... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Khutbah Jumat: Tiga Golongan yang Dimurkai Allah

Foto: Khutbah Jumat

Khutbah Pertama

اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِي أَصْلَحَ الضَمَائِرَ، وَنَقَّى السَرَائِرَ، فَهَدَى الْقَلْبَ الحَائِرَ إِلَى طَرِيْقِ أَوْلَي البَصَائِرَ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيُكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، أَنْقَى العَالَمِيْنَ سَرِيْرَةً وَأَزكْاَهُمْ سِيْرَةً، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ سَارَ عَلَى هَدْيِهِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ

قَالَ تَعَالَى: يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

وَقَالَ يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

وَقَالَ يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلا سَدِيدًا * يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا أَمَّا بَعْدُ

 اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Secara sederhana, kebaikan dimaknai sebagai segala sesuatu yang diridhai dan dicintai Allah Ta’ala.  Sedangkan keburukan diartikan sebagai semua perkara yang dibenci atau bahkan murkai Allah Ta’ala. Dalam prinsip akidah Islam, semua amal yang dilakukan seorang Muslim sejatinya hanya ditujukan untuk meraih ridha dan cinta Ilahi semata. Apapun bentuk amalannya, keridhaan Allah adalah tujuan yang harus dicapai. Karena itu, dalam banyak kesempatan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam selalu mengajak para sahabatnya agar berdoa memohon keridhaan Allah dalam setiap amalannya.

Demikian sebaliknya, bagi seorang muslim, apapun jenis perbuatan yang mengantarkan kepada murka Allah Ta’ala mesti dihindari. Sebab, tidak ada yang lebih ditakuti oleh iman seorang muslim kecuali kemurkaan Allah Ta’ala. Karena dari situlah awal segala bencana terjadi. Namun karena keterbatasan ilmu, seringkali sebagian umat Islam tidak sadar melakukan sesuatu yang menyebabkan Allah murka kepadanya.

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Secara umum, apapun bentuk kemaksiatan pasti akan mengundang kemurkaan-Nya. Akan tetapi dalam beberapa hadis, secara tersurat Rasulullah mengabarkan bentuk-bentuk amalan yang dimurkai oleh Allah. Tingkatannya pun berbeda-beda. Dan yang paling besar bentuk kemurkaan-Nya adalah apa yang  pernah disampaikan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda;

أَبْغَضُ النَّاسِ إِلَى اللَّهِ ثَلاَثَةٌ: مُلْحِدٌ فِي الحَرَمِ، وَمُبْتَغٍ فِي الإِسْلاَمِ سُنَّةَ الجَاهِلِيَّةِ، وَمُطَّلِبُ دَمِ امْرِئٍ بِغَيْرِ حَقٍّ لِيُهَرِيقَ دَمَهُ

“Manusia yang paling dimurkai Allah adalah tiga golongan; Orang yang melakukan pelanggaran di tanah haram, orang yang mencari-cari tradisi jahiliyah padahal telah masuk Islam, dan orang yang berupaya untuk menumpahkan darah seseorang tanpa alasan yang dibenarkan.” (HR. Bukhari)

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Hadis di atas menjelaskan kepada kita bahwa ada tiga golongan manusia yang paling dimurkai oleh Allah.

BACA JUGA  Khutbah Jumat: Dahsyatnya Dosa Zina di dalam Islam

Pertama: Orang yang melakukan dosa besar di tanah haram.

Para ulama menjelaskan bahwa asal muasal kota Mekah disebut tanah haram adalah karena ada banyak aturan yang tidak boleh dilanggar. Jangankan dosa-dosa besar, bahkan dosa kecil sekalipun dapat mengotori kehormatan tanah haram. Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ هَذَا الْبَلَدَ حَرَّمَهُ اللَّهُ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، فَهْوَ حَرَامٌ بِحُرْمَةِ اللَّهِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ ، وَإِنَّهُ لَمْ يَحِلَّ الْقِتَالُ فِيهِ لأَحَدٍ قَبْلِى ، وَلَمْ يَحِلَّ لِى إِلاَّ سَاعَةً مِنْ نَهَارٍ

“Sesungguhnya kota ini, Allah telah memuliakannya pada hari penciptaan langit dan bumi. Dia adalah kota suci dengan dasar kemuliaan yang Allah tetapkan sampai hari Kiamat. Belum pernah Allah halalkan berperang di dalamnya, sebelumku. Dan Allah tidak halalkan bagiku untuk memerangi penduduknya, kecuali beberapa saat di waktu siang (ketika Fathu Mekah).

