... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Begini Penjelasan Ketua DPR Terkait Hak Pengendara Motor di Jalan Tol

Foto: Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Foto: Tempo).

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengaku bahwa dimunculkannya wacana dibolehkannya pengendara sepeda motor melewati jalan tol merupakan bagian dari upaya memperjuangkan aspirasi jutaan pengguna kendaraan bermotor untuk dapat masuk Jalan tol melalui jalur khusus.

Bamsoet mengatakan hal tersebut sebenarnya telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 44 Tahun 2009 yang menjelaskan bahwa kendaraan bermotor roda dua merupakan moda transportasi dengan populasi yang cukup besar sehingga perlu diberi kemudahan dalam menggunakan infrastruktur berupa jalan termasuk jalan tol.

“Pemberian kemudahan ini diberikan dengan tetap memperhitungkan faktor keselamatan dan keamanan pengguna jalan,” ungkap Bamsoet melalui rilis yang diterima Kiblat Senin (4/2/2019).

Bamsoet menambahkan, penggunaan jalan tol yang dimaksud dalam PP di atas yaitu dengan disediakannya jalur satu arah khusus motor selebar 2,5 meter di sisi bahu jalan yang dibatasi separator beton dengan tingkat keamanan yang tinggi.

“Pada jalan tol, dapat dilengkapi dengan jalur jalan khusus bagi kendaraan bermotor roda dua yang secara fisik terpisah dari jalur jalan tol yang diperuntukkan bagi kendaraan roda empat atau lebih,” jelas Bamsoet.

Mantan Ketua Komisi III DPR itu juga menepis tudingan bahwa jalur khusus motor tersebut berbahaya dan akan menambah angka kematian akibat kecelakaan.

“Menurut Polda Bali, sepanjang catatan lima tahun terakhir sejak jalur khusus motor di tol Bali Mandara itu beroperasi, hanya ada 16 peristiwa kecelakaan, itupun hanya luka ringan dan tidak ada kematian ataupun luka berat,” kata Bamsoet.

BACA JUGA  Penjelasan Polri Dinilai Menyakitkan Bagi Keluarga Korban Tewas Ricuh 21-23 Mei

Bamsoet menegaskan, jika berbicara dari sisi kepentingan investor, pengelola, dan para mitra yang selama ini telah meraup keuntungan dari bisnis jalan tol, pasti akan membuat mereka tidak nyaman. Sebab mereka nanti akan terpaksa menyediakan berbagai sarana, sesuai dengan PP No. 44 Tahun 2009 tentang jalan tol dan UU No. 38 Tahun 2004 tentang jalan.

“Dan itu akan mengancam dan merugikan keuntungan mereka secara bisnis. Sehingga, mereka dengan sekuat tenaga akan menggunakan tenaga dan jaringannya untuk menolak wacana ini,” tegasnya.

Terakhir, Bamsoet juga meminta agar sebagai anak bangsa harus memiliki sikap saling peduli, khususnya terhadap aspirasi sesama anggota masyarakat.

“Mereka juga ingin menikmati infrastruktur tanpa diskriminasi yang dibangun oleh negaranya, dengan nyaman dan aman, seperti para pemilik mobil,” tandasnya.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Rusydan

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

China

Meliput di Xinjiang, Para Jurnalis Mengaku Alami Tekanan

Penerbitan visa yang ditunda, pengawasan, penahanan dan dugaan penyadapan telepon menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh jurnalis asing di Cina.

Rabu, 06/02/2019 11:33 0

Afghanistan

Taliban: Negosiasi yang Efektif dengan AS Menumbuhkan Harapan Bangsa Afghan

"Fokus harus kita arahkan supaya hasil yang sangat vital bisa tercapai, sebaliknya bukan hasil yang remeh-temeh dan bersifat taktis," kata Taliban.

Rabu, 06/02/2019 10:28 0

Amerika

Jenderal Votel Gelisah Senjata AS Jatuh ke Tangan Al-Qaidah Yaman

“Amerika Serikat harus menyelidiki apakah peralatan militer buatan AS di Yaman telah jatuh ke tangan kelompok bersenjata yang terkait dengan Al Qaidah atau pemberontak yang didukung Iran,” kata Fotel Komite Layanan Bersenjata Senat.

Rabu, 06/02/2019 09:53 0

Afghanistan

Taliban Serbu Kamp Militer di Kunduz, 26 Tentara Tewas

Serangan ini terjadi beberapa hari setelah Taliban-AS mencapai sejumlah kesepakatan negosiasi

Rabu, 06/02/2019 08:23 0

Suriah

Berdampak Negatif, Faksi Oposisi Suriah Larang Anggota Bermain Game PUBG

Syaikh Abdullah Al-Muhaisini memfatwakan haram bermain PUBG karena menyebabkan "kecanduan" dan "ikhtilat (bercampur antara laki-laki dan perempuan non mahram)".

Rabu, 06/02/2019 07:39 0

Suriah

Pemerintah Darurat Idlib Dirikan Lembaga Pendidikan Khatib dan Imam

Lembaga ini dinamakan Mahad Tsabit bin Qais. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas imam dan khatib

Rabu, 06/02/2019 06:59 0

Philipina

Kedubes RI Manila Sebut Kabar WNI Pelaku Serangan Bom di Pulau Jolo Belum Valid

Belum ada penjelasan terkait alasan Mendagri Filipina Eduardo Ano menyeret WNI dalam aksi ini

Selasa, 05/02/2019 19:23 0

Turki

Erdogan Akui Turki Jalin Kontak “Bawah Tanah” dengan Rezim Suriah

"Bahkan jika itu adalah musuhmu, kamu tidak akan sepenuhnya memutuskan ikatan kalau-kalau kamu membutuhkannya," kata Erdogan pada Ahad (03/02/2019).

Selasa, 05/02/2019 14:35 0

Video News

Polisikan Immanuel Ebenezer, Ini Kata Pelapor

KIBLAT.NET- Imanuel Ebenezer dilaporkan oleh Eka Gumilar terkait perkara Penghinaan Kelompok atau Golongan pasal 157...

Selasa, 05/02/2019 14:17 0

Opini

Immanuel Ebenezer Bukan Pertama, Ini Daftar Pendukung Jokowi yang Dipolisikan

Immanuel yang menyebut massa 212 penghamba uang bukan orang pertama yang dilaporkan oleh pihak yang berseberangan dengan pemerintah

Selasa, 05/02/2019 13:52 1

Close