... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Korban Tsunami Selat Sunda Keluhkan Sulitnya Mencari Makan

Foto: Bu Juliah dan Pak Sani diberi bantuan oleh relawan

KIBLAT.NET, Pandeglang – Relawan kemanusiaan OneCare, Lazis Al-Hijrah dan BESBE terus berupaya mendistribusikan bantuan ke korban tsunami Selat Sunda. Saat pendistribusian tersebut, para relawan pun mendengar keluh-kesah yang disampaikan warga.

Sejumlah masyarakat pesisir Pandeglang mengungkapkan bagaimana sulitnya hidup pasca bencana tsunami selat sunda beberapa waktu lalu. Beberapa dari mereka bahkan mengaku tak bisa makan tanpa adanya bantuan.

Salah satunya adalah Bu Juliah, dia mengaku bahwa keluarganya tak bisa makan bila tak menerima dari bantuan dari lembaga-lembaga kemanusiaan. Suaminya yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan pun kini tak berpenghasilan usai tsunami memporak-porandakan pesisir Caringin, Pandeglang.

“Hidup sulit pak, tolong. Kami tanpa bantuan seperti ini bisa apa. Kami gak bisa makan tanpa bantuan,” ujarnya pada Sabtu (02/02/2019).

Senada dengan Juliah, warga lain bernama Sani juga mengeluhkan hal yang sama. Sebelumnya, sehari-hari Sani berprofesi sebagai pedagang bakso di pinggir pantai. Namun ia kini tak dapat bekerja karena kiosnya hancur.

Selain itu, Sani juga menuturkan bahwa usai tsunami, wisata disekitar daerah tersebut mati karena tak ada lagi wisatawan yang datang. Ia juga mengaku tak mempunyai modal untuk memulai usahanya lagi.

“Saya gak bisa kerja lagi. (Kios saya) Rubuh, semua rata,”kata Sani.

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Kiblat Review: RUU Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU P-KS

KIBLAT.NET- RUU Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU P-KS, menjadi sorotan berbagai pihak. Terutama mereka yang...

Sabtu, 02/02/2019 14:36 0

Suriah

800 Anggota ISIS dari 40 Negara Berada di Penjara Milisi SDF

Juru bicara Pentagon, Sean Robertson, mengatakan kepada CNN bahwa ratusan militan asing itu berasal dari 40 negara. Tidak dijelaskan asal Negara mereka.

Sabtu, 02/02/2019 09:05 0

Irak

Berdalih Halau ISIS, Milisi Syiah Gempur Wilayah Suriah

Pekan lalu, milisi yang didanai Iran ini mengumumkan "siap masuk Suriah" dengan dalih melindungi perbatasan dari ancaman terorisme.

Sabtu, 02/02/2019 08:00 0

Amerika

Prancis Susun Rancangan Resolusi PBB untuk Putus Pendanaan “Teroris”

Nantinya, semua negara anggota PBB harus mentaati resolusi ini jika sudah disahkan

Sabtu, 02/02/2019 07:00 0

Wilayah Lain

Setahun Berlalu, Australia Akui Jet Tempurnya Bunuh Sipil di Mosul

Antara enam dan 18 warga sipil mungkin terbunuh dalam serangan Australia itu.

Jum'at, 01/02/2019 19:00 0

Amerika

AS Hentikan Seluruh Program Bantuan di Palestina

“Semua bantuan USAID di Tepi Barat dan Jalur Gaza telah berhenti,” kata pernyataan tersebut.

Jum'at, 01/02/2019 17:26 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Beban Ulama Penjaga Akidah – Ust. Jayyad Al-Faza, S.Pd.I.

KIBLAT.NET- Demi membela akidah yang lurus, Imam Ahmad bin Hambal memilih dipenjara daripada harus mengakui...

Jum'at, 01/02/2019 16:12 0

Manhaj

Karakter Jahiliyah Modern: Menyelewengkan Hakikat Ibadah

Dalam bukunya, Jahiliyah al-Qarni al-isyriin, Muhammad Qutb menjelaskan jahiliyah bukanlah hanya keadaan di jazirah Arab pada masa awal Nabi Muhammad SAW diutus. Jahiliyah merupakan sifat yang mungkin berlaku bagi masyarakat manapun dan di zaman kapanpun.

Jum'at, 01/02/2019 16:10 0

Philipina

Duterte Instruksikan Perang Habis-habisan, Ratusan Warga Mengungsi

Letjen Arnel dela Vega, kepala militer di Jolo, mengatakan operasi mereka akan berlanjut sampai semua militan tewas atau dinetralkan.

Jum'at, 01/02/2019 16:05 0

Amerika

Jumlah Tentara AS Tewas Bunuh Diri di 2018 Capai Rekor Tertinggi

Jumlah tentara AS yang bunuh diri pada sembilan bulan pertama sudah melampaui jumlah pada korban sepanjang 2017. Hal ini menegaskan bahwa tentara mati dengan cara mengenaskan itu di 2018 melonjak tajam.

Jum'at, 01/02/2019 12:59 0

Close