... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Siswa Penantang Guru Dihukum Shalat Berjamaah, KPAI: Kami Menyesalkan Sanksi Tersebut

Foto: Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberi apresiasi terhadap Polres Gresik yang sudah bertindak cepat dan berhasil memfasilitasi penyelesaian kasus siswa SMP di Gresik yang merokok di kelas dan menantang guru yang menegurnya, sehinga tercapai perdamaian dan siswa sudah meminta maaf kepada gurunya.

Namun, KPAI menyesalkan sanksi yang diberikan pihak sekolah kepada pelaku, karena dinilai berpotensi kuat tidak memberikan efek jera dan dapat menjadi presiden buruk bagi kasus-kasus serupa di masa mendatang.

Hal itu dikarenakan sanksi yang diberikan kepala sekolah terhadap siswa pelaku berupa wajib shalat berjamaah selama tiga hari berturut-turut. Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyari menjelaskan sanksi semacam ini niatnya baik, yaitu untuk mendidik agama siswa. Namun menurutnya sanksi tersebut justru akan menimbulkan salah persepsi anak terkait makna sholat.

“Shalat yang semestinya dilakukan dengan kesadaran sebagai cermin ketaatan manusia kepada Tuhannya akan diartikan si anak sebagai hukuman. Orang yang melakukan shalat bisa dipersepsikan sedang dihukum. Ini jelas menyalahi makna dan kekhidmatan shalat itu sendiri. Selain itu, hukuman semacam ini kemungkinan tidak menimbulkan efek jera pada anak yang bersangkutan,” ungkap Retno melalui rilis yang diterima Kiblat, Senin (11/02/2019).

Retno menyatakan, ketika KPAI menanyakan ada tidaknya sanksi tersebut di dalam peraturan sekolah, ternyata jawabannya tidak ada.

“Sanksi dalam aturan sekolah untuk siswa yang melawan guru adalah melakukan push up sebanyak 20 kali,” pungkas Retno.

BACA JUGA  Sinergi Foundation Siap Salurkan 80.000 Masker dan Mob Cap untuk Tenaga Medis

Sebelumnya dalam video yang sempat viral di berbagai media sosial, seorang murid kelas IX berinisial AA, terekam sengaja mengisap rokok di depan sang guru, Khalim. AA juga menantang Khalim untuk berkelahi dengan memegang kerah baju. Namun Khalim yang sudah 5 tahun mengajar di sekolah itu tidak meladeni permintaan AA.

Setelah kejadian tersebut,  semua pihak, dari kepala sekolah, wali kelas, hingga orangtua AA, sudah meminta maaf atas kejadian tersebut kepada Khalim. Khalim  pun memaafkan semuanya, termasuk sang murid yang meminta maaf dengan berderai air mata.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Rusydan

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Berebut Wilayah, Milisi Rusia dan Iran Saling Serang di Hama

Sejumlah tentara tewas ketika Korps Kelima dan Divisi Kedelapan yang didukung oleh Rusia dan Divisi Keempat dukungan Pengawal Republik Suriah yang pro-Iran saling serang dengan senjata berat.

Selasa, 12/02/2019 11:25 0

Eropa

Aylan Kurdi Dijadikan Nama Sebuah Kapal Penyelamat Migran Jerman

Gambar-gambar Aylan yang mengenakan kaos merah, celana pendek biru dan sepatu hitam dalam kondisi tengkurap di bibir pantai memicu kemarahan di seluruh dunia.

Selasa, 12/02/2019 10:47 0

Inggris

The Guardian: Lobi Global Ingin Gagalkan Qatar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022

Dokumen tersebut berisi upaya untuk mengungkapkan wajah sebenarnya tentang Qatar dan menggagalkan gelaran Piala Dunia 2022.

Selasa, 12/02/2019 10:19 0

Suriah

Konferensi Umum Revolusi Suriah Telurkan Rekomendasi Penting untuk Idlib

Juru bicara konferensi, Muhammad Al-Bakur, mengungkapkan bahwa pihaknya mengundang seluruh warga, tokoh, perwakilan suku dan pengungsi untuk ikut dalam muktamar.

Selasa, 12/02/2019 09:51 0

Video News

Kiblat Review: RUU P-KS Ancam Perempuan

KIBLAT.NET- RUU P-KS atau Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual semakin panas. Antara pengusung dan yang...

Selasa, 12/02/2019 09:18 0

Arab Saudi

Sebulan Lebih Menghilang di Medsos, Keadaan Syaikh Al-Arifi Masih Misteri

Mereka meyakini Syaikh Al-Arifi ditangkap atau paling minimal dilarang aktivitas kecuali dengan izin pemerintah.

Selasa, 12/02/2019 08:33 0

Lebanon

Liga Arab: Tidak Ada Konsensus Aktifkan Kembali Keanggotaan Suriah

Liga Arab dijadwalkan mengadakan pertemuan puncak para pemimpin negara-negara anggota pada akhir Maret di Tunis.

Selasa, 12/02/2019 07:36 0

Artikel

Gerakan Kaum Homoseksual: Dari Masa Kolonial ke Era Global

Pasca reformasi gerakan homoseksual semakin marak. Namun eksistensi mereka bukanlah gerakan sporadis apalagi tanpa modal. Sebaliknya, kampanye gerakan LBGT ini adalah gerakan global yang bukan saja didukung para penganutnya tetapi juga didukung Lembaga internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Senin, 11/02/2019 21:05 0

Rusia

Rusia Sebut Pejuang di Idlib Persiapkan Rencana Serangan Besar

Zakharova mengindikasikan serangan yang berkelanjutan dari pejuang Haiah Tahrir Syam (HTS) terhadap pasukan Suriah di provinsi Idlib.

Senin, 11/02/2019 17:20 0

Suara Pembaca

UU ITE, Senjata Mematikan Rezim Represif

Setelah berhasil memproduksi senjata yang mematikan, rezim ini pun tak segan-segan menggunakan senjatanya untuk meneguhkan kekuasaannya.

Senin, 11/02/2019 16:21 0

Close