... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lawyer Guru Honorer: Presiden Baru Tahu Gaji Guru Honorer 300 Ribu, Apa Dia Hanya Nge-Vlog?

Foto: Andi Muhammad Asrun (kanan) dalam diskusi publik "Hukum Era Jokowi, Mundur dan Zalim?" di kantor Seknas Prabowo-Sandi, Jakarta Pusat pada Rabu (06/02/2019).

KIBLAT.NET, Jakarta – Lawyer Guru Honorer, Andi Muhammad Asrun mengungkapkan bahwa saat ini jumlah guru honorer sangat banyak. Namun, ia menilai guru honorer tidak diperhatikan oleh pemerintahan Jokowi.

“Guru di Indonesia sekitar 10 juta. Dari tingkat TK sampai SMA, ini problem betul karena guru honorer seolah dilupakan oleh rezim ini,” katanya dalam diskusi publik “Hukum Era Jokowi, Mundur dan Zalim?” di kantor Seknas Prabowo-Sandi, Jakarta Pusat pada Rabu (06/02/2019).

Ia juga menyebutkan bahwa salah satu kebijakan yang tidak berpihak pada guru honorer adalah dibuatnya Peraturan Menteri PAN RB No. 36 Tahun 2018 yang membatasi seleksi PNS tidak boleh lebih dari 35 tahun.

“Ini sebuah blunder. Ini kita gugat, akhirnya MA membatalkan peraturan soal usia PNS ini bertentangan dengan aturan di atasnya. Ini tidak benar,” tuturnya.

Andi juga menyoroti soal pengakuan presiden yang baru mengetahui gaji guru honorer 300 ribu. Padahal, Jokowi adalah seorang presiden.

“Masak presiden baru tahu guru honorer 300 ribu, 100 ribu. Bayangkan gaji guru 100 ribu, bagi sepuluh hanya 10 ribu. Ini cuman buat buat beli beras seliter. Sangat tidak manusiawi dan ini pelanggaran konstitusi,” ucapnya.

Menurut Andi, hal tersebut sangat tidak masuk akal. Karena guru adalah komponen terpenting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, bagaimana hal tersebut bisa luput dari pantauan seorang presiden.

BACA JUGA  Defisit Anggaran, PBB Terancam Tak Bisa Gaji Staf

Nggak masuk akal, presiden nggak tau. Apa dia hanya main twitter atau nge-vlog?,” sambungnya.

Meski demikian, ia juga memaparkan bahwa ada kesalahan dalam organisasi profesi guru. Yaitu tidak lantang menyuarakan kepentingan guru kepada pemerintah.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Rusydan

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Mencari Titik Tengah dari Kekurangan Pasangan

KIBLATNET- Terkadang apa yang diharapkan dari sebuah pernikahan tidak terdapat pada pasangan. Sehingga mungkin kekecewaan...

Rabu, 06/02/2019 13:39 0

China

Meliput di Xinjiang, Para Jurnalis Mengaku Alami Tekanan

Penerbitan visa yang ditunda, pengawasan, penahanan dan dugaan penyadapan telepon menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh jurnalis asing di Cina.

Rabu, 06/02/2019 11:33 0

Afghanistan

Taliban: Negosiasi yang Efektif dengan AS Menumbuhkan Harapan Bangsa Afghan

"Fokus harus kita arahkan supaya hasil yang sangat vital bisa tercapai, sebaliknya bukan hasil yang remeh-temeh dan bersifat taktis," kata Taliban.

Rabu, 06/02/2019 10:28 0

Amerika

Jenderal Votel Gelisah Senjata AS Jatuh ke Tangan Al-Qaidah Yaman

“Amerika Serikat harus menyelidiki apakah peralatan militer buatan AS di Yaman telah jatuh ke tangan kelompok bersenjata yang terkait dengan Al Qaidah atau pemberontak yang didukung Iran,” kata Fotel Komite Layanan Bersenjata Senat.

Rabu, 06/02/2019 09:53 0

Afghanistan

Taliban Serbu Kamp Militer di Kunduz, 26 Tentara Tewas

Serangan ini terjadi beberapa hari setelah Taliban-AS mencapai sejumlah kesepakatan negosiasi

Rabu, 06/02/2019 08:23 0

Suriah

Berdampak Negatif, Faksi Oposisi Suriah Larang Anggota Bermain Game PUBG

Syaikh Abdullah Al-Muhaisini memfatwakan haram bermain PUBG karena menyebabkan "kecanduan" dan "ikhtilat (bercampur antara laki-laki dan perempuan non mahram)".

Rabu, 06/02/2019 07:39 0

Suriah

Pemerintah Darurat Idlib Dirikan Lembaga Pendidikan Khatib dan Imam

Lembaga ini dinamakan Mahad Tsabit bin Qais. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas imam dan khatib

Rabu, 06/02/2019 06:59 0

Philipina

Kedubes RI Manila Sebut Kabar WNI Pelaku Serangan Bom di Pulau Jolo Belum Valid

Belum ada penjelasan terkait alasan Mendagri Filipina Eduardo Ano menyeret WNI dalam aksi ini

Selasa, 05/02/2019 19:23 0

Turki

Erdogan Akui Turki Jalin Kontak “Bawah Tanah” dengan Rezim Suriah

"Bahkan jika itu adalah musuhmu, kamu tidak akan sepenuhnya memutuskan ikatan kalau-kalau kamu membutuhkannya," kata Erdogan pada Ahad (03/02/2019).

Selasa, 05/02/2019 14:35 0

Video News

Polisikan Immanuel Ebenezer, Ini Kata Pelapor

KIBLAT.NET- Imanuel Ebenezer dilaporkan oleh Eka Gumilar terkait perkara Penghinaan Kelompok atau Golongan pasal 157...

Selasa, 05/02/2019 14:17 0

Close