... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ketua PA 212 Dicecar Polisi Soal Organisasi Hingga Isi Ceramah

Foto: Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Ma'arif (foto: taufiq/kiblat)

KIBLAT.NET, Solo – Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma’arif menjalani pemeriksaan selama 7 jam di Mapolresta Surakarta. Slamet diduga melakukan pelanggaran tindak pidana kampanye di luar jadwal saat kegiatan Tabligh Akbar 212 di Bundaran Gladak, Solo, Ahad (13/01/2019) lalu.

Slamet mengaku dicecar 57 pertanyaan saat pemeriksaan. “Satu per satu saya jawab dengan penuh ketelitian,” ujarnya di hadapan awak media pada Kamis (07/02/2019).

Dalam pemeriksaan, Slamet menjelaskan ada tiga tahap pertanyaan yang diberikan kepadanya. Pertama, soal organisasi 212. Kedua, tentang isi ceramah saat acara tabligh akbar. Dan ketiga, isi ceramah saya tentang bagaimana memuliakan presiden dan ulama.

“Intinya dibahas tentang organisasi kami, yang kedua isi ceramah saya. Saya sampaikan bahwa saya hadir di tabligh akbar sebagai pembicara, sebagai ulama, sebagai ketua PA 212,” katanya.

“Tidak ada urusannya dengan urusan yang lain. Saya sampaikan adalah bagaimana kita berlaku jujur,” imbuhnya.

Ribuan umat Islam terlihat mengawal jalannya pemeriksaan Slamet Ma’arif di luar Mapolresta Surakarta. Ketua PA 212 itu terlihat didampingi sejumlah tokoh, seperti Haikal Hasan, Amien Rais, Mahendradatta, Ketua Gerakan nasional Pengawal fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Martak, dan Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) Ustadz Muinuddinillah Basri. Aksi bubar setelah pemeriksaan berakhir sekitar pukul 16.30 WIB.

Reporter: Reno
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Jenderal AS: Serangan Udara Tak Lemahkan Al-Shabaab Somalia

“Pada akhirnya, serangan-serangan (udara) seperti ini tidak mengalahkan Al-Shabaab,” kata Waldhauser dalam laporannya kepada Komite Layanan Bersenjata di Senat AS pada Kamis (07/02).

Jum'at, 08/02/2019 09:54 0

Rusia

Kontrol HTS Atas Idlib Kian Luas, Rusia Salahkan Turki

Zakharova memperingatkan bahwa “para teroris” di Suriah sedang mempersiapkan serangan untuk mengambil kendali atas zona de-eskalasi.

Jum'at, 08/02/2019 09:04 0

Arab Saudi

Saudi Teken Kerjasama dengan Belasan Perusahan Hiburan Inggris

Pada kesempatan Ramadhan, perusahaan Design Lab Experience untuk menyiapkan tenda-tenda hiburan Ramadhan, Team Partner Three untuk mengoperasikan dua teater bergerak dan perusahaan Mellors Group untuk hiburan-hiburan keliling kota.

Jum'at, 08/02/2019 07:05 0

Video News

Wawancara Eksklusif: RUU P-KS, Perlukah?

KIBLAT.NET- Apakah Indonesia butuh RUU P-KS? Berikut adalah wawancara eksklusif kami bersama sekretaris komisi pengkajian...

Kamis, 07/02/2019 19:59 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Tiga Golongan yang Dimurkai Allah

Khutbah Jumat: Tiga Golongan yang Dimurkai Allah

Kamis, 07/02/2019 16:38 0

Afghanistan

Konferensi Moskow Tekankan Pentingya Penghapusan Para Komandan Taliban dari Daftar Hitam

Untuk itu, menghapus nama para pemimpin Taliban dari daftar hitam internasional merupakan hal yang sangat mendesak.

Kamis, 07/02/2019 15:30 0

Artikel

Perdebatan Politik di Media Sosial, Kita Dapat Apa Sih?

Proses memasyarakatkan politik seharusnya bergerak secara simultan dengan upaya mencerdaskan kehidupan rakyat. Dalam artian, rakyat dibangun rasionalitasnya menentukan untuk apa hak politiknya digunakan.

Kamis, 07/02/2019 14:57 0

Philipina

Putaran Kedua Referendum Bangsamoro Selesai Meski Terjadi Pemboman

Menurut Direktur Jenderal Polisi Nasional Oscar Albayalde, tiga ledakan terjadi di Lanao del Norte pada malam plebisit. Tidak ada yang dilaporkan terluka dalam insiden itu.

Kamis, 07/02/2019 13:59 0

Afghanistan

Perundingan Moskow Sepakati 9 Poin Penting tentang Afghanistan

Setelah pertemuan di Moskow, perundingan berikutnya akan digelar di ibukota Qatar, Doha sesegera mungkin. Adapun sembilan poin deklarasi adalah sebagai berikut:

Kamis, 07/02/2019 12:11 0

Artikel

Laporan Syamina: Perang Kesabaran di Afghanistan

Triliunan dollar pajak rakyat Amerika dihabiskan untuk mengebom, merampas, dan menyiksa rakyat Afghanistan. Triliunan dollar lainnya harus dikeluarkan untuk merawat para vetaran yang terluka.

Kamis, 07/02/2019 10:08 0

Close