... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

PAHAM: Muslim Uighur Tak Dibela Barat karena Islam

Foto: Ketua Dewan Pembina PAHAM, Heru Susetyo (Jundi/kiblat)

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Dewan Pembina Pusat Hak Asasi Manusia (PAHAM), Heru Susetyo menjelaskan mengapa pembelaan dunia terhadap etnis Uighur tidak semasif pembelaan terhadap Tibet. Menurutnya, masalah yang paling mendasar adalah karena etnis Uighur beragama Islam, sedangkan Tibet mayoritasnya tidak Islam.

“Uighur berada di Xinjiang wilayah otonom di China, memang berada di posisi terluar. Namun bukan hanya Uighur, Tibet pun bermasalah dan merebut perhatian dunia atas persekusi, kriminalisasi terhadap orang di Tibet yang menghendaki otonomi atau ingin berpisah dari RRC,” jelas Heru dalam Diskusi “Bersatu Bela Uighur” di AQL Islamic Center, Tebet, Jumat (01/02/2019) malam.

Bukan hanya masalah pembelaan, bahkan pemberitaan pun di dunia internasional, pembelaan media barat terhadap Uighur tidak ada. Menurutnya, pembelaan barat kepada Uighur tidak seperti pembelaan mereka terhadap Tibet.

“Barat, pembelaan terhadap Tibet begitu luas. Selain banyak diangkat, juga membuat film, bukan hanya berita. Pemberitaan terhadap Uighur, oleh media Barat dan juga bahkan pemerintah Indonesia malah kurang menguntungkan,” tuturnya.

Uighur, sebut Heru, dijustifikasi dengan Islamic Terorism. Hal ini diamini oleh media dan pemerintah Indonesia, sehingga ketika ada yang ingin memberikan support advokasi, langsung dicap sebagai orang radikal separatis.

“Di setiap negara selalunya ada kelompok garis keras, namun hanya sebagian kecil, tidak bisa digeneralisasi, sama seperti Uighur. Tapi ini yang kemudian dibeli dan diyakini oleh sebagian media dan pemimpin di barat termasuk Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA  Ingin Tangani Hoaks dengan UU Terorisme, Logika Wiranto Dinilai Salah

Framing sebagai terorisme, jelas Heru sudah dimulai sejak peristiwa ‘nine eleven’. Ia menilai kencang sekali propaganda Barat tentang Islamic Terroisme.

“Kenapa Tibet itu populer diangkat, karena mereka bukan Islam rata-rata. Lalu kenapa Uighur tidak populer, karena Uighur muslim,” tukasnya

Reporter: Muhammad Jundi
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Profil

Muhammad bin Wasi’, Teladan dalam Kezuhudan dan Jihad

Pukulan tentara Allah itu mengenai kepala musuh hingga terbelah menjadi dua bagian. Sedangkan pukulan pedang musuh hanya mengenai topi baja yang dia kenakan di kepalanya, hingga dia tidak bisa melepaskannya.

Sabtu, 02/02/2019 20:58 0

Video News

Kiblat Review: RUU Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU P-KS

KIBLAT.NET- RUU Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU P-KS, menjadi sorotan berbagai pihak. Terutama mereka yang...

Sabtu, 02/02/2019 14:36 0

Suriah

800 Anggota ISIS dari 40 Negara Berada di Penjara Milisi SDF

Juru bicara Pentagon, Sean Robertson, mengatakan kepada CNN bahwa ratusan militan asing itu berasal dari 40 negara. Tidak dijelaskan asal Negara mereka.

Sabtu, 02/02/2019 09:05 0

Irak

Berdalih Halau ISIS, Milisi Syiah Gempur Wilayah Suriah

Pekan lalu, milisi yang didanai Iran ini mengumumkan "siap masuk Suriah" dengan dalih melindungi perbatasan dari ancaman terorisme.

Sabtu, 02/02/2019 08:00 0

Amerika

Prancis Susun Rancangan Resolusi PBB untuk Putus Pendanaan “Teroris”

Nantinya, semua negara anggota PBB harus mentaati resolusi ini jika sudah disahkan

Sabtu, 02/02/2019 07:00 0

Wilayah Lain

Setahun Berlalu, Australia Akui Jet Tempurnya Bunuh Sipil di Mosul

Antara enam dan 18 warga sipil mungkin terbunuh dalam serangan Australia itu.

Jum'at, 01/02/2019 19:00 0

Amerika

AS Hentikan Seluruh Program Bantuan di Palestina

“Semua bantuan USAID di Tepi Barat dan Jalur Gaza telah berhenti,” kata pernyataan tersebut.

Jum'at, 01/02/2019 17:26 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Beban Ulama Penjaga Akidah – Ust. Jayyad Al-Faza, S.Pd.I.

KIBLAT.NET- Demi membela akidah yang lurus, Imam Ahmad bin Hambal memilih dipenjara daripada harus mengakui...

Jum'at, 01/02/2019 16:12 0

Manhaj

Karakter Jahiliyah Modern: Menyelewengkan Hakikat Ibadah

Dalam bukunya, Jahiliyah al-Qarni al-isyriin, Muhammad Qutb menjelaskan jahiliyah bukanlah hanya keadaan di jazirah Arab pada masa awal Nabi Muhammad SAW diutus. Jahiliyah merupakan sifat yang mungkin berlaku bagi masyarakat manapun dan di zaman kapanpun.

Jum'at, 01/02/2019 16:10 0

Philipina

Duterte Instruksikan Perang Habis-habisan, Ratusan Warga Mengungsi

Letjen Arnel dela Vega, kepala militer di Jolo, mengatakan operasi mereka akan berlanjut sampai semua militan tewas atau dinetralkan.

Jum'at, 01/02/2019 16:05 0

Close