... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Referendum II: Kalah di Lanao del Norte, MILF Menang Besar di North Cotabato

Foto: Referendum Bangsamoro

KIBLAT.NET, Cotabato – Meskipun kalah di Lanao del Norte, entitas baru Otonomi Bangsamoro (BARMM) menang dan mendapatkan ekspansi wilayah di provinsi North Cotabato. Dalam plebisit putaran kedua tanggal 6 Februari lalu, sebanyak 63 barangay (satuan administratif terkecil setingkat kecamatan) dari 67 barangay yang mengikuti referendum di North Cotabato setuju atau memilih “Yes” untuk bergabung ke wilayah Otonomi Bangsamoro.

Hal ini berdasarkan hasil penghitungan suara tidak resmi yang dimonitor oleh Partai Persatuan Bangsamoro (UBP) yang berafiliasi dengan MILF. Demikian keterangan direktur eksekutif UBP, Naguib Sinarimbo, pada hari Jumat (08/02/2019) akhir pekan lalu.

KPU Filipina seharusnya sudah mulai merilis hasil referendum dari Manila sejak hari Jumat sebagai hasil final dan resmi. Menurut sumber yang sama, suara pemilih yang setuju “Yes” menang di seluruh barangay di kota-kota municipal seperti Midsayap (13 barangay), Pigkawayan (12 barangay), Kabacan (7 barangay), Carmen (7 barangay), Pikit (22 barangay), dan Aleosan (2 barangay).

Sebanyak 63 barangay di provinsi North Cotabato, demikian juga kota utama Cotabato City, digabung dengan wilayah otonomi ARMM akan menjadi bagian dari entitas otonomi baru BARMM (Bangsamoro Region in Muslim Mindanao) dengan otoritas/wewenang lebih besar termasuk penguasaan sumber daya alam dan lainnya.

Menurut data Sinarimbo, plebisit kedua ini hanya kalah di 2 barangay di Aleosan, 1 barangay di Pikit, dan 1 barangay di Tulunan.

BACA JUGA  Manila: Hasil Tes DNA Konfirmasi Pemimpin ISIS Filipina Tewas

Undang-Undang Organik Bangsamoro telah diratifikasi setelah plebisit putaran pertama tanggal 21 Januari 2019 dengan hasil disetujui atau “Yes” secara signifikan di bekas provinsi ARMM plus Cotabato City. Sementara Isabela City di provinsi Sulu menolak bergabung. Ratifikasi tersebut berkonskuensi diselenggarakannya plebisit kedua tanggal 6 Februari untuk memberi pilihan sejumlah area untuk bergabung dengan BARMM atau tidak.

Pemungutan suara juga dilaksanakan di provinsi Lanao del Norte untuk menentukan nasib 6 kota municipal yang ingin bergabung dengan BARMM. Secara internal suara pendukung inklusi atau “Yes” menang telak di masing-masing 6 kota tersebut, namun masih kalah dengan suara yang menentang atau “No” hasil rekapitulasi tingkat provinsi secara keseluruhan. Dengan hasil tersebut, 6 municipal gagal bergabung dengan “pemerintahan MILF” dan akan tetap berada di bawah yurisdiksi Lanao del Norte. Hasil ini tidak lepas dari upaya agresif klan Dimaporo yang ingin tetap melanggengkan kekuasaan di provinsi tersebut.

Selanjutnya, susunan para anggota Pemerintah Transisi Bangsamoro (BTA: Bangsamoro Transition Authority) yang akan mengelola wilayah otonomi BARMM hingga pemilu tahun 2022 direncanakan akan ditetapkan dalam pekan ini.

Sumber: Rappler
Penerjemah: Yasin Muslim
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Siapa di Belakang Saracen? Ini Kata Pengamat Intelijen

Jaka menilai kasus saracen belum level intelijen, masih buzzer kelas bawah.

Senin, 11/02/2019 13:21 0

Indonesia

Ratusan Muda-Mudi Ramaikan Gerakan Menutup Aurat di Jakarta

"Karena kita intinya ingin menularkan hijab syar'i, membumikan hijab syar'i. Kenapa digelar di CFD, karena memang sasarannya masyarakat umum," kata Hanasa kepada Kiblat.net pada Ahad pagi (10/02/2019).

Ahad, 10/02/2019 14:52 0

Artikel

Antara Akal Sehat, Rocky Gerung, dan 212

Perlukah umat Islam mengapresiasi setiap manuver Rocky Gerung?

Sabtu, 09/02/2019 23:09 1

Indonesia

Ini Alasan Facebook Blokir Akun Abu Janda

akun-akun yang dihapus itu berkoordinasi satu sama lain menggunakan akun palsu untuk merepresentasikan diri.

Sabtu, 09/02/2019 19:23 3

Indonesia

Ahli Pidana: Temuan Facebook Soal Abu Janda Seharusnya Ditindaklanjuti Polisi

Ahli Pidana: Temuan Facebook Soal Abu Janda Seharusnya Ditindaklanjuti Polisi

Sabtu, 09/02/2019 18:01 1

Indonesia

Facebook Diminta Bongkar Kelakuan Abu Janda Lewat Akunnya

Nasrullah menyarankan agar pihak Facebook membeberkan kembali apa yang dilakukan Oleh Permadi Arya

Sabtu, 09/02/2019 17:46 0

Indonesia

Tagar #PermadiAryaBosSaracen Jadi Trending Topic, Netizen Minta Polisi Periksa Abu Janda

Akun @CepJohan menegaskan bahwa Polri seharusnya memeriksa Abu Janda karena temuan Facebook bisa menjadi bukti baru.

Sabtu, 09/02/2019 11:00 0

Indonesia

JKP3 Tuding Petisi Penolakan RUU P-KS Tidak Sesuai Fakta

JKP3 juga menilai petisi yang dibuat oleh Ibu Maimon Herawati menggunakan judul yang provokatif.

Jum'at, 08/02/2019 19:39 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Membangun Peradaban Islam- Ust. Dr. M. Faqihuddin, M.M.

KIBLAT.NET- Pendidikan untuk mewujudkan identitas kemusliman sudah sepatutnya dipertajam. Karena saat ini bayak sekolah, banyak...

Jum'at, 08/02/2019 19:31 0

Indonesia

Politik Uang di Pemilu 2019 Berpotensi Meningkat

Salah satunya lantaran orientasi kompetisi Pemilihan Legislatif 2019 tetap berbasis pada sisi popularitas dan personalitas calon legislatif (caleg).

Jum'at, 08/02/2019 18:32 0

Close