... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Romo Syafii Tegaskan Polisi Sudah Tidak Promoter

Foto: Anggota Komisi III DPR-RI Romo Syafii (berdiri) dalam diskusi “Hukum Era Jokowi Mundur atau Zalim?” di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Jakarta pada Rabu (06/02/2019).

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota Komisi III DPR-RI, Muhammad Syafii memaparkan bahwa kepolisian sudah melenceng dari tugas utamanya. Ia memaparkan, sesuai UU No. 22 Tahun 2002 pasal 13, polisi harus melindungi, mengayomi masyarakat, dan memastikan tegaknya hukum.

“Yang terjadi hari ini polisi tidak menampakkan sebagai penegak hukum tapi alat politik dari rezim yang berkuasa. Bukan berorientasi kepentingan negara, tapi penguasa,” katanya dalam diskusi “Hukum di Era Jokowi, Mundur dan Zalim?” di Kantor Seknas Prabowo-Sandi, Jakarta pada Rabu (06/02/2019).

Pria yang akrab dipanggil Romo itu juga menyinggung soal perilaku polisi yang terkadang malah menjadi juru kampanye (jurkam).

“Bahkan polisi sudah jadi jurkam, ngumpulin ASN, kepala desa dan itu dilakukannya. Di Dapil saya, yang seharusnya saya mengunjungi 10 tempat tapi dibatalkan oleh kepolisian,” paparnya.

Romo Syafii juga menyinggung pelaporan kepada kepolisian yang dilakukan oleh pihak yang berseberangan dengan pemerintah. Menurutnya, sampai saat ini tidak ada kejelasan dalam penyelesaian terkait pelaporan tersebut.

“Sampai hari ini tidak ada yang diproses. Ada yang mengadukan kasus Tengku Zulkarnain yang di Kalimantan, Fahri Hamzah di Bandara, diproses polisi? Tidak,” tuturnya.

Maka, ia membantah jika penegak hukum masih mengatakan polisi masih penegak hukum yang profesional, modern, dan terpercaya (promoter).

“Bohong (penegakan hukum promoter.red) itu. Kalau yang melaporkan pihak pemerintah, prosesnya cepat sekali,” pungkasnya.

BACA JUGA  Hari HAM Sedunia, Muhammadiyah Soroti Petugas KPPS Meninggal dan Kekerasan Polisi

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Rusydan

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Mencari Titik Tengah dari Kekurangan Pasangan

KIBLATNET- Terkadang apa yang diharapkan dari sebuah pernikahan tidak terdapat pada pasangan. Sehingga mungkin kekecewaan...

Rabu, 06/02/2019 13:39 0

China

Meliput di Xinjiang, Para Jurnalis Mengaku Alami Tekanan

Penerbitan visa yang ditunda, pengawasan, penahanan dan dugaan penyadapan telepon menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh jurnalis asing di Cina.

Rabu, 06/02/2019 11:33 0

Afghanistan

Taliban: Negosiasi yang Efektif dengan AS Menumbuhkan Harapan Bangsa Afghan

"Fokus harus kita arahkan supaya hasil yang sangat vital bisa tercapai, sebaliknya bukan hasil yang remeh-temeh dan bersifat taktis," kata Taliban.

Rabu, 06/02/2019 10:28 0

Amerika

Jenderal Votel Gelisah Senjata AS Jatuh ke Tangan Al-Qaidah Yaman

“Amerika Serikat harus menyelidiki apakah peralatan militer buatan AS di Yaman telah jatuh ke tangan kelompok bersenjata yang terkait dengan Al Qaidah atau pemberontak yang didukung Iran,” kata Fotel Komite Layanan Bersenjata Senat.

Rabu, 06/02/2019 09:53 0

Afghanistan

Taliban Serbu Kamp Militer di Kunduz, 26 Tentara Tewas

Serangan ini terjadi beberapa hari setelah Taliban-AS mencapai sejumlah kesepakatan negosiasi

Rabu, 06/02/2019 08:23 0

Suriah

Berdampak Negatif, Faksi Oposisi Suriah Larang Anggota Bermain Game PUBG

Syaikh Abdullah Al-Muhaisini memfatwakan haram bermain PUBG karena menyebabkan "kecanduan" dan "ikhtilat (bercampur antara laki-laki dan perempuan non mahram)".

Rabu, 06/02/2019 07:39 0

Suriah

Pemerintah Darurat Idlib Dirikan Lembaga Pendidikan Khatib dan Imam

Lembaga ini dinamakan Mahad Tsabit bin Qais. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas imam dan khatib

Rabu, 06/02/2019 06:59 0

Philipina

Kedubes RI Manila Sebut Kabar WNI Pelaku Serangan Bom di Pulau Jolo Belum Valid

Belum ada penjelasan terkait alasan Mendagri Filipina Eduardo Ano menyeret WNI dalam aksi ini

Selasa, 05/02/2019 19:23 0

Turki

Erdogan Akui Turki Jalin Kontak “Bawah Tanah” dengan Rezim Suriah

"Bahkan jika itu adalah musuhmu, kamu tidak akan sepenuhnya memutuskan ikatan kalau-kalau kamu membutuhkannya," kata Erdogan pada Ahad (03/02/2019).

Selasa, 05/02/2019 14:35 0

Video News

Polisikan Immanuel Ebenezer, Ini Kata Pelapor

KIBLAT.NET- Imanuel Ebenezer dilaporkan oleh Eka Gumilar terkait perkara Penghinaan Kelompok atau Golongan pasal 157...

Selasa, 05/02/2019 14:17 0

Close