... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Masyarakat Dunia Gelar Aksi Mengutuk Tindakan Cina terhadap Uighur

Foto: Demonstrasi memprotes tindakan Cina terhadap Uighur di Inggris.

KIBLAT.NET, Berlin – Pelanggaran HAM Cina terhadap minoritas Uighur di wilayah Xinjiang mengundang aksi perotes di seluruh Konsulat Cina di seluruh dunia. Demikian menurut laporan Daily Sabah, Sabtu (02/02/2019).

Pandangan Nasional Komunitas Islam (IGMG), salah satu asosiasi Muslim-Turki terbesar Jerman, berkumpul di depan Konsulat Cina di Duesseldorf untuk menggelar aksi protes.

Kepala organisasi Kemal Ergün membuat pernyataan dan mengecam Cina atas pelanggaran HAM, penindasan agama dan pembangunan kamp konsentrasi.

“Anak-anak Uighur dan warga tidak diizinkan pergi ke masjid, atau bahkan berdoa di rumah mereka. Mereka bahkan tidak bisa berpuasa di bulan Ramadhan,” katanya.

Ergün melanjutkan dengan mengatakan bahwa kamp-kamp konsentrasi mengajarkan ideologi Partai Komunis Cina dan menghinakan Islam. Dia pun menyinggung tentang kampanye penangkapan terhadap Uighur. Orang-orang yang ditangkap tidak pernah lagi terdengar kabarnya.

“Pasukan keamanan secara sistematis melakukan penyiksaan, setiap upaya untuk memprotes praktik administrasi yang tidak adil dianggap sebagai pemberontakan atau kerusuhan. Mereka yang menghadiri protes dieksekusi,” katanya.

Ergün meminta PBB untuk mengambil tindakan dan menjatuhkan sanksi kepada pemerintah Cina.

Sekitar 500 orang dari berbagai LSM mengikuti aksi protes meskipun diguyur hujan. Mereka membacakan pernyataan bersama agar Cina mengakhiri penindasan terhadap Uighur.

Sementara itu, protes di dekat Konsulat China di kota Frankfurt dihadiri oleh sekitar 350 orang.

Komunitas Islam Denmark di ibukota Kopenhagen juga menggelar aksi protes di depan Kedutaan Besar Cina. Ratusan orang dan perwakilan dari asosiasi Turki meramaikan aksi tersebut.

BACA JUGA  Penyelidik PBB: Koalisi AS, Rusia, Suriah dan Milisi Kurdi Lakukan Kejahatan Perang

Sekitar 250 orang hadir pada protes yang diadakan di kota Den Haag Belanda di dekat Konsulat Cina. Cabang Komunitas Komunitas Nasional Inggris di Inggris juga memprotes kebijakan Cina tentang Uighur.

Banyak demonstran berkumpul di depan Kedutaan Besar Cina di ibukota Austria, Wina dan memprotes pelanggaran HAM di Xinjiang.

Demonstran membawa spanduk bertuliskan: “Kebebasan untuk Uighur”, “Hentikan kekejaman terhadap Uighur”, “Akhiri pembantaian di Uighur!”.

Protes akan berlanjut hingga 5 Februari dan diadakan di Melbourne Australia, New York AS, Berlin Jerman, Dusseldorf, Hamburg, Frankfurt, Munich; Brussel Belgia, Sarajevo Bosnia-Herzegovina, Copenhagen Denmark, Den Haag Belanda, Oslo Norwegia, Wina Austria, London Inggris, Paris Prancis, Lyon, Marseille, Strasbourg; Kota Zurich di Swiss dan Stockholm di Swedia.

Pada bulan Agustus, Komite PBB untuk Penghapusan Diskriminasi Rasial, dalam sebuah pertemuan yang diadakan di Jenewa, menyatakan bahwa orang-orang Uighur telah ditahan di kamp-kamp konsentrasi di Daerah Otonomi Uighur Xinjiang lantaran pemikiran agama mereka.

Perwakilan badan PBB menyatakan bahwa hingga 3 juta orang telah ditahan tanpa keputusan pengadilan. Human Rights Watch sebelumnya mengumumkan bahwa pemerintah Cina sedang melakukan “kampanye sistematis pelanggaran hak asasi manusia terhadap Muslim Turkmen” di Cina.

Sumber: Daily Sabah
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Dipertanyakan, Kenapa Aksi Kekerasan di Papua Tak Disebut Terorisme

Penyebutan KKB di Papua, sebut Heru, juga karena pengambil kebijakan khawatir jika disebut teroris, maka akan benar-benar lepas dari Indonesia. Sehingga di Papua masih disebut sebagai KKB.

Ahad, 03/02/2019 09:38 0

Indonesia

ONECARE Beri Bantuan ke Muhammad, Bocah Tiga Tahun Penderita Gizi Buruk di Pesisir Pandeglang

Bocah berumur 3 tahun tersebut telah menderita gizi buruk semenjak tahun lalu.

Ahad, 03/02/2019 00:15 0

Indonesia

PAHAM: Muslim Uighur Tak Dibela Barat karena Islam

bahkan pemberitaan pun di dunia internasional, pembelaan media barat terhadap Uighur tidak ada.

Sabtu, 02/02/2019 21:35 0

Profil

Muhammad bin Wasi’, Teladan dalam Kezuhudan dan Jihad

Pukulan tentara Allah itu mengenai kepala musuh hingga terbelah menjadi dua bagian. Sedangkan pukulan pedang musuh hanya mengenai topi baja yang dia kenakan di kepalanya, hingga dia tidak bisa melepaskannya.

Sabtu, 02/02/2019 20:58 0

Indonesia

ONECARE Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Tsunami Selat Sunda

NECARE dan sejumlah NGO menyalurkan bantuan ke masyarakat terdampak tsunami di desa Caringin, Pandeglang.

Sabtu, 02/02/2019 18:47 0

Indonesia

Kerjasama dengan KAMMI, UDEF Akan Buat Kantor Perwakilan di Indonesia

Taylan menambahkan UDEF berencana membuka kantor perwakilan di Indonesia.

Sabtu, 02/02/2019 18:27 0

Indonesia

FUUI Minta Aparat Usut Tabloid Indonesia Barokah

Ketua Forum Ulama Umat Islam (FUUI) KH Athian Ali turut memberikan tanggapan mengenai kemunculan tabloid Indonesia Barokah

Sabtu, 02/02/2019 17:03 0

Indonesia

Disamakan dengan Tabloid Indonesia Barokah, Begini Tanggapan Media Ummat

Jurnalis Media Umat (MU), Joko Prasetyo mengaku kaget saat membaca berita yang menyamakan media tempat ia bekerja dengan media Indonesia Barokah

Sabtu, 02/02/2019 16:57 0

Indonesia

Divisi Advokasi DSKS Tegaskan Vonis Bos PT Indaco Menciderai Hukum

Anggota Divisi Advokat Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS), Herry Dwi Utomo menyatakan bahwa keputusan hakim dalam kasus tabrak lari Bos PT Indaco, Iwan Andranacus sangat menyakitkan masyarakat.

Sabtu, 02/02/2019 16:46 0

Indonesia

JPU Mengaku Kaget dengan Vonis Bos PT Indaco

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus Iwan Andranacus, Satriawan mengaku kaget pasca diputusnya Iwan Andranacus

Sabtu, 02/02/2019 16:24 0

Close