... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Divisi Advokasi DSKS Tegaskan Vonis Bos PT Indaco Menciderai Hukum

Foto: Suasana persidangan kasus pembunuhan dengan terdakwa bos pabrik cat Iwan Adranacus yang menabrak mati Eko Prasetyo, Rabu (14-11-2018)

KIBLAT.NET, Solo – Anggota Divisi Advokasi Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS), Herry Dwi Utomo menyatakan bahwa keputusan hakim dalam kasus tabrak lari Bos PT Indaco, Iwan Andranacus sangat menyakitkan masyarakat.

Menurutnya, vonis ini juga telah melukai hukum yang telah berlaku selama ini. Pasalnya hakim hanya memberikan terdakwa pasal kecelakaan lalu lintas yang sebelumnya dijerat dengan pasal pembunuhan berencana.

“Keputusan itu sangat menyakitkan sekali bagi masyarakat luas, ini juga menjadi tamparan keras bagi jaksa,” ungkapnya di Kantor Kejaksaan Negeri Surakarta pada Jumat (1/2/19).

“Bagaimana mungkin tuntuan lima tahun bisa diputus satu tahun dengan pasal berbeda, dari kasus pembunuhan sampai pasal kecelakaan lalu lintas. Ini penghinaan sekali,” imbuhnya.

Ia menilai, jika berbicara hukum sejak awal kepolisian sudah bisa menetapkan pasal 338, 351 tentang pembunuhan berencana dengan memberikan sekian banyak saksi. Namun, bagaimana mungkin dari sekian banyaknya saksi-saksi yang banyak tersebut tidak bisa menemukan unsur kesengajaan di kasus ini.

“Kok bisa dirubah menjadi kecelakaan, tolong dilihat kronologinya. Jaksa dalam hal ini mewakili dari kepolisian dan kepolisian mewakili dari keluarga korban, ini sudah masuk ke ranah hukum,” ujarnya.

Artinya, kata dia, tidak ada perdamaian walaupun dari pihak pelaku memberi santunan sampai Rp 1,1 Miliar. Karena menurutnya santunan tersebut hanya sebagai unsur perdamaian dan hanya untuk meringankan, bukan malah menjadi bebas. Terlebih, unsur-unsur yang meringankan terebut tidak boleh terlalu dalam sehingga dapat menghegomoni.

BACA JUGA  RUU P-KS Dinilai Mengabaikan Adat

“Tapi kalau ini bukan meringankan, tapi membebaskan. Walaupun dibungkus dengan pidana, jadi tidak boleh kalau terus unsur-unsur yang meringankan itu masuk terlalu dalan terus menghegemoni,” sanggahnya.

Dengan demikian, jika dibawah separuh dari tuntutan jaksa, seharusnya jaksa segera mengajukan banding. Sebab, jaksa itu spiritnya untuk mempidanakan sementara menyantuni keluarga itu sudah menjadi kewajiban pelaku. Sehingga, kewajiban hukum itu juga harus fair dan jika sudah masuk ke ranah hukum tidak boleh memakai perasaan.

“Maka saya berharap sekali kepada jaksa, ketika nanti mengajukan banding, tolong dikuatkan betul. Karena masyarakat mendengar vonis satu tahun itu gempar,” katanya.

Reporter: Reno
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Kiblat Review: RUU Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU P-KS

KIBLAT.NET- RUU Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU P-KS, menjadi sorotan berbagai pihak. Terutama mereka yang...

Sabtu, 02/02/2019 14:36 0

Suriah

800 Anggota ISIS dari 40 Negara Berada di Penjara Milisi SDF

Juru bicara Pentagon, Sean Robertson, mengatakan kepada CNN bahwa ratusan militan asing itu berasal dari 40 negara. Tidak dijelaskan asal Negara mereka.

Sabtu, 02/02/2019 09:05 0

Irak

Berdalih Halau ISIS, Milisi Syiah Gempur Wilayah Suriah

Pekan lalu, milisi yang didanai Iran ini mengumumkan "siap masuk Suriah" dengan dalih melindungi perbatasan dari ancaman terorisme.

Sabtu, 02/02/2019 08:00 0

Amerika

Prancis Susun Rancangan Resolusi PBB untuk Putus Pendanaan “Teroris”

Nantinya, semua negara anggota PBB harus mentaati resolusi ini jika sudah disahkan

Sabtu, 02/02/2019 07:00 0

Wilayah Lain

Setahun Berlalu, Australia Akui Jet Tempurnya Bunuh Sipil di Mosul

Antara enam dan 18 warga sipil mungkin terbunuh dalam serangan Australia itu.

Jum'at, 01/02/2019 19:00 0

Amerika

AS Hentikan Seluruh Program Bantuan di Palestina

“Semua bantuan USAID di Tepi Barat dan Jalur Gaza telah berhenti,” kata pernyataan tersebut.

Jum'at, 01/02/2019 17:26 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Beban Ulama Penjaga Akidah – Ust. Jayyad Al-Faza, S.Pd.I.

KIBLAT.NET- Demi membela akidah yang lurus, Imam Ahmad bin Hambal memilih dipenjara daripada harus mengakui...

Jum'at, 01/02/2019 16:12 0

Manhaj

Karakter Jahiliyah Modern: Menyelewengkan Hakikat Ibadah

Dalam bukunya, Jahiliyah al-Qarni al-isyriin, Muhammad Qutb menjelaskan jahiliyah bukanlah hanya keadaan di jazirah Arab pada masa awal Nabi Muhammad SAW diutus. Jahiliyah merupakan sifat yang mungkin berlaku bagi masyarakat manapun dan di zaman kapanpun.

Jum'at, 01/02/2019 16:10 0

Philipina

Duterte Instruksikan Perang Habis-habisan, Ratusan Warga Mengungsi

Letjen Arnel dela Vega, kepala militer di Jolo, mengatakan operasi mereka akan berlanjut sampai semua militan tewas atau dinetralkan.

Jum'at, 01/02/2019 16:05 0

Amerika

Jumlah Tentara AS Tewas Bunuh Diri di 2018 Capai Rekor Tertinggi

Jumlah tentara AS yang bunuh diri pada sembilan bulan pertama sudah melampaui jumlah pada korban sepanjang 2017. Hal ini menegaskan bahwa tentara mati dengan cara mengenaskan itu di 2018 melonjak tajam.

Jum'at, 01/02/2019 12:59 0

Close