mencerahkan".

Rabu, 13/02/2019 11:45 0

Feature

Perjalanan Ukhuwah, Mengenal Muslim Cham Kamboja

Ekspedisi pertama kali baru saja diselesaikan dengan kunjungan ke Kamboja, Negara yang terkenal dengan sejarah kelam rezim Khmer Merah.

Rabu, 13/02/2019 11:39 0

Editorial

Editorial: Suka-Suka ala Saracen

Peristiwa “alam” tak wajar terjadi, ketika Facebook menutup fanspage milik Permadi Arya. Disebut tak wajar, karena sekian lama aduan terhadap akun Permadi Arya dan sejenisnya, bertepuk sebelah tangan.

Rabu, 13/02/2019 11:02 0

Indonesia

PSI Ingin Hapus Peraturan Pendirian Rumah Ibadah, Hamdan Zoelva: Itu Wacana Ngawur

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva mengecam wacana PSI untuk menghapus SKB Menteri soal pendirian rumah ibadah

Rabu, 13/02/2019 10:53 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Bumi Jihad Menyatukan Hati

KIBLAT.NET – Pengajian ini kelanjutan dari dua seri sebelumnya bertema “Jihad dan Kekuasaan”.  Anda yang...

Selasa, 12/02/2019 22:48 0

Manhaj

Sistem Politik Jahiliyah, Sumber Kerusakan dan Penindasan

Kembalinya sistem Jahiliyah di kehidupan modern bukanlah sesuatu yang mustahil, selama para politikus mencampakkan Islam maka saat itulah sistem Jahiliyyah yang sedang mengendalikan negara.

Selasa, 12/02/2019 21:00 0

Indonesia

Jokowi Dikritik Ahli Hukum Terkait Pernyataan ‘Laporkan Saja’

Proses pemidanaan semestinya menjadi upaya terakhir penyelesaian suatu masalah

Selasa, 12/02/2019 19:33 0

Indonesia

Sekolah Pemikiran Islam Bangkitkan Pemikiran Buya Hamka

111 tahun jadi momen yang tepat untuk membangkitkan kembali pemikiran-pemikiran Buya Hamka

Selasa, 12/02/2019 18:36 0

Close