... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Terkait Saracen, Polisi Bisa Proses Hukum Abu Janda dari Temuan Facebook

Foto: Permadi Arya alias Abu Janda.

KIBLAT.NET, Jakarta – Pakar Hukum Pidana dari Universitas Al Azhar Indonesia Prof. Suparji Ahmad menegaskan bahwa polisi harus menindaklanjuti temuan Facebook yang menyebut Abu Janda terkait dengan Saracen. Menurutnya, kalau pemilik nama asli Permadi Arya itu tidak diproses, akan muncul diskriminasi.

“Karena ini sudah menjadi perhatian, kemudian ada preseden yang ditangani menurut saya ini juga harus ditangani secara tuntas. Kalau tidak ditangani secara tuntas akan muncul diskriminasi lagi,” katanya kepada Kiblat.net di Grand Sahid Jaya, Jakarta pada Selasa (12/02/2019).

“Ini berbahaya juga, karena dapat menggerus elektabilitas salah satu pasangan,” sambungnya.

Maka, ia menegaskan bahwa kalau polisi sudah menemukan bukti-bukti kuat, sebaiknya menindaklanjuti tanpa melihat siapapun. Kalau nanti diberhentikan karena ada pertimbangan yang tidak objektif, tinggal dihentikan.

Suparji juga menekankan bahwa temuan di Facebook bisa menjadi alat bukti elektronik. Sebagaimana bukti-bukti dari media sosial semisal.

“Orang menyebar di grup WA aja bisa kena, apalagi Facebook. Kayak Ahmad Dhani kan cuman dari Twitter. Jadi bisa Facebook sebagai sarana elektronik, tergantung dari aparat keamanan untuk menindaklanjuti,” paparnya.

Dia mengatakan, sekarang ini publik sudah mulai menimbang untuk mengajukan laporan ke kepolisian. Mereka paham mana laporan yang akan ditindaklanjuti dan sebaliknya.

Nama Abu Janda alias Permadi Arya kembali mengemuka setelah menggugat Facebook senilai Rp 1 Triliun. Abu Janda mengaku tidak terima karena akun-nya ditutup.

BACA JUGA  Ustadz Hilmi Aminuddin Wafat, Jazuli: PKS Kehilangan Pembimbing Dakwah

Sementara, pihak Facebook menuturkan bahwa penutupan akun karena terlibat dalam aktivitas tidak otentik yang terkoordinir, termasuk jaringan saracen.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Berebut Wilayah, Milisi Rusia dan Iran Saling Serang di Hama

Sejumlah tentara tewas ketika Korps Kelima dan Divisi Kedelapan yang didukung oleh Rusia dan Divisi Keempat dukungan Pengawal Republik Suriah yang pro-Iran saling serang dengan senjata berat.

Selasa, 12/02/2019 11:25 0

Eropa

Aylan Kurdi Dijadikan Nama Sebuah Kapal Penyelamat Migran Jerman

Gambar-gambar Aylan yang mengenakan kaos merah, celana pendek biru dan sepatu hitam dalam kondisi tengkurap di bibir pantai memicu kemarahan di seluruh dunia.

Selasa, 12/02/2019 10:47 0

Inggris

The Guardian: Lobi Global Ingin Gagalkan Qatar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022

Dokumen tersebut berisi upaya untuk mengungkapkan wajah sebenarnya tentang Qatar dan menggagalkan gelaran Piala Dunia 2022.

Selasa, 12/02/2019 10:19 0

Suriah

Konferensi Umum Revolusi Suriah Telurkan Rekomendasi Penting untuk Idlib

Juru bicara konferensi, Muhammad Al-Bakur, mengungkapkan bahwa pihaknya mengundang seluruh warga, tokoh, perwakilan suku dan pengungsi untuk ikut dalam muktamar.

Selasa, 12/02/2019 09:51 0

Video News

Kiblat Review: RUU P-KS Ancam Perempuan

KIBLAT.NET- RUU P-KS atau Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual semakin panas. Antara pengusung dan yang...

Selasa, 12/02/2019 09:18 0

Arab Saudi

Sebulan Lebih Menghilang di Medsos, Keadaan Syaikh Al-Arifi Masih Misteri

Mereka meyakini Syaikh Al-Arifi ditangkap atau paling minimal dilarang aktivitas kecuali dengan izin pemerintah.

Selasa, 12/02/2019 08:33 0

Lebanon

Liga Arab: Tidak Ada Konsensus Aktifkan Kembali Keanggotaan Suriah

Liga Arab dijadwalkan mengadakan pertemuan puncak para pemimpin negara-negara anggota pada akhir Maret di Tunis.

Selasa, 12/02/2019 07:36 0

Artikel

Gerakan Kaum Homoseksual: Dari Masa Kolonial ke Era Global

Pasca reformasi gerakan homoseksual semakin marak. Namun eksistensi mereka bukanlah gerakan sporadis apalagi tanpa modal. Sebaliknya, kampanye gerakan LBGT ini adalah gerakan global yang bukan saja didukung para penganutnya tetapi juga didukung Lembaga internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Senin, 11/02/2019 21:05 0

Rusia

Rusia Sebut Pejuang di Idlib Persiapkan Rencana Serangan Besar

Zakharova mengindikasikan serangan yang berkelanjutan dari pejuang Haiah Tahrir Syam (HTS) terhadap pasukan Suriah di provinsi Idlib.

Senin, 11/02/2019 17:20 0

Suara Pembaca

UU ITE, Senjata Mematikan Rezim Represif

Setelah berhasil memproduksi senjata yang mematikan, rezim ini pun tak segan-segan menggunakan senjatanya untuk meneguhkan kekuasaannya.

Senin, 11/02/2019 16:21 0

Close