... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Perusahaan Spanyol Tolak Bangun Jalur Kereta Israel di Tanah Palestina

Foto: Perusahaan Spanyol Tolak Bangun Jalur Kereta Israel di Tanah Palestina

KIBLAT.NET, Yerusalem – Perusahaan Spanyol pada Jumat (01/02/2019), menolak tender Israel untuk membangun jalur kereta di Yerusalem, yang akan memotong jauh ke wilayah yang diduduki.

Construcciones y Auxiliar de Ferrocarriles (CAF atau Construction and Other Railway Services) mengumumkan bahwa mereka menolak untuk membangun bagian dari kereta api di Yerusalem. Alasannya karena jalur kereta adalah tanah Palestina, sehingga melanggar resolusi legitimasi internasional.

Pekerja perusahaan juga menolak keikutsertaannya dalam proyek dengan alasan yang sama. Perwakilan pekerja mengatakan bahwa masalahnya terletak pada kenyataan bahwa kereta api akan melewati tanah Palestina untuk melayani permukiman ilegal di Yerusalem Timur.

“Setiap proyek di kota mana pun di seluruh dunia, terutama Yerusalem, harus menghormati hak asasi manusia dan legitimasi internasional dalam implementasinya,” tegas CAF.

CAF menambahkan, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Mahkamah Internasional [ICJ], melalui berbagai resolusi, telah mengatakan bahwa mereka menentang pendudukan tanah yang akan melewati bagian dari jalur kereta api.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Dipertanyakan, Kenapa Aksi Kekerasan di Papua Tak Disebut Terorisme

Penyebutan KKB di Papua, sebut Heru, juga karena pengambil kebijakan khawatir jika disebut teroris, maka akan benar-benar lepas dari Indonesia. Sehingga di Papua masih disebut sebagai KKB.

Ahad, 03/02/2019 09:38 0

Indonesia

ONECARE Beri Bantuan ke Muhammad, Bocah Tiga Tahun Penderita Gizi Buruk di Pesisir Pandeglang

Bocah berumur 3 tahun tersebut telah menderita gizi buruk semenjak tahun lalu.

Ahad, 03/02/2019 00:15 0

Indonesia

PAHAM: Muslim Uighur Tak Dibela Barat karena Islam

bahkan pemberitaan pun di dunia internasional, pembelaan media barat terhadap Uighur tidak ada.

Sabtu, 02/02/2019 21:35 0

Profil

Muhammad bin Wasi’, Teladan dalam Kezuhudan dan Jihad

Pukulan tentara Allah itu mengenai kepala musuh hingga terbelah menjadi dua bagian. Sedangkan pukulan pedang musuh hanya mengenai topi baja yang dia kenakan di kepalanya, hingga dia tidak bisa melepaskannya.

Sabtu, 02/02/2019 20:58 0

Indonesia

ONECARE Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Tsunami Selat Sunda

NECARE dan sejumlah NGO menyalurkan bantuan ke masyarakat terdampak tsunami di desa Caringin, Pandeglang.

Sabtu, 02/02/2019 18:47 0

Indonesia

Kerjasama dengan KAMMI, UDEF Akan Buat Kantor Perwakilan di Indonesia

Taylan menambahkan UDEF berencana membuka kantor perwakilan di Indonesia.

Sabtu, 02/02/2019 18:27 0

Indonesia

FUUI Minta Aparat Usut Tabloid Indonesia Barokah

Ketua Forum Ulama Umat Islam (FUUI) KH Athian Ali turut memberikan tanggapan mengenai kemunculan tabloid Indonesia Barokah

Sabtu, 02/02/2019 17:03 0

Indonesia

Disamakan dengan Tabloid Indonesia Barokah, Begini Tanggapan Media Ummat

Jurnalis Media Umat (MU), Joko Prasetyo mengaku kaget saat membaca berita yang menyamakan media tempat ia bekerja dengan media Indonesia Barokah

Sabtu, 02/02/2019 16:57 0

Indonesia

Divisi Advokasi DSKS Tegaskan Vonis Bos PT Indaco Menciderai Hukum

Anggota Divisi Advokat Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS), Herry Dwi Utomo menyatakan bahwa keputusan hakim dalam kasus tabrak lari Bos PT Indaco, Iwan Andranacus sangat menyakitkan masyarakat.

Sabtu, 02/02/2019 16:46 0

Indonesia

JPU Mengaku Kaget dengan Vonis Bos PT Indaco

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus Iwan Andranacus, Satriawan mengaku kaget pasca diputusnya Iwan Andranacus

Sabtu, 02/02/2019 16:24 0

Close