Selanjutnya, beliau bersabda, “Dia haram dengan kemuliaan yang Allah berikan, sampai hari kiamat.  Tidak boleh dipatahkan ranting pohon-nya, tidak boleh diburu hewannya, tidak boleh diambil barang hilangnya, kecuali untuk diumumkan, dan tidak boleh dicabut rerumputan hijaunya.” (HR. Bukhari-Muslim)

Maknanya, dosa-dosa besar di sini bersifat umum, termasuk juga mereka yang mendustakan ayat-ayat Allah demi mendukung kezaliman yang dilakukan penguasa. Sehingga atas nama agama, masyarakat dipaksa untuk mendukung dan tidak mengingkari kezaliman tersebut. Maka orang-orang seperti ini tidak akan selamat dari katagori golongan yang pertama.

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Kedua; orang yang menginginkan tradisi jahiliyah padahal telah masuk Islam

Orang yang mencari-cari tradisi jahiliyah padahal telah masuk Islam. Di antara bentuk tradisi jahiliyah yang dicari-cari untuk dijadikan pedoman adalah sistem demokrasi. Sistem yang menjadikan suara rakyat di atas segala-galanya (suara rakyat adalah suara tuhan, red). Sistem tersebut dijadikan panduan dalam berhukum. Bahkan dalam menilai agama Allah pun, mereka terapkan sesuai dengan arahan sistem tersebut. Syariat akan digunakan kalau sesuai dengan suara rakyat, sebaliknya akan ditolak kalau tidak sesuai dengan suara rakyat. Ini adalah bentuk kembalinya manusia kepada salah satu dari tradisi jahiliyah, padahal dia telah masuk Islam.

Allah ta’ala menegur sikap yang semacam ini dalam firman-Nya:

أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ

“Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih daripada (hukum) Allah bagi oang-orang yang yakin?.” (QS. Al Maidah: 50).

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Ketiga; memburu darah seseorang tanpa alasan yang dibenarkan untuk menumpahkan darahnya.

Maknanya, setiapa orang yang berupaya untuk menumpahkan darah seseorang tanpa alasan yang dibenarkan. Yaitu, membunuh orang-orang yang terlindungi darahnya dalam ketentuan Islam. Kemudian ia berupaya mencari-cari pembenaran dengan alasan yang lemah atau dalih yang tidak dibenarkan dalam Islam.

BACA JUGA  Komunitas Yaman Indonesia Mengecam Aksi Penyerangan UEA Terhadap Yaman

Jamaah Jumat Rahimakumullah

Banyak pemuda Islam yang lari dari satu golongan tapi terjebak dalam golongan yang lain. Mereka lari dari demokrasi tapi jatuh dalam pemahaman yang gampang menghalalkan darah seseorang. Sebagian lagi ada yang lari dari golongan yang ketiga namun terjebak ke dalam golongan yang pertama. Mereka lari dari satu kemurkaan kepada kemurkaan yang lain. Hingga akhirnya tetap berada dalam golongan yang paling dibenci oleh Allah.

Tiga golongan yang disebutkan dalam hadis di atas adalah probelmatika umat yang sedang dihadapi hari ini; membenarkan penguasa dzalim dengan mengatasnamakan agama, mengadopsi tradisi jahiliyah padahal ktp-nya Islam dan menumpahkan darah tanpa alasan yang dibenarkan.

Sebagai jalan atau solusi agar bisa keluar dari problematika tersebut, kita mesti kembali kepada pemahaman Islam yang lurus. yakni Islam yang tawasuth (pertengahan). Berada di antara dua titik ekstrim yang berlawanan, tidak bersikap ghuluw (berlebihan) dan tidak pula bersikap taqshir (meremehkan).

