ISIS Bantah Terlibat Serangan Bom di Kantor Pemerintah Darurat di Idlib

KIBLAT.NET, Idlib – Kantor berita milik Organisasi Daulah Islamiyah (ISIS) ‘Amaq, Kamis (31/01), membantah bertanggung jawab atas serangan di dekat kantor pusat Pemerintahan darurat di Idlib. Ini merupakan pengakuan yang sangat jarang dari organisasi tersebut.

“Ledakan yang menargetkan kantor Pemerintah darurat di bawah kendali Hai’ah Tahrir Al-Syam di Idlib pada Selasa lalu tidak ada hubungan dengan pejuang Daulah Islamiyah,” tulis ‘Amaq, seperti dilansir Reuters.

Kantor berita HTS, Iba’, pada Selasa lalu melaporkan seorang wanita meledakkan diri di pintu masuk kantor Pemerintah Penyelamat di Idlib. Sempat terjadi baku tembak dua menit antara penyerang dan pasukan penjaga.

Saat itu, Iba’ belum menyebutkan korban yang jatuh. Beberapa saat kemudian, lembaga pengawas HAM (SOHR) mengatakan, setidaknya satu orang tewas dan tiga lainnya luka-luka.

Pemerintah darurat merupakan pemerintahan independen yang diklaim tidak ditunggangi kepentingan asing. Pemerintahan ini murni dari para ulama dan akademisi Idlib. Namun banyak pihak menuding, pemerintahan ini disetir oleh HTS.

Mayoritas wilayah Idlib saat ini dikendalikan oleh HTS. Serangkaian kampanye keamanan digelar menyusul banyaknya perampok, penculik dan kejahatannya lainnya. Salah satu kampanye itu menargetkan ISIS. Serangan bom terjadi di dalam wilayah Idlib mayoritas diklaim gerakan tersebut.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat