... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jenderal AS: Serangan Udara Tak Lemahkan Al-Shabaab Somalia

Foto: Panglima Komando Militer AS untuk Operasi Afrika, Jenderal Thomas Waldhauser

KIBLAT.NET, Washington – Panglima Komando Militer AS untuk Operasi Afrika, Jenderal Thomas Waldhauser, menyimpulkan bahwa kampanye serangan udara di Somalia tidak gerakan jihadis Al-Shabaab melembah. Sementara itu, tentara sekutu lokal harus memikul lebih banyak tanggung jawab dalam pertempuran.

“Pada akhirnya, serangan-serangan (udara) seperti ini tidak mengalahkan Al-Shabaab,” kata Waldhauser dalam laporannya kepada Komite Layanan Bersenjata di Senat AS pada Kamis (07/02).

Waldhauser melanjutkan bahwa keamanan di Somalia saat ini harus dipegang oleh tentara lokal. Ia mengisyaratkan diakhirinya kampanye militernya di Negara itu.

“Kesimpulannya adalah bahwa Tentara Nasional Somalia perlu menambah jumlahnya, dan untuk memajukan dan mengambil tanggung jawab atas keamanan negara,” imbuhnya.

Militer AS telah meningkatkan serangan udara terhadap Al-Shabaab sejak 2017. Pada pekan pertama di Februari 2019 ini, setidaknya empat serangan udara diumumkan oleh AS. Puluhan pejuang Al-Shabaab diklaim tewas dalam serangkaian serangan itu.

Dalam setiap pernyataannya, militer AS mengatakan bahwa tujuan Amerika Serikat dan sekutunya –pemerintah federal Somalia dan Uni Afrika (AMISOM) – untuk mencegah para pejuang Al-Shabaab mendapat wilayah aman yang digunakan merencanakan serangan kepada Barat dan sekutu.

Militer AS mengatakan sebelumnya bahwa militer AS “akan terus bekerja sama dengan para mitranya untuk mengalihkan tanggung jawab keamanan jangka panjang di Somalia ke AMISOM dan pemerintah federal Somalia.

BACA JUGA  Hindari Penangkapan Petugas Anti-Korupsi, Eks Presiden Peru Bunuh Diri

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Penuhi Panggilan Polisi, Ketua Umum PA 212 Dikawal Ribuan Umat Islam Solo

Ketua umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif diperiksa terkait dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye

Kamis, 07/02/2019 21:01 0

Video News

Wawancara Eksklusif: RUU P-KS, Perlukah?

KIBLAT.NET- Apakah Indonesia butuh RUU P-KS? Berikut adalah wawancara eksklusif kami bersama sekretaris komisi pengkajian...

Kamis, 07/02/2019 19:59 0

Indonesia

Pakar Hukum Pidana: Ajaran Agama Saja Dikriminalisasi Rezim, Apalagi Ahmad Dhani

Pakar Hukum Pidana, Abdul Chair Ramadhan mengatakan bahwa ajaran agama Islam dikriminalisasi oleh rezim Jokowi.

Kamis, 07/02/2019 16:52 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Tiga Golongan yang Dimurkai Allah

Khutbah Jumat: Tiga Golongan yang Dimurkai Allah

Kamis, 07/02/2019 16:38 0

Indonesia

Anak Bisa Pidanakan Orang Tuanya Lewat RUU P-KS

Jazuli Juwaini mengungkapkan bahwa dalam RUU Penghapusan Kekerasan Sekual seorang anak bisa mempolisikan orang tuanya.

Kamis, 07/02/2019 15:56 0

Artikel

Perdebatan Politik di Media Sosial, Kita Dapat Apa Sih?

Proses memasyarakatkan politik seharusnya bergerak secara simultan dengan upaya mencerdaskan kehidupan rakyat. Dalam artian, rakyat dibangun rasionalitasnya menentukan untuk apa hak politiknya digunakan.

Kamis, 07/02/2019 14:57 0

Indonesia

Immanuel Ebenezer Dipolisikan, Romo Syafii: Saya Tidak Yakin Hukum Bekerja

Anggota Komisi III DPR RI, Romo Syafii mengaku pesimis Immanuel Ebenezer diperiksa polisi

Kamis, 07/02/2019 14:57 0

Indonesia

Sepanjang Januari 2019, Kementrian Kominfo Identifikasi 175 Konten Hoaks

KIBLAT.NET – Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengidentiifikasi sebanyak 175 konten hoaks yang menyebar di internet...

Kamis, 07/02/2019 14:31 0

Indonesia

Putri Gus Dur Klaim RUU P-KS Rekomendasi Ulama

Putri bungsu Gus Dur mengkritik keras petisi tolak RUU P-KS yang dibuat oleh Maimon Herawati.

Kamis, 07/02/2019 14:08 0

Indonesia

Definisi Pelecehan Seksual di RUU P-KS Dapat Mengkriminalisasi Pengkritik LGBT

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini menilai ada potensi multitafsir soal definisi pelecehan seksual dalam RUU Penghapusan kekerasan seksual.

Kamis, 07/02/2019 12:20 0

Close