... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Penuhi Panggilan Polisi, Ketua Umum PA 212 Dikawal Ribuan Umat Islam Solo

Foto: Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif memenuhi panggilan polisi terkait dugaan pelanggaran kampanye

KIBLAT.NET, Solo – Ketua umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif, Kamis (07/02/2019), memenuhi panggilan Polresta Surakarta terkait dugaan pelanggaran tindak pidana kampanye di luar jadwal. Pemeriksaan itu dilakukan setelah ada laporan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Pelanggaran diduga terjadi saat Slamet Maarif mengikuti kegiatan Tabligh Akbar 212 di Bundaran Gladak, Solo, Ahad (13/01/2019) lalu. Setelah diperiksa Bawaslu, laporan dugaan pelangaran itu dilimpahkan ke Polresta Surakarta.

Kedatangan Ketua Umum PA 212 itu mendapatkan pengawalan ribuan umat Islam Solo, yang tergabung dalam Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS), Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) dan sejumlah elemen umat Islam Karesidenan Surakarta. “Aksi ini memberikan satu support kepada ulama kita,” ungkap koordinator aksi Edi Lukito di depan Mapolresta Surakarta, Kamis (07/01/2019).

Edi mengatakan pemeriksaan Slamet Maarif tidak beralasan. Sebab, Ketua Umum PA 212 itu tidak merlakukan kampanye terselubung dalam penyampaiannya saat Tabligh Akbar lalu. Menurutnya, polisi melakukan blunder jika kasus tersebut dilanjutkan dan menyatakan akan melakukan aksi lanjutan jika Slamet Maarif ditahan.

Dia berharap aksi tersebut dapat mensupport Slamet Ma’arif dan menjaga kenetralan aparat penegak hukum. Sehingga tidak ada lagi kriminalisasi terhadap ulama.

“Dengan usaha ini dan support oleh umat Islam dan masyarakat Solo ini aparat keamanan memberikan sikap yang positif,” katanya.

Aksi di depan Mapolresta Surakarta dimulai tepat pada pukul 10.00 WIB. Slamet Ma’arif terlihat didampingi sejumlah tokoh, seperti Haikal Hasan, Amien Rais, Mahendradatta, Ketua Gerakan nasional Pengawal fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Martak, dan Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) Ustadz Muinuddinillah Basri. Aksi bubar setelah pemeriksaan berakhir sekitar pukul 16.30 WIB.

BACA JUGA  Novel Tegaskan Seharusnya Presiden Desak Kapolri Selesaikan Kasus Penyiraman Air Keras

Reporter: Reno
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Wawancara Eksklusif: RUU P-KS, Perlukah?

KIBLAT.NET- Apakah Indonesia butuh RUU P-KS? Berikut adalah wawancara eksklusif kami bersama sekretaris komisi pengkajian...

Kamis, 07/02/2019 19:59 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Tiga Golongan yang Dimurkai Allah

Khutbah Jumat: Tiga Golongan yang Dimurkai Allah

Kamis, 07/02/2019 16:38 0

Afghanistan

Konferensi Moskow Tekankan Pentingya Penghapusan Para Komandan Taliban dari Daftar Hitam

Untuk itu, menghapus nama para pemimpin Taliban dari daftar hitam internasional merupakan hal yang sangat mendesak.

Kamis, 07/02/2019 15:30 0

Artikel

Perdebatan Politik di Media Sosial, Kita Dapat Apa Sih?

Proses memasyarakatkan politik seharusnya bergerak secara simultan dengan upaya mencerdaskan kehidupan rakyat. Dalam artian, rakyat dibangun rasionalitasnya menentukan untuk apa hak politiknya digunakan.

Kamis, 07/02/2019 14:57 0

Philipina

Putaran Kedua Referendum Bangsamoro Selesai Meski Terjadi Pemboman

Menurut Direktur Jenderal Polisi Nasional Oscar Albayalde, tiga ledakan terjadi di Lanao del Norte pada malam plebisit. Tidak ada yang dilaporkan terluka dalam insiden itu.

Kamis, 07/02/2019 13:59 0

Afghanistan

Perundingan Moskow Sepakati 9 Poin Penting tentang Afghanistan

Setelah pertemuan di Moskow, perundingan berikutnya akan digelar di ibukota Qatar, Doha sesegera mungkin. Adapun sembilan poin deklarasi adalah sebagai berikut:

Kamis, 07/02/2019 12:11 0

Artikel

Laporan Syamina: Perang Kesabaran di Afghanistan

Triliunan dollar pajak rakyat Amerika dihabiskan untuk mengebom, merampas, dan menyiksa rakyat Afghanistan. Triliunan dollar lainnya harus dikeluarkan untuk merawat para vetaran yang terluka.

Kamis, 07/02/2019 10:08 0

Suriah

Hak Layanan Medis Diabaikan, Warga Palestina Kembali Tewas di Penjara Israel

meninggalnya Baroud menyebabkan ketegangan di seluruh penjara Israel yang menjadi fokus penahanan warga Palestina. Para tahanan marah dan memintah penjajah bertanggung jawab.

Kamis, 07/02/2019 09:39 0

Afghanistan

Taliban Sampaikan Pandangan Politik kepada Para Politikus Afghanistan

Penting untuk menyetujui pembentukan pemerintahan Islam independen yang komprehensif di Afghanistan sebagai ganti sistem agen asing saat ini.

Kamis, 07/02/2019 07:19 0

Suara Pembaca

Hari Pers Nasional; Meneguhkan Integritas Insan Pers Indonesia

Pers yang didaulat sebagai pilar keempat demokrasi harus mampu menyuguhkan setiap kebenaran kepada khalayak ramai.

Kamis, 07/02/2019 07:17 0

Close