... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Media: AS Tarik Penuh Pasukan di Suriah pada April 2019

Foto: Kendaraan militer AS di Suriah

KIBLAT.NET, Washington – Koran Amerika Serikat, Wall Street Journal (WST), mengatakan bahwa pemerintah Washington menarik penuh pasukannya di Suriah pada akhir April mendatang. Sementara penarikan pertama akan dilakukan pada pertengahan Maret.

Laporan WST itu berdasarkan pernyataan sumber pejabat aktif dan non aktif Amerika Serikat. Belum ada konfirmasi atau sumber resmi yang mengomentari pernyataan ini.

Pada bagiannya, kantor berita Reuters mengonfirmasi kepada sumber pejabat AS yang juga tidak disebutkan namanya membenarkan laporan WST itu. Pejabat itu mengatakan, penarikan pada April mencakup pengosongan pangkalan milite Tanif di dekat perbatasan Suriah-Iraq-Yordania.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada Desember bahwa akan menarik 2.000 tentara dari Suriah dan mengatakan pertempuran dengan Organisasi Daulah Islamiyah (ISIS) hampir berakhir.

Keputusan Trump mengejutkan banyak pihak di pemerintahannya dan juga mitra koalisi negaranya, termasuk Turki dan Pasukan Demokrat Suriah (milisi Kurdi Suriah).

Washington sedang berusaha mencapai kesepakatan dengan Turki, yang menganggap milisi Pasukan Demokratik Suriah organisasi teroris. AS berusaha menjamin keamanan milisi sekutunya sebelum menarik diri dari Suriah.

Amerika Serikat sendiri sengaja merahasiakan jadwal penarikan pasukan dari Suriah. Hal itu dilakukan sebagai strategi supaya tidak diketahui oleh “musuh”.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

JKP3 Tuding Petisi Penolakan RUU P-KS Tidak Sesuai Fakta

JKP3 juga menilai petisi yang dibuat oleh Ibu Maimon Herawati menggunakan judul yang provokatif.

Jum'at, 08/02/2019 19:39 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Membangun Peradaban Islam- Ust. Dr. M. Faqihuddin, M.M.

KIBLAT.NET- Pendidikan untuk mewujudkan identitas kemusliman sudah sepatutnya dipertajam. Karena saat ini bayak sekolah, banyak...

Jum'at, 08/02/2019 19:31 0

Indonesia

Politik Uang di Pemilu 2019 Berpotensi Meningkat

Salah satunya lantaran orientasi kompetisi Pemilihan Legislatif 2019 tetap berbasis pada sisi popularitas dan personalitas calon legislatif (caleg).

Jum'at, 08/02/2019 18:32 0

Video News

Terkait RUU P-KS, Abdul Chair: Itu Tidak Perlu

KIBLAT.NET- Rancangan Undang-undang Pernghapusan Kekerasan Seksual (RUU P-KS) masih menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat kita....

Jum'at, 08/02/2019 15:59 0

Video News

Immanuel Ebenezer Dipolisikan, Romo Syafii: Saya Pesimis

KIBLAT.NET- Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii mengaku pesimis Immanuel Ebenezer diperiksa polisi atas...

Jum'at, 08/02/2019 15:55 0

Indonesia

HIV-AIDS dan Penyimpangan Seksual Akan Merajalela Lewat RUU P-KS

HIV-AIDS dan seks bebas akan semakin marak melalui RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

Jum'at, 08/02/2019 14:07 0

Indonesia

Ketua PA 212 Dicecar Polisi Soal Organisasi Hingga Isi Ceramah

Slamet mengaku dicercar 57 pertanyaan saat pemeriksaan. "Satu persatu saya jawab dengan penuh ketelitian," ujarnya di hadapan awak media pada Kamis (07/02/2019).

Jum'at, 08/02/2019 11:04 0

Indonesia

Penuhi Panggilan Polisi, Ketua Umum PA 212 Dikawal Ribuan Umat Islam Solo

Ketua umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif diperiksa terkait dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye

Kamis, 07/02/2019 21:01 0

Video News

Wawancara Eksklusif: RUU P-KS, Perlukah?

KIBLAT.NET- Apakah Indonesia butuh RUU P-KS? Berikut adalah wawancara eksklusif kami bersama sekretaris komisi pengkajian...

Kamis, 07/02/2019 19:59 0

Indonesia

Pakar Hukum Pidana: Ajaran Agama Saja Dikriminalisasi Rezim, Apalagi Ahmad Dhani

Pakar Hukum Pidana, Abdul Chair Ramadhan mengatakan bahwa ajaran agama Islam dikriminalisasi oleh rezim Jokowi.

Kamis, 07/02/2019 16:52 0

Close