وَالْعَصْرِ ﴿١﴾ إِنَّ الإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ ﴿2﴾ إِلاَّ الَّذِينَ ءَامَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْر

Khutbah Kedua

اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا

أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوا اللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.

 اللهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَ الدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدُّعَاءِ.

اللَّهُمَّ اجْعَلْ جَمْعَنَا هَذَا جَمْعاً مَرْحُوْماً، وَاجْعَلْ تَفَرُّقَنَا مِنْ بَعْدِهِ تَفَرُّقاً مَعْصُوْماً، وَلا تَدَعْ فِيْنَا وَلا مَعَنَا شَقِيًّا وَلا مَحْرُوْماً.

رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

 رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَاإنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ.

 عِبَادَاللهِ !

 إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Anak Bisa Pidanakan Orang Tuanya Lewat RUU P-KS

Jazuli Juwaini mengungkapkan bahwa dalam RUU Penghapusan Kekerasan Sekual seorang anak bisa mempolisikan orang tuanya.

Kamis, 07/02/2019 15:56 0

Afghanistan

Konferensi Moskow Tekankan Pentingya Penghapusan Para Komandan Taliban dari Daftar Hitam

Untuk itu, menghapus nama para pemimpin Taliban dari daftar hitam internasional merupakan hal yang sangat mendesak.

Kamis, 07/02/2019 15:30 0

Artikel

Perdebatan Politik di Media Sosial, Kita Dapat Apa Sih?

Proses memasyarakatkan politik seharusnya bergerak secara simultan dengan upaya mencerdaskan kehidupan rakyat. Dalam artian, rakyat dibangun rasionalitasnya menentukan untuk apa hak politiknya digunakan.

Kamis, 07/02/2019 14:57 0

Indonesia

Immanuel Ebenezer Dipolisikan, Romo Syafii: Saya Tidak Yakin Hukum Bekerja

Anggota Komisi III DPR RI, Romo Syafii mengaku pesimis Immanuel Ebenezer diperiksa polisi

Kamis, 07/02/2019 14:57 0

Indonesia

Sepanjang Januari 2019, Kementrian Kominfo Identifikasi 175 Konten Hoaks

KIBLAT.NET – Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengidentiifikasi sebanyak 175 konten hoaks yang menyebar di internet...

Kamis, 07/02/2019 14:31 0

Indonesia

Putri Gus Dur Klaim RUU P-KS Rekomendasi Ulama

Putri bungsu Gus Dur mengkritik keras petisi tolak RUU P-KS yang dibuat oleh Maimon Herawati.

Kamis, 07/02/2019 14:08 0

Philipina

Putaran Kedua Referendum Bangsamoro Selesai Meski Terjadi Pemboman

Menurut Direktur Jenderal Polisi Nasional Oscar Albayalde, tiga ledakan terjadi di Lanao del Norte pada malam plebisit. Tidak ada yang dilaporkan terluka dalam insiden itu.

Kamis, 07/02/2019 13:59 0

Indonesia

Definisi Pelecehan Seksual di RUU P-KS Dapat Mengkriminalisasi Pengkritik LGBT

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini menilai ada potensi multitafsir soal definisi pelecehan seksual dalam RUU Penghapusan kekerasan seksual.

Kamis, 07/02/2019 12:20 0

Afghanistan

Perundingan Moskow Sepakati 9 Poin Penting tentang Afghanistan

Setelah pertemuan di Moskow, perundingan berikutnya akan digelar di ibukota Qatar, Doha sesegera mungkin. Adapun sembilan poin deklarasi adalah sebagai berikut:

Kamis, 07/02/2019 12:11 0

Indonesia

Jazuli Juwaini Jelaskan Kesalahan Definisi Kekerasan Seksual dalam RUU P-KS

Ketua Fraksi Partai Keadlian Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini mengkritisi definisi kekerasan sekual dalam RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.

Kamis, 07/02/2019 11:44 0

Close