... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tagar #PermadiAryaBosSaracen Jadi Trending Topic, Netizen Minta Polisi Periksa Abu Janda

Foto: Permadi Arya alias Abu Janda.

KIBLAT.NET, Jakarta – Media sosial kembali dirmaikan dengan nama Permadi Arya alias Abu Janda. Bagaimana tidak, Facebook memblokir akun miliknya karena dianggap terkait dengan Saracen. Bahkan, pengguna twitter meramaikan tagar #PermadiAryaBosSaracen hingga menjadi trending topic.

Akun @CepJohan menegaskan bahwa Polri seharusnya memeriksa Abu Janda karena temuan Facebook bisa menjadi bukti baru.

“Terkait tagar #PermadiAryaBosSaracen, jika Polri memang profesional maka temuan @facebook yg mengaitkan akun Abu Janda dg Saracen bisa dianggap bukti baru & dibuka juga investigasi baru. Ini temuan sekaliber @facebook lho, tdk main2, Publik mengawasi,” kata Johan Khan pada Sabtu (09/02/2019).

Sementara itu, akun twitter @ekowboy memepertanyakan pihak-pihak yang dulu menuduh Asma Dewi terlibat Saracen. Sebab, Facebook justru menganggap Abu Janda yang terlibat Saracen.

“Asma Dewi & Jasriadi tak terbukti Saracen
Abu Janda sah dan meyakinkan Bos Saracen Yang dulu nuduh MCA, Alumni 212 dan capres 02 dibalik Saracen pada kemenong?? #PermadiAryaBosSaracen,” paparnya.

hastag #PermadiAryaBosSaracen jadi trending topic

Tak hanya mendesak Polisi untuk mengusut, netizen juga melayangkan lelucon untuk menanggapi tuntuntan Abu Janda yang meminta uang satu trilyun kepada Facebook.

“Bikin akun FB kaga bayar tong..giliran Lo melanggar aturan ya akun Lo dibuang dianggap akun sampah..ngapain pake minta ganti rugi..
Udah numpang sebar fitnah .Di usir Fb ngamuk. Bocah Dungu #PermadiAryaBosSaracen,” tukas akun @HukumDan.

BACA JUGA  Gerhana Bulan pada 17 Juli Dapat Diamati di Indonesia Barat dan Tengah

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Lagi, Tentara Rusia Tewas dalam Tugas di Suriah

Kesatuan mengatakan bahwa Belitnev telah dikubur pada Senin lalu. Tidak dijelaskan lokasi dan penyebab kematian tentara tersebut.

Sabtu, 09/02/2019 10:29 0

Suriah

Tahrir Al-Syam dan Hurrasudin Sepakat Redakan Ketegangan

Dalam teks tersebut juga disebutkan, jika Hurrasudin ingin melakukan pekerjaan kontrol di wilayah Al-Badiyah di Idlib, harus dilakukan di bawah koordinasi HTS setempat.

Sabtu, 09/02/2019 09:48 0

Amerika

Media: AS Tarik Penuh Pasukan di Suriah pada April 2019

Laporan WST itu berdasarkan pernyataan sumber pejabat aktif dan non aktif Amerika Serikat. Belum ada konfirmasi atau sumber resmi yang mengomentari pernyataan ini.

Sabtu, 09/02/2019 08:01 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Membangun Peradaban Islam- Ust. Dr. M. Faqihuddin, M.M.

KIBLAT.NET- Pendidikan untuk mewujudkan identitas kemusliman sudah sepatutnya dipertajam. Karena saat ini bayak sekolah, banyak...

Jum'at, 08/02/2019 19:31 0

News

Maroko Dikabarkan Mundur dari Koalisi Arab Pimpinan Saudi

Pengunduran diri itu berdasarkan keterangan sejumlah sumber pejabat Maroko yang tidak disebutkan namanya, seperti dilansir Anadolu Agency.

Jum'at, 08/02/2019 17:22 1

Palestina

Israel Bangun Kedutaan Virtual untuk Normalisasi Hubungan dengan Teluk

Juru bicara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Ofir Gendelman, baru-baru ini mendesak warga negara Teluk untuk mengikuti halaman itu untuk mempromosikan dialog antara kedua pihak.

Jum'at, 08/02/2019 16:10 0

Video News

Terkait RUU P-KS, Abdul Chair: Itu Tidak Perlu

KIBLAT.NET- Rancangan Undang-undang Pernghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) masih menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat kita....

Jum'at, 08/02/2019 15:59 0

Video News

Immanuel Ebenezer Dipolisikan, Romo Syafii: Saya Pesimis

KIBLAT.NET- Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii mengaku pesimis Immanuel Ebenezer diperiksa polisi atas...

Jum'at, 08/02/2019 15:55 0

Philipina

Museum Bangsamoro Telah Dibuka, Apa Saja Isinya?

Perpustakaan pribadi pendiri Front Pembebasan Islam Moro (MILF) Hashim Salamat; dan artefak arkeologis berusia 2.000 tahun di dataran tinggi Kulaman dipamerkan di dalam museum.

Jum'at, 08/02/2019 14:25 0

Iran

Iran Disebut Penjarakan 1,7 Juta Orang Pasca Revolusi 1979

"Informasi itu didasarkan pada sebuah file rahasia mengenai proses pengadilan yang diperoleh oleh pelapor," tambah kelompok itu.

Jum'at, 08/02/2019 13:53 0

Close