... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

The Guardian: Lobi Global Ingin Gagalkan Qatar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022

Foto: Jersey timnas Qatar

KIBLAT.NET, London – Seorang ahli strategi kunci untuk Partai Konservatif di Inggris memulai kampanye lobi global untuk membatalkan Piala Dunia 2022 digelar di Qatar. Hal ini terungkap dari dokumen yang diungkapkan oleh surat kabar The Guardian Ahad (10/02/2019).

Dokumen tersebut berisi upaya untuk mengungkapkan wajah sebenarnya tentang Qatar dan menggagalkan gelaran Piala Dunia 2022. Upaya ini sesuai dengan tindakan yang dilakukan Uni Emirat Arab (UEA) dan Arab Saudi terhadap Qatar.

Dinamai Project Ball, Sir Lynton Crosby meminta sekitar $ 6,4 juta dibayarkan kepada perusahaan strategi lobi-nya Mitra CTF untuk melakukan kampanye di seluruh dunia dengan maksud menodai reputasi Qatar di media arus utama melalui menyebarkan cerita negatif.

“Kami akan mengidentifikasi semua ‘sekutu’ potensial di media, politik, industri, akademisi, dan pemerintah dan menjangkau mereka dengan memandu upaya yang disengaja untuk memberi informasi dan memotivasi mereka tentang perlunya mempertimbangkan kembali Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia pada 2022,” bunyi dokumen itu.

“Termasuk mendesak FIFA untuk melepaskan Qatar dari haknya menjadi tuan rumah Piala Dunia sebagaimana untuk kampanye lain yang telah kami jalankan.”

Sejak konflik Teluk dimulai pada Juni 2017, beberapa orang mempertanyakan kesanggupan negara kaya gas itu untuk memenuhi tenggat waktu pembangunan delapan stadion untuk Piala Dunia tahun 2022.

Qatar telah diisolasi sejak Arab Saudi, Bahrain, UEA, dan Mesir memutuskan hubungan dengan negara itu, menuduhnya mendukung ekstremisme dan membina hubungan dengan Iran, yang memicu krisis politik terbesar di Teluk selama beberapa tahun. Doha membantah klaim tersebut.

BACA JUGA  Radio BBC Siarkan Shalat Jumat di Tengah Pandemi Corona

Sumber: Daily Sabah
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Kiblat Review: RUU P-KS Ancam Perempuan

KIBLAT.NET- RUU P-KS atau Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual semakin panas. Antara pengusung dan yang...

Selasa, 12/02/2019 09:18 0

Artikel

Gerakan Kaum Homoseksual: Dari Masa Kolonial ke Era Global

Pasca reformasi gerakan homoseksual semakin marak. Namun eksistensi mereka bukanlah gerakan sporadis apalagi tanpa modal. Sebaliknya, kampanye gerakan LBGT ini adalah gerakan global yang bukan saja didukung para penganutnya tetapi juga didukung Lembaga internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Senin, 11/02/2019 21:05 0

Indonesia

PVMBG Tetapkan Zona Berbahaya Sektoral Gunung Karangetang

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan warga maupun pengunjung tidak melakukan aktivitas di dalam zona bahaya Gunung Karangetang

Senin, 11/02/2019 20:54 0

Indonesia

Sekolah Pemikiran Islam Gelar Pameran 111 Tahun Buya Hamka

Sekolah Pemikiran Islam Gelar Pameran 111 Tahun Buya Hamka

Senin, 11/02/2019 18:47 0

Indonesia

Muhammadiyah Undang Jokowi dan Prabowo di Sidang Tanwir, Diklaim Tak Terkait Politik

Dalam sidang tanwir nanti akan dibahas agenda besar yang berkaitan dengan persoalan-persoalan organisasi, keummatan, persoalan kebangsaan

Senin, 11/02/2019 17:29 0

Indonesia

Teken MLA dengan Swiss, Pemerintah Diminta Transparan

LBH Street Lawyer meminta pemerintah trasparan. Sebab, masyarakat ingin melihat apakah ini MLA atau hanya nota kesepahaman biasa.

Senin, 11/02/2019 17:24 0

Suara Pembaca

UU ITE, Senjata Mematikan Rezim Represif

Setelah berhasil memproduksi senjata yang mematikan, rezim ini pun tak segan-segan menggunakan senjatanya untuk meneguhkan kekuasaannya.

Senin, 11/02/2019 16:21 0

Indonesia

Soroti Hoaks, Moeldoko: Bukan Revolusi Mental tapi Revolusi Jari

Pasalnya melalui jari, bangsa Indonesia mudah menyebarkan informasi tanpa mengetahui kebenarannya.

Senin, 11/02/2019 15:57 0

Indonesia

Dua Bulan Menjelang Pemilu, Pertamina Turunkan Harga BBM Non Subsidi

Kebijakan penyesuaian harga dilakukan karena menguatnya nilai rupiah terhadap dolar Amerika.

Senin, 11/02/2019 15:37 0

Indonesia

Siapa di Belakang Saracen? Ini Kata Pengamat Intelijen

Jaka menilai kasus saracen belum level intelijen, masih buzzer kelas bawah.

Senin, 11/02/2019 13:21 0

Close