... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

ONECARE Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Foto: ONECARE dan beberapa NGO salurkan bantuan untuk korban tsunami selat sunda

KIBLAT.NET, Pandeglang – ONECARE dan sejumlah NGO menyalurkan bantuan ke masyarakat terdampak tsunami di desa Caringin, Pandeglang. Kali ini, mereka menyalurkan bantuan berupa beras, gas LPG, dan kebutuhan lainnya kepada 14 kepala keluarga.

Relawan ONECARE Imron Rosyadi mengatakan, bantuan kali ini untuk melengkapi bantuan yang telah diterima sebelumnya oleh korban. Kini korban-korban tersebut tinggal di hunian sementara yang dibuat menggunakan terpal.

“Tadi kami mendistribusikan 14 paket tabung gas kepada 14 keluarga yang tinggal di 14 tenda. Kemudian juga distribusi 14 karung beras, jadi per keluarga dapat satu karung,”kata Imron kepada kiblat.net pada Sabtu sore.

“Jadi kemarin sudah ada kompor disitu. Lalu karena kurang gas, kita bantu lengkapi. Karena ini kan fase pemulihan ya, jadi mereka sudah ada tempat tinggal walau masih berupa tenda yang dibangun oleh GARBI. Tinggal kita lengkapi kebutuhan dapur mereka,” imbuhnya.

Selain gas dan beras, ONECARE juga menyalurkan gendongan untuk para pengungsi yang memiliki balita. Gendongan tersebut berasal dari donasi Mimarsy Project yang turut membantu korban bencana.

Relawan-relawan dari berbagai NGO pun mengungkapkan rasa bahagia usai bertemu dan menyalurkan bantuan. “Sudah seperti keluarga tadi, kami disambut. Dibikinkan kopi, bahkan sampai ada yang menawarkan anak gadisnya,” tambah Imron.

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Kiblat Review: RUU Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU P-KS

KIBLAT.NET- RUU Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU P-KS, menjadi sorotan berbagai pihak. Terutama mereka yang...

Sabtu, 02/02/2019 14:36 0

Suriah

800 Anggota ISIS dari 40 Negara Berada di Penjara Milisi SDF

Juru bicara Pentagon, Sean Robertson, mengatakan kepada CNN bahwa ratusan militan asing itu berasal dari 40 negara. Tidak dijelaskan asal Negara mereka.

Sabtu, 02/02/2019 09:05 0

Irak

Berdalih Halau ISIS, Milisi Syiah Gempur Wilayah Suriah

Pekan lalu, milisi yang didanai Iran ini mengumumkan "siap masuk Suriah" dengan dalih melindungi perbatasan dari ancaman terorisme.

Sabtu, 02/02/2019 08:00 0

Amerika

Prancis Susun Rancangan Resolusi PBB untuk Putus Pendanaan “Teroris”

Nantinya, semua negara anggota PBB harus mentaati resolusi ini jika sudah disahkan

Sabtu, 02/02/2019 07:00 0

Wilayah Lain

Setahun Berlalu, Australia Akui Jet Tempurnya Bunuh Sipil di Mosul

Antara enam dan 18 warga sipil mungkin terbunuh dalam serangan Australia itu.

Jum'at, 01/02/2019 19:00 0

Amerika

AS Hentikan Seluruh Program Bantuan di Palestina

“Semua bantuan USAID di Tepi Barat dan Jalur Gaza telah berhenti,” kata pernyataan tersebut.

Jum'at, 01/02/2019 17:26 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Beban Ulama Penjaga Akidah – Ust. Jayyad Al-Faza, S.Pd.I.

KIBLAT.NET- Demi membela akidah yang lurus, Imam Ahmad bin Hambal memilih dipenjara daripada harus mengakui...

Jum'at, 01/02/2019 16:12 0

Manhaj

Karakter Jahiliyah Modern: Menyelewengkan Hakikat Ibadah

Dalam bukunya, Jahiliyah al-Qarni al-isyriin, Muhammad Qutb menjelaskan jahiliyah bukanlah hanya keadaan di jazirah Arab pada masa awal Nabi Muhammad SAW diutus. Jahiliyah merupakan sifat yang mungkin berlaku bagi masyarakat manapun dan di zaman kapanpun.

Jum'at, 01/02/2019 16:10 0

Philipina

Duterte Instruksikan Perang Habis-habisan, Ratusan Warga Mengungsi

Letjen Arnel dela Vega, kepala militer di Jolo, mengatakan operasi mereka akan berlanjut sampai semua militan tewas atau dinetralkan.

Jum'at, 01/02/2019 16:05 0

Amerika

Jumlah Tentara AS Tewas Bunuh Diri di 2018 Capai Rekor Tertinggi

Jumlah tentara AS yang bunuh diri pada sembilan bulan pertama sudah melampaui jumlah pada korban sepanjang 2017. Hal ini menegaskan bahwa tentara mati dengan cara mengenaskan itu di 2018 melonjak tajam.

Jum'at, 01/02/2019 12:59 0

Close