... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Museum Bangsamoro Telah Dibuka, Apa Saja Isinya?

Foto: Museum dibuka oleh Gubernur ARMM, Mujiv Hataman

KIBLAT.NET, Manila – Museum Bangsamoro di Kompleks Budaya Shariff Kabunsuan di Daerah Otonomi Muslim Mindanao (ARMM) mulai dibuka untuk umum pada Rabu (06/01/2018).

Gubernur ARMM, Mujiv Hataman, yang memimpin pembukaan museum, mengatakan proyek pembangunan museum dibantu oleh seorang kurator nasional dan sejumlah tenaga kerja ARMM.

“Ini memotivasi saya untuk mendorong proyek ini, dengan peninggalan-peninggalan tersebut menjadi dasar mengenai sejarah sejati masyarakat Bangsamoro,” kata Hataman.

Museum ini berfungsi sebagai gudang artefak, karya seni, serta catatan tekstual dan ikonografi yang relevan dengan memori budaya masyarakat Bangsamoro.

Hataman mengatakan bahwa museum dan Perpustakaan Regional yang baru diresmikan, adalah hadiah ARMM untuk Daerah Otonomi Bangsamoro di Muslim Mindanao (BARMM).

“Biarkan kedua proyek ini menjadi warisan ARMM bagi generasi muda Bangsamoro dan generasi mendatang,” katanya.

Museum ini diselenggarakan di bawah seorang kurator independen Marian Pastor Roces. Roces mengatakan bahwa pembangunan museum untuk mengumpulkan cerita-cerita penting tentang orang-orang Bangsamoro melalui pameran artefak yang berbeda dari wilayah tersebut.

“Setiap pameran di museum ini memiliki cerita sendiri,” kata Roces kepada wartawan dalam sebuah wawancara.

Dia mengatakan galeri ini menyajikan artefak dari berbagai bagian ARMM yang telah ada selama berabad-abad. Benda-benda yang dikumpulkan tersembunyi kisah-kisah tentang keberanian dan kelangsungan hidup.

Artefak termasuk tekstil yang diproduksi oleh wanita Maranao selama pengepungan Marawi sebagai sarana bertahan hidup; rekaman nyanyian Tausug Kissa dari pembantaian Bud Dajo; perpustakaan pribadi pendiri Front Pembebasan Islam Moro (MILF) Hashim Salamat; dan artefak arkeologis berusia 2.000 tahun di dataran tinggi Kulaman, khususnya guci pemakaman.

BACA JUGA  Inilah Wilayah Otonomi Bangsamoro Menurut Hasil Resmi KPU Filipina

Museum ini juga memperlihatkan dokumen terkini terkait proses perdamaian, termasuk Undang-Undang Organik Bangsamoro (BOL). Yaitu langkah yang akan membuka jalan bagi pendirian BARMM

Sumber: Philippine News Agency
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

HIV-AIDS dan Penyimpangan Seksual Akan Merajalela Lewat RUU P-KS

HIV-AIDS dan seks bebas akan semakin marak melalui RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

Jum'at, 08/02/2019 14:07 0

Indonesia

Ketua PA 212 Dicecar Polisi Soal Organisasi Hingga Isi Ceramah

Slamet mengaku dicercar 57 pertanyaan saat pemeriksaan. "Satu persatu saya jawab dengan penuh ketelitian," ujarnya di hadapan awak media pada Kamis (07/02/2019).

Jum'at, 08/02/2019 11:04 0

Indonesia

Penuhi Panggilan Polisi, Ketua Umum PA 212 Dikawal Ribuan Umat Islam Solo

Ketua umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif diperiksa terkait dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye

Kamis, 07/02/2019 21:01 0

Video News

Wawancara Eksklusif: RUU P-KS, Perlukah?

KIBLAT.NET- Apakah Indonesia butuh RUU P-KS? Berikut adalah wawancara eksklusif kami bersama sekretaris komisi pengkajian...

Kamis, 07/02/2019 19:59 0

Indonesia

Pakar Hukum Pidana: Ajaran Agama Saja Dikriminalisasi Rezim, Apalagi Ahmad Dhani

Pakar Hukum Pidana, Abdul Chair Ramadhan mengatakan bahwa ajaran agama Islam dikriminalisasi oleh rezim Jokowi.

Kamis, 07/02/2019 16:52 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Tiga Golongan yang Dimurkai Allah

Khutbah Jumat: Tiga Golongan yang Dimurkai Allah

Kamis, 07/02/2019 16:38 0

Indonesia

Anak Bisa Pidanakan Orang Tuanya Lewat RUU P-KS

Jazuli Juwaini mengungkapkan bahwa dalam RUU Penghapusan Kekerasan Sekual seorang anak bisa mempolisikan orang tuanya.

Kamis, 07/02/2019 15:56 0

Artikel

Perdebatan Politik di Media Sosial, Kita Dapat Apa Sih?

Proses memasyarakatkan politik seharusnya bergerak secara simultan dengan upaya mencerdaskan kehidupan rakyat. Dalam artian, rakyat dibangun rasionalitasnya menentukan untuk apa hak politiknya digunakan.

Kamis, 07/02/2019 14:57 0

Indonesia

Immanuel Ebenezer Dipolisikan, Romo Syafii: Saya Tidak Yakin Hukum Bekerja

Anggota Komisi III DPR RI, Romo Syafii mengaku pesimis Immanuel Ebenezer diperiksa polisi

Kamis, 07/02/2019 14:57 0

Indonesia

Sepanjang Januari 2019, Kementrian Kominfo Identifikasi 175 Konten Hoaks

KIBLAT.NET – Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengidentiifikasi sebanyak 175 konten hoaks yang menyebar di internet...

Kamis, 07/02/2019 14:31 0

Close